
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 23
(Menyusui)
...•...
...•...
"Loh itu kan Rianti mantannya Joshua, gawat nih kalau sampe Joshua lihat dia!" gumam Olivia merasa cemas takut kalau pria yang bersamanya itu akan pergi menemui Rianti.
Setelah Aliyah membawa Athar pergi kembali ke tempat bermain, Joshua pun langsung berniat masuk ke dalam mencari tempat duduk untuk dirinya dan Olivia.
Namun, Olivia langsung menarik tangan Joshua dan mencegah pria itu untuk masuk.
"Eee... jangan Jos!" ucap Olivia dengan wajah cemasnya, ia sungguh tak mau jika Joshua sampai melihat Rianti disana.
"Loh kenapa sih Oliv? Kan kita mau makan, masa gak boleh masuk terus emang kamu maunya makan disini gitu...??" tanya Joshua tak mengerti mengapa tiba-tiba wanita itu menahan dirinya agar tidak masuk.
"Eee.... bukan gitu Jos, tapi kayaknya kita pindah tempat aja deh jangan makan disini! Aku paling gak suka tempat makan yang ada taman bermainnya, soalnya berisik dan aku jadi gak bisa fokus makan nanti...!!" ucap Olivia memberi penjelasan palsu pada Joshua.
"Ohh, padahal malah seru loh kalo ada banyak anak kecilnya kan jadi lebih asyik gak garing! Tapi kalo emang kamu merasa keganggu, yaudah deh aku nurut aja kita ganti tempat makan!" ucap Joshua.
"Makasih Jos udah ngertiin aku, maaf ya jadinya aku bikin repot kamu!" ucap Olivia berpura-pura agar Joshua merasa iba padanya dan segera mengajak ia pergi dari sana.
"Iya gapapa kok cantik, buat kamu mah aku gak ngerasa direpotin kok! Yaudah yuk kita cari tempat makan lain yang gak ada taman bermainnya, supaya kamu gak keganggu dan bisa makan tenang...!!" ucap Joshua tersenyum mencolek hidung Olivia, ia juga langsung menggandeng tangan gadis itu dan mengajaknya kembali ke tempat parkir.
Olivia tentu merasa senang karena berhasil membujuk Joshua untuk pindah tempat, ia juga merasa tenang karena Joshua tidak melihat keberadaan Rianti disana.
"Athar, udah habis belum makannya nak?" teriak seorang wanita dari dalam restoran itu.
__ADS_1
Langkah Joshua jadi terhenti karena suara teriakan itu, ia merasa tidak asing dengan suara yang barusan terdengar di telinganya.
"Loh suaranya kok mirip sama suara Rianti ya? Apa emang itu suara Rianti, jadi dia ada disini?" gumam Joshua yang mendadak terdiam.
Olivia pun merasa cemas, ia takut kalau Joshua berbalik badan dan menyadari keberadaan Rianti di restoran itu lalu menghampirinya.
"Eee Jos, kamu kenapa berhenti? Apa kamu berubah pikiran dan gak mau pindah dari sini?" tanya Olivia sambil menatap wajah Joshua.
"Bukan gitu cantik, aku cuma bingung aja kira-kira kita mau kemana ya...?? Soalnya aku belum terlalu hafal tempat makan enak disini selain restoran ini Oliv, kamu ada saran gak?" ucap Joshua berbohong pada Olivia.
"Huh syukur deh kayaknya Joshua gak denger suara Rianti barusan, jadinya gue gak perlu khawatir lagi sekarang...." gumam Olivia sambil tersenyum-senyum sendiri.
Melihat gadisnya malah tersenyum, Joshua pun terheran-heran dan mengecup saja pipi milik si gadis itu dua kali.
Cupp... cuppp... dua kecupan mendarat di pipi kiri dan kanan Olivia, gadis itu pun terkejut dan reflek memegangi pipinya sambil menatap wajah Joshua yang tengah terkekeh itu.
"Kamu ish, ini kan tempat umum tau malu!" ujar Olivia terkejut karena tiba-tiba dicium oleh pria disampingnya.
"Hahaha gapapa lah gak ada orang yang lihat juga, abisnya kamu sih ditanya saran malah senyum-senyum sendiri... emang kamu lagi ngelamunin apa sih sampe senyum-senyum begitu?" ucap Joshua.
