
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 355
(Disuruh Tania)
...•...
...•...
Malam harinya, Rianti yang tengah membeli sesuatu di minimarket tak sengaja berpapasan dengan Revan yang seperti juga sedang mampir kesana. Rianti pun terkejut karena tiba-tiba saja ada sebuah tangan kekar yang melewati kepalanya saat ia hendak mengambil sebuah pembalut dari atas rak.
Ketika Rianti menoleh ke samping, ternyata pemilik tangan kekar itu ialah Revan alias sosok kekasih dari sahabatnya, yakni Tania. Ya wanita itu memang sudah cukup mengenal Revan, karena ia beberapa kali bertemu dengannya. Namun, kali ini ia bingung lantaran pria itu hendak membeli barang yang sama dengannya, yaitu pembalut.
"Revan? Kamu Revan cowoknya Tania itu kan?" tanya Rianti sembari menunjuk ke arah Revan.
"Eee i-i-iya, kamu Rianti ya?" ucap Revan gugup.
"Ahaha iya benar aku Rianti! Kamu ngapain kesini terus mau ambil barang itu? Emang kamu haid juga kayak cewek? Oh atau jangan-jangan kamu ini bukan laki-laki normal, ya?" ujar Rianti curiga.
"Hah? Enak aja! Saya ini laki-laki normal tau! Saya kesini juga disuruh sama Tania, dia minta bantuan saya buat beliin itu!" jelas Revan.
"Oalah disuruh Tania, bilang dong daritadi! Jadi kan aku gak nuduh kayak gitu ke kamu, maaf ya Van abisnya aneh aja cowok kok mau beli pembalut? Hahaha, tapi kalo emang disuruh sama Tania ya udah silahkan ambil aja!" ucap Rianti.
"Eee kamu aja duluan deh, gak enak aku nyelak tadi kan kamu yang datang duluan!" ucap Revan.
"Udah gapapa kamu aja, aku masih mau pilih-pilih dulu! Eh tapi, Tania kasih tau gak ke kamu jenis pembalut yang pengen dibeli?" ujar Rianti.
"Duh, enggak sih. Dia cuma minta tolong beliin pembalut aja gak ngasih tau apa-apa lagi, uang aja katanya pake punyaku dulu!" jawab Revan.
"Hahaha awas loh salah pilih, nanti Tania gak nyaman dan ngamuk terus sama kamu!" ujar Rianti.
"Waduh, kamu sendiri biasanya pake yang kayak gimana? Siapa tahu gitu kan pilihan Tania sama kayak kamu?" ujar Revan.
"Umm aku sih yang ini, soalnya nyaman banget! Kayaknya Tania juga suka deh, kamu beliin aja yang ini buat dia!" saran Rianti.
Rianti mengambilkan sebuah pembalut dari atas rak dan memberikan itu pada Revan.
__ADS_1
"Ohh, iya deh aku ambil yang ini. Makasih ya Rianti udah bantuin saya, kalo gitu saya permisi dulu mau langsung balik takut dicariin sama Tania!" ucap Revan pamitan.
"Hahaha iya Van, hati-hati ya!" ucap Rianti.
"Siap!"
Revan tersenyum tipis, lalu pergi menuju meja kasir sembari membawa pembalut di tangannya tanpa rasa malu sedikitpun.
Sementara Rianti masih terkagum-kagum pada sosok Revan, ia sangat salut pada Revan yang rela keluar malam-malam begini hanya untuk membelikan pembalut.
"Revan itu tipe cowok idaman banget! Dia sampe rela datang kesini buat beli pembalut untuk Tania, beruntung Tania bisa dapetin dia!" ucap Rianti.
Setelahnya, Rianti pun lanjut memilih barang yang cocok untuk dibeli olehnya. Barulah ia berjalan ke kasir setelah dirasa cukup belanjaannya kali ini, karena ia hanya ingin membeli barang-barang yang sudah kosong stoknya di rumah.
Karena itu juga Rianti datang sendiri ke minimarket tanpa meminta diantar oleh Lionel, ia juga tak mau mengajak Athar karena putranya itu sedang tidur di kamar bersama Christy sang adik.
