
...HALO LAGI GUYS!...
...~~~...
...Tahukah Kamu ombak yang deras itu bisa apa?...
...Ya, dapat menghapus segala benih-benih cinta bersama serpihan rindunya…...
...Namun, ternyata tak denganku...
...Sebab, disini aku tetap merindukanmu yang jauh disana......
...Sehingga ku tak yakin, bila ombak deras itu dapat menghapus serpihan rindu ini......
...***...
PREMAN CANTIK S2 EPS. 2
(Bertemu kembali)
...•...
...•...
Dengan menenteng sebuah koper di tangannya, Tania berjalan menuju markas Jordi yang mana dulu juga merupakan tempatnya beristirahat setelah lelah nyopet seharian.
Disana Tania mengenang masa-masa dulu ketika ia masih terjerat dalam lingkungan hitam yang membuatnya harus menderita di dalam ketidaknyamanan.
Tania menghela nafas kasarnya lalu menatap ke arah seorang pria yang kini sudah mulai tua dengan rambut mulai memutih seiring bertambahnya usia.
Pria yang dahulu merawat dan membesarkan dirinya hingga mampu kembali menjalani hidup, Tania tersenyum saat berhasil kembali melihatnya dalam kondisi segar bugar.
Dengan bersemangat Tania menghampiri pria tua yang tengah duduk santai dengan rokok di tangannya itu, tanpa keraguan ia menyapa pria itu sambil tersenyum dan dengan mata berkaca-kaca.
"Bang Jordi..." ucap Tania yang kini telah berdiri tepat di samping pria itu sambil tersenyum bahagia.
"Suara itu..."
Mendengar suara memanggil namanya membuat Jordi terkejut, apalagi suara yang ia dengar itu seperti tak asing bagi telinganya.
Dengan cepat ia menoleh berharap memang benar bahwa pemilik suara itu adalah orang yang selama ini ia tunggu-tunggu lagi kehadirannya.
__ADS_1
"Tania!" ucapnya penuh semangat saat mengetahui wanita yang berdiri disampingnya dan memanggil namanya itu adalah anak asuhnya dulu.
Dengan cepat Jordi beranjak dari kursinya memandang Tania dari atas sampai bawah, penampilan baru Tania membuat Jordi terperangah tak percaya.
"Ini bener kamu Tania?" ucap Jordi ingin memastikan kalau ia tidak salah sebut karena memang penampilan Tania benar-benar berubah 180° dari sebelumnya saat masih bersama dirinya.
Tania manggut-manggut lalu tersenyum, kini ia tak bisa lagi menahan air mata yang sudah memaksa ingin keluar, satu tetes pun akhirnya turun membasahi pipi Tania.
"Ya ampun Tania...!!!" ucap Jordi terlihat sangat bahagia mendapati gadis cantiknya datang kembali ke tempat dimana ia merawatnya dahulu.
Tanpa basa-basi Jordi langsung memeluk gadis di hadapannya itu dengan sangat erat, ia mengeluarkan semua kerinduannya pada Tania saat itu juga.
Tentu saja dengan senang hati Tania membalas pelukan pria yang sangat berjasa dalam hidupnya itu, ia bahkan seperti tak mau melepas pelukannya.
"Akhirnya lu kembali Tania, gua bener-bener kangen banget sama lu! Sejak kepergian lu, gua selalu berharap kalau suatu saat nanti lu bakal kembali kesini! Dan sekarang harapan gua itu terwujud, akhirnya lu kembali setelah sekian lama..!!" ucap Jordi masih memeluk dan mengelus punggung Tania.
"Bang, jangan kencang-kencang meluknya aku susah nafas kalo gini..!!" ucap Tania seketika membuyarkan kesedihan yang tengah melanda 2 manusia itu.
Sontak Jordi melepas pelukannya karena tak mau wanita di hadapannya mati akibat kehabisan nafas.
"Lu bener-bener berubah Tania, gua gak nyangka lu bisa kayak gini..!! Pasti lu seneng banget ya bisa ketemu sama keluarga kandung lu lagi? Oh ya dimana mereka sekarang, kenapa gak ikut kesini?" ujar Jordi yang kini memegang dua pundak Tania.
"Mereka gak ikut sama aku bang, papah harus mengurus semua perusahaannya di Finland! Kalau kakak ku dia mendekam di penjara bang..." ucap Tania sambil menundukkan kepalanya merasa sedih saat mengatakan hal itu pada Jordi.
"Iya bang, kak Arsen dihukum 25 tahun penjara karena sudah melakukan pembunuhan berencana ke mamah aku.. semua baru terungkap saat kak Arsen mengatakan itu ke papah setahun lalu, itu sebabnya aku balik kesini bang untuk cari seseorang yang pantas menggantikan kak Arsen mengurus perusahaan milik papah disana..!!" jelas Tania.
"Gak disangka ya, bisa-bisanya kakak kamu tega ngebunuh ibu kandungnya sendiri! Memang dunia ini terlalu kejam, sudah semakin dekat menuju kehancuran... Lalu, siapa seseorang yang ingin lu cari itu Tania? Pastinya bukan gua dong, karena gua mana ngerti urusan begituan yang gua tau ya cuma nyopet sama main judi!" ujar Jordi.