"Eee... bukan apa-apa kok Jos, tadi kamu tanya saran apa ya? Oh tempat makan ya, tenang aja aku tau kok restoran yang enak di dekat sini!" ucap Olivia yang tampaknya masih salah tingkah akibat dicium oleh Joshua.
"Iya iya santai...." ucap Olivia yang wajahnya memerah akibat perkataan dan juga cubitan dari Joshua di pipinya.
Mereka pun lanjut berjalan pergi dari restoran itu sambil bergandengan tangan, Olivia coba membuat pria disampingnya senang dengan terus menempel di tubuh Joshua.
•
•
Tanpa disadari oleh Joshua maupun Olivia, rupanya Rianti melihat serta mengetahui keberadaan mereka berdua disana.
Rianti yang saat ini tengah bersama Athar di tempat bermain pun mendadak terdiam dan teringat akan momen-momen kebersamaan dirinya dulu dengan Joshua.
"Kamu ternyata semakin dekat dengan wanita itu Jos, aku rasa kamu juga sudah melupakan aku dari kehidupanmu... maafkan aku Joshua, karena aku sudah mengecewakan kamu!" gumam Rianti terus memandang ke arah pintu keluar restoran itu walau Joshua sudah tak terlihat lagi disana.
Menyadari nyonya nya tengah melamun, Aliyah berinisiatif menegur Rianti agar wanita itu tidak terlarut dalam lamunannya.
__ADS_1
"Maaf bu, sebaiknya jangan melamun terus!" ucap Aliyah menepuk pundak Rianti agar wanita itu sadar dari lamunannya.
"Eh, iya iya maaf ya Aliyah... oh ya Athar, kamu mau tambah gak makannya sayang?" ucap Rianti sedikit terkejut namun langsung mengalihkan pandangannya ke arah Athar.
"Enggak deh mah aku kenyang, tapi kalo aku mau es krim itu boleh gak mah?" ucap Athar sambil menunjuk ke tempat es krim.
"Ohh Athar mau es krim sayang? Yaudah boleh kok nak, kamu pesen aja gih bilang apa yang kamu mau sesuka hati kamu...!!" ucap Rianti mengelus kepala anaknya itu sambil tersenyum.
"Wah asyik.... makasih ya mah...!!" ujar Athar sangat senang sampai mengepalkan tangannya lalu langsung turun dari mainan kuda-kudaan yang tadi ia naiki.
Athar pun berlari cepat ke arah tempat es krim untuk membeli pesanannya, Rianti langsung panik dan mengingatkan anaknya untuk tidak lari disana.
"Eh Athar, jangan lari-larian dong nak...!! Nanti jatuh sakit loh, pelan-pelan aja ya!" ucap Rianti.
"Iya mah..." ujar Athar berteriak sambil memelankan jalannya, Aliyah pun menyusul anak kecil itu ke tempat es krim setelah diperintahkan oleh Rianti.
Sementara itu, Rianti mendengar suara tangisan bayinya dan langsung menuju ke tempat Christy berada.
Ya benar saja Christy anaknya itu menangis kejer walau sudah digendong oleh Susi, Rianti pun cemas lalu menggendong putrinya itu.
"Kayaknya non Christy haus bu, tapi tadi saya kasih susu botol gak mau! Mungkin maunya minum asi kali bu...." ucap Susi.
"Oh iya iya, kamu haus ya sayang? Sebentar ya mamah cari tempat dulu buat kasih kamu minum!" ucap Rianti mengelus wajah Christy yang masih menangis, ia juga melirik kesana-kemari mencari tempat untuk memberi susu kepada anaknya itu.
Tak lama kemudian, suaminya alias Lionel kembali dari toilet dan melihat Rianti tengah menggendong Christy sambil celingak-celinguk.
"Loh sayang, Christy kenapa?" tanya Lionel.
"Ini mas, Christy haus tapi dia maunya minum asi dari aku... kira-kira dimana ya aku susuin Christy mas?" ucap Rianti.
"Ohh kamu gimana sih sayang? Kan ada tempat buat menyusui disana, aku sengaja ajak kalian makan disini ya karena tempat ini tuh lengkap sayang...!!" ujar Lionel sambil menunjuk ke arah tempat menyusui.
"Eh iya ya ampun, maaf mas aku gak lihat tadi soalnya udah cemas banget ini Christy nangis terus..." ucap Rianti tersenyum.
"Iya gapapa, yaudah yuk aku antar kesana nya!" ucap Lionel kemudian merangkul istrinya itu dan mereka pun jalan berdua ke arah tempat ibu menyusui.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...