Tliingg...
Tiba-tiba ponselnya berdering menandakan ada pesan yang masuk ke ponselnya.
"Siapa ya?"
Rianti langsung membuka hp nya dan membaca isi pesan yang ternyata dari suaminya itu.
Rianti tersenyum saat membaca pesan itu, ternyata suaminya juga sama seperti Revan yakni sangat perduli dan sayang padanya.
Rianti : Iya mas, ini aku shareloc!
Rianti mengirimkan lokasi minimarketnya pada Lionel, lalu kembali menyerahkan barang belanjaan miliknya ke kasir.
•
•
Sementara itu, Revan yang berada di mobil tampak tersenyum sembari memandangi barang belanjaan di tangannya itu. Ya ini merupakan kali pertama Revan membeli barang tersebut, dan tentunya hanya karena Tania ia mau membelinya.
"Hahaha, malu banget saya dilihatin satu minimarket tadi! Mana pake ketemu Rianti segala lagi, tapi bagus sih dia jadi bantu saya buat milihin pembalut yang cocok buat Tania!" batinnya.
Setelahnya, Revan pun mulai menyalakan mobil dan hendak pergi dari sana.
Namun, niatnya terhenti saat mendengar bunyi ponsel miliknya yang tergeletak di atas dashboard. Dengan segera Revan mengambil ponselnya lalu mengangkat telpon dari Tania.
📞"Halo sayang! Ada apa sih cantik?" ujar Revan.
__ADS_1
📞"Gak ada kok, aku cuma mau tanya aja sekarang kamu udah dimana? Soalnya aku pengen nitip beliin barang yang lain sekalian, hehe!" ucap Tania.
📞"Haduh, beli apa lagi sayang? Ini mumpung aku masih di depan minimarket!" tanya Revan.
📞"Oh Alhamdulillah deh kalo gitu! Yaudah tolong beliin snack jagung yang lagi viral itu ya, lima aja jangan banyak-banyak! Terus sama sosis dan nugget sekalian ya Van, aku lagi kepengen makan itu semua nih!" jawab Tania.
📞"Ohh iya iya cantik, aku beliin deh. Kamu tunggu di rumah ya sayang! Jangan lupa loh nanti kasih imbalan buat aku, cukup kecupan di bibir sama pipi aja!" ucap Revan tersenyum.
📞"Iya sayangku...." ucap Tania dengan manja.
📞"Hahaha oke sayang! Sampe ketemu nanti di rumah, bye!" ucap Revan.
📞"Bye juga, dadah!" ujar Tania.
Tuuutttt....
Telpon langsung terputus, Revan pun turun dari mobil untuk kembali ke dalam minimarket membeli jajanan yang diminta oleh Tania.
"Ada-ada aja dah calon istri...!!" gumamnya.
Disaat Revan hendak masuk ke dalam minimarket, lagi-lagi ia berpapasan dengan Rianti yang baru selesai membayar belanjaannya.
"Eh ketemu lagi!" ujar Revan.
"Haha kamu kok belum balik?" tanya Rianti heran.
"Iya nih, si Tania nyuruh beliin yang lain. Jadi aja saya balik lagi kesini, padahal tadi udah mau pulang tuh!" jelas Revan terkekeh kecil.
"Ohh, ya ampun kamu sabar banget ya! Padahal Tania itu sedikit nyebelin," ujar Rianti.
"Hahaha gapapa lah nyebelin, namanya juga cewek! Lagian Tania kan calon istri saya, jadi saya harus banyak belajar sabar! Oh ya, ini kamu pulangnya naik apa?" ucap Revan.
"Eee aku dijemput kok sama suami," jawab Rianti.
"Ohh yaudah hati-hati ya! Kalo gitu saya masuk dulu ke dalam!" ucap Revan.
"Iya,"
Revan melangkah masuk ke dalam minimarket meninggalkan Rianti, sedangkan wanita itu tetap disana menunggu kehadiran suaminya.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1