"Justru itu bang, aku mau bang Jordi berubah gak kayak gini lagi! Karena perbuatan abang sekarang tuh salah, mau ya bang jadi orang baik? Papah ku pasti dengan senang hati mau memberikan salah satu perusahaannya ke bang Jordi, secara abang kan yang udah nolongin aku dulu..!!!" ucap Tania.
"Entahlah Tania, rasanya gua belum pantas buat jadi orang baik apalagi kalo disuruh mimpin perusahaan begitu! Gua takut nanti ngecewain lu..!!" ucap Jordi.
"Jangan takut bang! Aku yakin kok kalo kamu bisa berubah, oh ya ini ada oleh-oleh dari Finland bang! Sengaja loh aku bawain buat bang Jordi!" ucap Tania menyerahkan kopernya pada Jordi.
"Wah pake repot-repot segala, makasih ya Tania!" ucap Jordi tersenyum.
Tiba-tiba saja seorang bocah kecil yang tadi ditemui Tania datang kesana dan memanggil Jordi.
"Ayah! Gue mau berangkat nyopet lagi ya, pasti hari ini gue bakal dapat uang banyak biar bisa bikin bangga lu yah..!!" ucapnya sambil mendekati Jordi.
"Iya iya, eh tapi sebentar lu harus kenalan dulu sama cewek ini! Dia itu kakak lu anaknya ayah juga, ayo salam sama kak Tania..!!" ucap Jordi.
__ADS_1
"Ohh jadi dia anak lu juga yah? Pantes nama gua sama dia hampir mirip, kenalin nama gua Rania!" ucap bocah itu menjulurkan tangannya di hadapan Tania.
Sambil tersenyum Tania membungkukkan badannya sedikit lalu mencolek pipi Rania dan bersalaman dengannya.
"Salam kenal ya adek Rania, kamu lucu banget sih!" ucap Tania.
"Udah jangan lama-lama pegang tangan gua nya! Sekarang gua mau nyopet di pasar yah, kata bang Fajar disana rame banyak yang bisa dicopet!" ujar Rania kemudian langsung pergi begitu saja dari sana.
Jordi pun membiarkan Rania pergi, lalu ia coba menjelaskan pada Tania tentang bagaimana ia bisa menemukan Rania.
"Itu anak angkat gue, sama dia juga gue temuin ngambang di sungai Cisadane kayak lu dulu! Maka dari itu gue namain dia Rania supaya gua bisa mengobati rindu karena kepergian lu!" ucap Jordi.
"Pantes dia mirip banget sama aku pas kecil dulu, tapi bang jangan suruh dia nyopet lagi ya! Aku maunya Rania sekolah seperti anak-anak pada umumnya, soal biaya nanti biar aku yang bayarin bang! Aku gak pengen nantinya Rania menyesal pas udah gede," ucap Tania.
"Oke, makasih ya lu udah mau peduli sama gua dan anak-anak asuh gua..!! Oh ya omong-omong lu udah nikah apa belum nih?" ujar Jordi.
Tania pun terdiam menggelengkan kepalanya, memang hingga saat ini ia masih belum bisa membuka hati untuk pria lain karena dihatinya hanya ada Reno Dirgantara.
...•••...
Disisi lain, Rianti tengah menunggu di gerbang sekolah dasar bersama pengasuh anaknya yang bernama Aliyah.
"Aliya, kamu pegang payung nya yang bener ya! Saya gak mau Christy anak saya kepanasan, kasian dia kalau kena sinar matahari yang terik ini!" ucap Rianti mengingatkan pengasuhnya yang sedang menggendong bayi miliknya.
Tak lama kemudian, seorang anak laki-laki keluar dari dalam sekolah menghampiri Rianti dan Aliyah.
"Mamah...!!!" teriaknya sambil berlari lalu memeluk Rianti dengan cekatan.
"Aduh aduh anak mamah yang udah sekolah, gimana hari pertama sekolahnya sayang? Kamu seneng gak?" tanya Rianti sambil berjongkok di hadapan anaknya itu.
"Seneng dong mah, disana aku banyak dapet temen-temen baru yang asik asik loh mah!" jawab putra pertamanya itu.
"Bagus deh kalo begitu, kamu harus rajin ya sekolahnya gak boleh bolos! Yaudah sekarang kita pulang yuk mamah udah siapin makan siang buat kamu di rumah..!!" ucap Rianti mencolek hidung putranya itu.
"Oke mah, aku juga mau main sama dede Christy mah di rumah nanti! Kan sekarang waktu bermain aku sama dede Christy jadi terpotong gara-gara sekolah, jadi aku boleh ya main terus sama dede Christy mah!" ucapnya dengan suara yang bikin gemas.
"Iya boleh kok sayang, yuk masuk mobil kasian adek kamu kepanasan tuh!" ucap Rianti membenarkan topi yang dikenakan anaknya.
Mereka pun masuk ke dalam mobil, tampak Rianti bahagia memiliki putra dan putri yang menggemaskan itu.
"Ya Tuhan, terimakasih engkau telah memberikan kebahagiaan pada hamba dengan mengirim Athar dan Christy untuk mengisi hari-hari aku..!!"
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...