
Setelah Acara selesai Mereka pun Kembali ke kamar masing masing untuk Beristirahat.
di kamar Alexa.
" hadeeeuuhh lelahnyaaa " seru Alexa sambil menjatuhkan tubuhnya ke atas ranjang .
" Kamu hebat banget tadi Lex, seperti Model Profesional aja , seperti Model kelas Dunia loh " ucap Sasa sambil berbaring di samping Alexa.
" Coba saja tinggi aku sama kayak kamu, pasti ikutan juga tuh jadi model dadakan " ucap Sasa, cemberut sedih.
Memang Sasa memiliki tinggi 160 cm , Sedangkan Alexa tingginya 175 cm.
Jadi Wajar kalau Alexa bisa menggantikan model yang tak datang itu.
secara Dia tinggi semampai bak model kelas Dunia.
Mereka pun tertidur karena Kelelahan..
Di kamar Alexis
Gila brow, Hebat banget kalian tadi d panggung, beneran seperti Model Profesional.
" Siapa dulu dong Alex kuadrat gitu loh "
" Dih lebay , itu lagi nyatut bahasa Gue, kena denda tuh " ucap Rio.
" Deuh dasar bangke loe , loe paling yang gue denda secara hutang loe gak di bayar bayar.
"Udah ah gue mo tidur capek, besok setelah meeting selesai aku mau ngajak bebeb jalan. " ucap Alexis sambil membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" Sejak kapan Lexa jadi Bebeb loe, ngaku ngaku aja loh " ucap Rio,
Sejak kapan juga loe doyan cewek, biasa juga loe muntah liat cewek ."
" Berisik loe, Mau Gue pecat loe ? " ucap Alexis.
" Lah loe mah gitu, dasar Boss g*ndeng , apa apa bilang pecat " gumam Rio dalam hati.
" Besok itu rencananya Gue mo nembak Dia , mumpung sikon nya mendukung.
jadi sebaiknya loe dukung Gue biar di kasih bonus .
" Serah deh, Sultan mah bebas " ucap Rio.
Udah aah Gue mo tidur, jangan ada omongan lagi " tambah Alexis.
Merekapun tertidur karena kelelahan..
07.00 am ke esokan harinya.
Di Kamar Paman Steve.
Tok... Tok..
Tok... Tok..
" Masuk "
Reno masuk ke dalam kamar Paman Steve.
" Ndan semua Persiapan sudah beres , tinggal menunggu perintah selanjutnya .
Sepertinya Sepupu Tuan besar Smith sudah mengetahui keberadaan Nona Muda,
Semalam ada seseorang yang mengintai Nona Muda, sepertinya suruhan dari sepupu Tuan Smith" uvap Reno.
" Kalau saja Bundanya Tuan Smith tidak di sekap, kita bisa meringkus mereka dan cunguk cunguknya dengan mudah " ucap Paman Steve.
" Bagaimana keadaan Nyonya Sandra, Apakah sudah ada perkembangan ? "
__ADS_1
" menurut informan kita, Kondisi Nyonya Sandra masih sama, selalu berteriak teriak , menjerit dan memukuli tubuhnya sendiri.
Selalu menganggap boneka adalah Nona muda, dan selalu berbicara sendiri.
" Publik tidak ada yang tahu Prahara yang menimpa Kluarga Smith "
" Tuan Smith tidak bisa berbuat apa apa, Selain menuruti kemauan mereka " ucap Paman Steve ..
" Oya Ndan , menurut informasi ,Mereka akan mengajukan perempuan pengganti dalam Perjodohan antara putra Kluarga Willson dan Putri Kluarga Smith akan di gantikan oleh Anak dari sepupu Tuan Smith "
" Aah Sepertinya mereka juga mengincar Kluarga Willson , kita harus bergerak cepat" tambah Paman Steve.
"Apakah tempat kita dan rencana kita sudah di ketahui mereka? " ucap Paman Steve .
" Tidak ada Yang mengetahui nya Ndan, untuk saat ini " ucap Reno ragu.
Telpon Diana , suruh Dia bergerak sekarang, Aku mau nelpon Willson." ucap Paman Steve agak Cemas.
" Baik Ndan "
Reno pun menelpon Tante Diana , untuk memberitahukan semuanya, dan Tante Di pun mengiyakan.
Sementara Paman Steve menelpon Tuan Willson.
Mereka akan mengadakan Pertemuan Pas makan Siang dan menjalankan Rencananya ,biar tidak ada Yang mencurigainya.
*******///*******
Sementara itu di kamar Tante Di, Dia memulai aksinya dengan menelpon Sasa .
Di kamar Alexa.
Masih tertidur Pulas.
Tuts
Tuts
Tuts
Tuts
Tuts
Tuts
Suara telpon Sasa kembali berbunyi
Sasa membuka matanya dan mencari Handphone miliknya.
"Hallo " ucap Sasa.
" Sa, ini Tante , Alexa sudah bangun belum ? " tanya Tante Di.
