Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 354 (Jalan sama om Reno)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 297


(Jalan sama om Reno)


...•...


...•...


Reno amat senang mendapat kabar dari Rianti kalau ia dibolehkan pergi dengan Athar, ya ia pun tak menyangka memang jika Rianti mau memberi izin padanya untuk jalan-jalan bersama putranya. Reno yang kegirangan langsung saja beranjak dari kasur, lalu bersiap-siap untuk menjemput Athar di rumahnya dan mengajak putranya itu jalan-jalan.


Setelah selesai berganti pakaian dan juga merapihkan tubuhnya, kini Reno kembali mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Rianti kalau ia akan berangkat sekarang menjemput Athar. Barulah ia mengambil jaket dan kemudian jalan ke luar kamar lalu turun ke bawah, ya Reno bertemu dengan Anggi dan Darma ketika hendak pergi ke luar rumah.


"Reno, kamu mau kemana? Kok rapih banget begitu? Bukannya kamu baru pulang, ya?" tanya Darma.


"Iya pah, papa mau kemana? Jalan-jalan sama mama Lyota ya pah? Aku ikut dong, aku mau juga jalan bareng sama mama Lyota!" ucap Tania kecil yang sedang bermain bersama nenek dan kakeknya di sofa ruang tamu itu.


"Bukan sayang, papa ini ada urusan lain. Kamu disini aja ya sama oma dan opa, nanti papa pulangnya beliin kamu mainan lagi deh biar kamu gak bosen sama mainan kamu yang sekarang!" ujar Reno.


"Yah, gitu ya pah? Yaudah deh," ucap Tania kecil.


"Ahaha, iya sayang. Oh ya, besok kan udah mulai puasa, Tania sayang mau ikut puasa juga apa enggak nih?" ucap Reno mengusap rambut putrinya.


"Enggak dong pah, aku kan masih kecil. Nanti aku gak kuat kalo puasa, apalagi aku kalo siang itu suka ngerasa haus dan pengen minum yang segar segar!" ucap Tania kecil dengan wajah gemasnya.


"Oh gitu, yaudah gapapa. Tapi, nanti Tania gak boleh ikut lebaran loh ya!" ucap Reno tersenyum.

__ADS_1


"Ih kok gitu sih, pah? Aku gak bisa dapet amplop dong dari paman sama tante pas lebaran nanti? Yaudah deh, aku mau coba puasa juga pah! Tapi, kalo gak kuat aku boleh batal kan, pah?" ucap Tania kecil dengan polosnya.


"Nah gitu dong, iya boleh sayang yang penting kamu kan udah mau coba puasa! Eee kalo gitu papa mau berangkat sekarang ya sayang, dadah cantik! Jangan bandel loh, jangan nyusahin oma sama opa kalo main kasihan mereka udah pada tua!" ucap Reno sambil terkekeh sendiri.


"Siap papa!" ucap Tania kecil menurut.


"Sembarangan kamu No! Gini-gini papa dan mama itu masih kuat kok jagain Tania kalau dia nakal, kamu jangan pandang sebelah mata orang tua seperti kami!" ucap Darma.


"Hahaha, bercanda atuh pah! Kalem wae, aku juga tau papa sama Mama mah kuat-kuat! Yaudah, Reno pamit pergi ke luar sebentar dulu ya pah, mah?" ucap Reno pamitan juga pada kedua orangtuanya sambil mencium punggung tangan mereka.


"Iya, hati-hati kamu!" ucap Darma tersenyum.


"Assalamualaikum," ucap Reno.


"Waalaikumsallam," jawab Darma dan Anggi bersamaan.


Entah mengapa Anggi tampak jutek sekali dengan Reno saat ini, sepertinya Anggi masih belum bisa rela kalau putranya itu akan menikah dengan Lyota dalam waktu dekat nanti.


Setelahnya, Reno pun melangkah ke luar menuju mobilnya sambil terus senyum-senyum membayangkan ketika ia jalan dengan Athar nanti.


Reno segera masuk ke dalam mobilnya, lalu menancap gas dengan cepat karena ia sudah tidak sabar ingin segera menemui Athar.


...•••...


Disisi lain, Rianti baru mendapat kabar dari Reno kalau pria itu sudah bersiap berangkat menjemput Athar untuk diajak pergi. Rianti pun juga telah memberitahu Athar mengenai hal itu, tampak Athar sangat senang karena ia akan jalan-jalan dengan Reno dan juga suster Amel, walau Athar belum tahu siapa sebenarnya Reno itu.


Kebetulan saat ini memang tidak ada Lionel, karena pria itu masih bekerja sampai sore sehingga Rianti tak perlu khawatir mengirim lokasi rumahnya itu ke handphone Reno. Walau sebenarnya Rianti sedikit merasa khawatir kalau Reno sudah tahu dimana ia tinggal saat ini, ia takut Reno bisa saja kapan-kapan datang kesana lagi dan menemui Athar.


"Mah, mama gak ikut jalan-jalan sama aku dan om Reno?" tanya Athar mendongakkan kepalanya.


"Eee enggak sayang, om Reno cuma mau ajak kamu. Tapi kamu jangan khawatir ya, kan ada suster Amel yang bakal temenin kamu disana!" jawab Rianti.


"Iya mah," ucap Athar tersenyum.

__ADS_1


"Oh ya sus, kamu tolong nanti kabarin saya ya kalau ada apa-apa sama Athar! Ya pokoknya selalu standby buat sms saya, karena saya cemas aja putra saya jalan sama orang lain!" ucap Rianti.


"Siap nyonya Rianti! Insyaallah saya mah selalu amanah orangnya, tenang aja nyonya!" ucap Amel.


"Bagus deh!" ucap Rianti tersenyum.


Tak lama kemudian, sebuah mobil justru muncul dan berhenti di depan gerbang rumah Rianti. Sontak Rianti terkejut karena itu merupakan mobil milik Lionel alias suaminya, ia tak menyangka Lionel bisa pulang secepat itu dan akan sangat berbahaya baginya jika sampai Lionel tahu kalau Athar akan pergi bersama Reno untuk sekedar jalan-jalan.


"Hai sayang!" ucap Lionel menyapa istri dan anaknya yang ada disana sambil berjalan mendekat ke arah Rianti dengan menenteng tasnya.


Cupp!


Lionel mengecup kening serta pipi sang istri dengan lembut disana, ia juga mengusap puncak kepala Athar sambil tersenyum manis karena belum tahu ada apa disana sekarang.


"Mas, kamu kok udah pulang aja? Katanya kamu ada urusan di kantor dan pulangnya sore, ini kan masih siang mas?" tanya Rianti bingung plus panik.


"Iya sayang, kebetulan ternyata urusannya bisa selesai dengan cepat. Jadi, ya aku bisa pulang jam segini supaya aku bisa ketemu lagi sama kamu dan Athar! Oh ya, ini kamu mau kemana Athar kok udah rapih begitu bajunya?" ucap Lionel.


"Ini loh pah, aku mau jalan-jalan sama om Reno!" jawab Athar dengan santai.


Sontak Lionel terkejut mendengar jawaban dari Athar, ia menatap heran wajah istrinya dan bertanya mengenai siapa itu om Reno yang disebut Athar.


"Sayang, siapa om Reno?" tanya Lionel heran.


"Eee..." Rianti tampak gugup dan tidak tahu harus bagaimana menjelaskan pada suaminya.


"Iya pah, om Reno itu—"


"Bukan siapa-siapa kok mas, hehe!" potong Rianti sambil tersenyum.


Lionel masih menatap wajah Rianti dengan tatapan penasaran dan tak percaya.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2