
"Sekarang Kalian semua pergi ke rumah singgah, obati luka kalian, ganti no tlp kalian, jangan ada yang boleh keluar kalau aku gak kasih ijin " seru Alex lantang.
" Baik Boss, sekali lagi maafkan kami Boss dan terima kasih sudah mengampuni Kami " ucap kepala preman tertunduk malu.
Para preman itu anak buah Alex yang baru d taklukin oleh Alex.
Para preman d daerah Jabodetabek sudah hampir semua takluk sama Alex dan mereka mengabdikan diri kepada Alex.
Alex memberi pekerjaan sama mereka
Ada yang jadi Bodyguard Artis , Pengusaha dan Petinggi negri ini.
Ada juga yang jadi mata mata Interpol, bekerja sama dengan Paman Steve dari kepolisian.
Sebagian lagi di suruh mengelola Restaurant restaurant punya Alex dan Paman Steve yang bertebaran di kota kota yang ada di pulau Jawa dan luar Jawa.
Dan preman yang ngeroyok Alexis dan Rio merupakan Anggota baru..
Kembali ke laptop
"Sa, kamu bawa mobil pak Rio, Dion u bawa Pak Alexis dan Pak Rio ke Rumah sakit terdekat, sepertinya luka mereka parah, aku bawa motor" ucap Alex .
" Siap Boss " ucap Sasa dan Dion bersamaan..
Di Rumah sakit
Alexis dan Rio segera d tangani oleh Dokter.
Alex, Sasa dan Dion menunggu di depan Ruangan.
"Sasa sebaiknya kamu pulang ke rumahku saja, dekat juga dari sini, Lagian udah larut malam , bukannya besok ada kelas pagi ? Aku dan Dion di sini nungguin Mereka " ucap Alex.
" Pake mobil i aja Sa " ucap Dion.
" Ya udah klo gtu Aku pulang dulu, kabarin aja klo kalian butuh bantuin aku" ucap Sasa sambil meninggalkan Mereka berdua.
" sip.. " ucap Alex and Dion serentak.
Beberapa menit kemudian
Dokter kluar dari dalam ruang pemeriksaan dan menghampiri Alex jga Dion.
" Bagaimna Dok keadaan kedua teman Saya?" ucap Alex bertanya pada Dokter.
" Lumayan serius harus di Rawat beberapa hari , karena luka memarnya banyak.
" Syukurlah tidak terlalu parah, Terima kasih banyak Dok " ucap Alex tulus.
Dokter pun meninggalkan Mereka.
Alex dan Rio di pindahkan ke ruang VIP .
" Kamu nungguin Pak Rio, Aku nungguin Pak Alexis " seru Alex.
" Ogah i , klo di suruh nungguin si K*mpr**t Rio, secara Dia udah nyakiitin hati i " ucap Dion.
" Lah , ini kan situasi darurat Di, takutnya Pak Rio butuh sesuatu, u tidur aja d sofa klo pak Rio nya Tidur mh, gampangkan " ucap Alex .
__ADS_1
"Daripada u nungguin Boss besar , nanti malah di usir , secara Dia nganggep u penampakan " ucap Alex cekikikan.
penampakan Dion
" U mah gitu amat sama i , Bilang aja u mo lebih deket lagi tu ma babang tampan , secara Dia juga kayaknya suka sama u " ucap Dion mencibir.
" Bukannya gtu, I merasa bersalah , secara anak buah i yang udah bikin bonyok muka babang tampan " ucap Alex sambil masuk ke ruangan Alexis di rawat.
" Yo wis, aku nungguin si Bangk** " ucap Dion males, sambil masuk ke dalam ruangan Rio.
Ruang inap mereka bersebelahan pemirsah.
Di ruangan Alex**is**
Alexis tertidur karena pengaruh obat bius.
Alex duduk d kursi d samping tempat tidur Alexis.
" Ganteng bener s babang, baru kali ini eneng merasakn jantung neng gak beraturan kayak gini,
dag dig dug der ..
tiap berdekatan ma Dia, Apa Neng suka sama Dia yak,
gimana klo Dianya gak suka ma eneng dan dah punya pacar,
yah layu sebelum berkembang donk judulnya, alamat bakalan sakit hati eneng ni mah "
gumam Alex berceloteh sendiri dalem hati.
Beberapa menit kemudian
00 am
Alexis membuka matanya perlahan , kepalanya berat banget pusing , Dia mengangkat tangannya tapi berat seperti ada yang mengenggam.
" aah " Alex kaget melihat ke samping
Dilihatnya wajah Gadis yang udah ngacak ngacak hatinya, udah bikin jantungnya berdetak tak beraturan.
" Cantik banget, wajahnya unyu banget sih , bikin gemes pengen nyiiumin " ucap Alexis sambil meraba wajah Alex perlahan takut ngebangunin Gadis Cantik yg sudah berhasil nyuri hatinya..
Merasa ada yang meraba wajahnya, perlahan Alex mengerejapkan matanya, Membuka matanya perlahan.
Alex kaget, cepat cepat memejamkan matanya pura pura tidur.
Hooaaammmzzz
Alex menguap sambil meregangkan tangannya karena pegal.
"wah udah jam 7" ucap Alex sambil menuju ke kamar mandi membersihkan diri.
__ADS_1
beberapa menit kemudian Alex keluar dari kamar mandi, Alexis sudah bangun, duduk d tempat tidur sedang di periksa oleh suster.
setelah memeriksa susterpun meninggalkan Ruangan tsb.
"Ehemzz "Alexis berdehem berusaha mengusir kegugupannya.
" Maafkan anak buahku ya, udah bikin kamu babak belur " ucap Alex malu sambil menundukan kepalanya.
" Aku akan bertanggung jawab, aku akan mengurusmu sampe sembuh, dan untuk biaya Rumah sakit juga udah Aku bayar ko" ucap Alex.
" Janji ya kamu mo ngurusin Aku sampe sembuh ? " ucap Alexis berbinar binar kesenengan..
" iya" ucap Alex malu malu.
Sementara di Ruangan Rio
Rio membuka matanya
melihat sekeliling ruangan merasa asing
trus Dia berusaha tuk bangun.
" Aaw sakiitt" gumam Rio
Tubuhnya sakit semua, serasa remuk hancur.
Kemudian melihat ke arah sofa
" waduh ngapa si kaleng nyangkut d sini, aduh apa gue d ***** ***** ya sama Dia, secara Dia doyan Es mambo " gumam Rio mengidik ngeri.
" Heh bangun ,kaleng bekas, aluminium poil " teriak Rio.
Dion pun langsung kebangun kaget
" kaleng rombeng di obral eh seribu 3 , siapa yang mo beli " ucap Dion latah gak sadar.
Sontak Rio tertawa terbahak bahak..
Dion sudah sadar sepenuhnya, Dia melirik ke arah Rio dengan tatapan sebal bencih yang membuncah...
" Loe ***** ***** gue ya ? ? Mom tubuh gue udah gak suci lagi ,sudah terkontaminasi sama Aluminium..
Hua hua ..
hiks hiks ..
lebay banget Riiooo..
" Naj** s i, megang megang u, i masih peraw**n tau " teriak Dion..
" Perawan Dia bilang, gak nyadar klo dia es mambo " gumam Rio..
**Udah dulu aah
cape Author mo bocan duyu
maafi author ya klo kurang berkenan
__ADS_1
Terima kasih**