" Belum Tante, sepertinya Dia kecapaian deh Tan" ucap Sasa lagi.
" Bagus kalo begitu , usahakan jangan sampai keluar kamar, kamu sekarang bangun, pergi mandi , dan Sarapannya minta di anter ke kamar saja, pokoknya nanti kalau Alexa bangun, usahain sama kamu Alexa jangan biarkan keluar kamar, nanti pas makan siang bawa Dia Ke kamar Tante ya " ucap Tante Di.
" Baik Tan, Sasa usahain ya " ucap Sasa.
" Terima kasih Sa ''
" Sama sama Tan "
Panggilan telpon pun berakhir.
***///***
Sementara di kamar Alexis dan Rio Sudah bangun , Mereka baru selesai berdandan Rapi, karena mau pergi ke pertemuan sama klien asal Dubai bersama Daddy nya.
__ADS_1
Merekapun Keluar kamar, pergi menuju tempat pertemuan..
Daddy nya Sudah berangkat bersama Asistennya..
Sementara Momy Laura pergi menemui Tante Di yang berada di kamarnya .
tok.. tok..
tok.. tok...
Tante Di membukaan pintu kamarnya.
" Hai Diana , Boleh aku masuk " ucap Laura.
" Hai juga Laura " ucap Diana sambil memeluk temannya tersebut,
mereka pun masuk ke dalam kamar.
" Hari ini ada acara gak ? Mau kemana ? kita Shoping saja gimana Di ? Aku sudah lama gak jalan jalan, senang banget loh pas Willson mengajak aku untuk ikut ke sini dan ternyata Kamu di sini juga, Semalam Alex squad benar benar menakjubkan, Mereka pasangan yang sangat serasi,
Andai Alexa menjadi menantuku pasti sangat bahagia " ucap Momy Laura sangat berharap.
Mereka duduk di Sofa
" Laura, kenapa tidak kau nikahkan saja Mereka,
Aku rasa mereka saling mencintai , Aku sangat tahu sifat Alexa.
Dia Gadis yang pintar, ceria ramah selalu menolong sesama, dan Dia adalah Wanita kuat, pandai berkelahi, tpi dalam kebaikan tentunya.
Alexa belum pernah pacaran, dan gak mau pacaran.
Dia menganggap semua pria itu menyebalkan, suka mengatur, suka ngegombal, suka bohong, suka menang sendiri, pokoknya benci cowok egois.
Tapi semenjak kenal dengan Anakmu perlahan pandangannya terhadap pria berubah , Perhatian yang Putramu berikan mampu memberi warna tersendiri dalam hidupnya.
Dia sangat bersemangat kalau membicarakan tentang Putramu , matanya selalu berbinar dan selalu tersenyum.
Aku berharap Alexa menemukan kebahagiaannya.
Dan Aku rasa Putramu bisa membuat Alexa bahagia. " ucap Tante Diana penuh harap.
" Iya Aku juga berpikiran seperti itu, Akhirnya putraku bisa mencintai seorang Gadis, dulu dia sangat cuex gak mau kenal wanita,
meskipun sudah di jodohkan dengan putri keluarga Smith, tapi sampai sekarang belum ada pembicaraan lanjutan lagi, dan yang aku dengar sampai sekarang putri mereka nelum di temukan.
Aku tidak mau ngegantung sttus anakku, sekarang dia sudah membuka hatinya untuk gadis lain, Aku ingin Dia Bahagia Diana " ucap Laura sambil menitikkan air matanya.
" Batalkan saja rencana Perjodohannya , jelaskan masalahnya , Pasti mereka mengerti" ucap Diana lagi.
" Aah entahlah Aku jadi pusing, Biarlah Daddy nya yang mengurus masalah ini, Aku hanya berharap Daddy nya mau merestui Alexis dan Alexa, menunggu kepastian yang tak pasti dari keluarga Smith sungguh melelahkan 20 tahun menunggu.
" Kalau Mereka di restui dan di nikahkan sama Tuan Willson bagaimana ? " tanya Diana.
" Aah itu yang Aku harapkan, Aku sangat menginginkan Alexa jadi menantuku " ucap Laura.
" Nanti siang, Aku akan pergi menghadiri pernikahan keponakannya Temenku, Apakah kamu mau ikut ? " tanya Diana.
" wah , tentu saja aku mau ikut kalau di undang, aku senang bisa menghadiri acara pernikahan, serasa Putraku yang menikah " seru Laura.
Mereka pun melanjutkan cerita cerita mereka waktu zaman sekolah dulu.
Waktupun sudah menunjukan untuk makan siang..
"Kita bersiap , Pakailah Gaun ini " ucap Diana sambil menyerahkan sebuah Gaun yang sangat indah kepada Laura.
" Indahnya, Pasti acaranya Istimewa yah, gaunnya juga sangat Indah.
Merekapun bersiap siap.
__ADS_1
**Maaf kalau ceritanya kurang berkenan dan banyak typo
Terima Kasih**