
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 132
(Dinner berkelas)
...•...
...•...
Keesokan harinya, Tania sudah lumayan tenang dan bersiap menyambut kedatangan anak teman papanya yang akan menemuinya di rumah sesuai janji yang sudah mereka buat sebelumnya dan Tania sendiri memang yang ingin atau bisa dibilang meminta pada papanya untuk dijodohkan.
Tak hanya Tania, bahkan Rania pun sudah didandani juga oleh pengasuhnya karena Tania akan mengikutsertakan Rania dalam acara pertemuannya kali ini dengan anak teman papanya di rumah. Ya tampak Rania begitu cantik dan anggun dengan gaun barunya, begitupun Tania yang tampil amat sangat cantik serta manis pastinya akan membuat siapapun pria yang melihatnya klepek-klepek.
Ya mereka semua kini telah berkumpul di meja makan yang lumayan besar dan luas mungkin bisa buat makan satu kampung, ada William, Jordi, Tania & Rania disana yang sudah menunggu kedatangan sang tamu istimewa mereka yakni sang anak dari teman bisnis William yang akan datang didampingi juga oleh kedua orangtuanya nanti.
Tania tampak gugup karena ini pertama kalinya ia akan bertemu dengan calon pendampingnya di masa depan, ia bahkan sampai tak bisa menegakkan kepalanya dan terus menunduk sembari mengetuk-ngetuk jarinya ke atas meja dan kakinya juga tidak bisa diam karena sangking gugupnya.
"Kak, kakak kenapa sih?" tanya Rania yang kebetulan duduk di samping Tania dan melihat tingkah gadis itu sedari tadi.
"Eh eee... gapapa, sayang!" jawab Tania tersenyum.
Akhirnya tak lama muncul rombongan yang datang dari arah luar menuju ke meja makan menghampiri mereka dengan didampingi oleh Howard & Hendi selaku pengaman di rumah itu, ya ketiga orang yang ditunggu-tunggu itu kini sudah hadir dan berada tepat di hadapan Tania.
Sontak Tania langsung terkejut bukan main saat melihat sosok pria yang dimaksud oleh papanya, tak hanya Tania bahkan pria itu juga syok dan menunjukkan wajah kagetnya saat mengetahui yang ditemuinya adalah Tania.
"Selamat datang, keluarga Andrews! Di kediaman saya, silahkan duduk...!!" ucap William memberi sambutan seraya mempersilahkan mereka duduk.
__ADS_1
"Terimakasih, pak William!" ucap John Andrews alias sang ayah dari putranya yang akan dijodohkan dengan Tania dan dikenalkan malam ini.
Mereka bertiga langsung duduk begitu William menyuruhnya, sedangkan Howard & Hendi pergi keluar dari rumah itu untuk berjaga disana demi keamanan selama acara tersebut berlangsung sekaligus menghindari adanya penyusup.
Tampak Tania masih tak menyangka dengan apa yang dilihatnya saat ini, ia sungguh tidak percaya kalau anak teman papanya yang dimaksud itu adalah pria yang sudah dikenalinya selama ini dan bahkan sudah beberapa kali bertemu dengannya.
Melihat putrinya terus saja memandang ke arah putra dari sahabatnya, tampak William langsung gembira karena menyangka kalau Tania sudah tertarik dengan pria itu padahal mah enggak.
"Wah wah, belum apa-apa udah pada saling pandang aja nih anak kita...." sindir William sambil tersenyum.
Tentu saja Tania langsung salah tingkah dan mendadak gugup serta memalingkan wajahnya, begitupun dengan si pria yang juga tak kalah kalang kabut mendengar ucapan dari William barusan.
"Hahaha, justru bagus dong pak Willi! Itu artinya anak-anak kita mulai tertarik satu sama lain, bukan begitu mama?" ujar John tertawa kecil.
"Iya bener itu, mereka memang keliatan cocok sekali! Sama-sama cakep dan manis, udah paling pas banget deh!" sahut Eva Andrews alias sang mama.
"Ya semoga aja itu terjadi...." ujar William.
🌺
"Oh ya, ngomong-ngomong kita kan belum saling mengenalkan anak kita..." ujar John.
"Ah iya benar, sampe lupa juga saya! Nah yang ini putri saya namanya Tania Putrisari, ayo sayang kenalin diri kamu dong...!!" ucap William.
"Eee iya, pah! Om, tante, kenalin aku Tania..." ucap Tania dengan sangat gugup.
"Hahaha, kamu gak perlu gugup gitu Tania! Om sama tante ini gak gigit kok, ayolah santai aja jangan takut!" ujar John sambil tertawa kecil.
"Ya begitulah dia, memang suka malu-malu kalau bertemu dengan orang baru! Tapi, kalo udah lumayan deket mah ketahuan sifat aslinya..." ujar William.
"Hahaha, ya bagus deh justru saya suka loh sama wanita seperti Tania ini..." ucap Eva.
Tania hanya tersenyum sembari menganggukkan kepalanya tanda hormat, ia menelan saliva dengan kasar lalu melirik ke arah Jordi yang juga ada di sampingnya sekilas dan kembali menatap piringnya.
__ADS_1
"Nah sekarang giliran kamu, Revan! Ayo kenalin diri kamu ke Tania sama pak William...!!" ucap Eva.
Ya pria yang tak lain adalah Revan itu mengangguk lalu menatap wajah Tania yang ada di hadapannya dengan gelagat gugup, sedangkan Tania belum berani menatap kembali wajah Revan karena sangat grogi untuk saat ini.
"Iya, mah! Kenalin om, nama saya Revan Andrews anak sulung papa dan mama...." ucap Revan.
"Nah kalo udah saling tahu nama masing-masing kan enak, ya gak Tania?" ujar William.
"Eee... i-i-iya pah, enak!" jawab Tania dengan gugup dan asal karena ia tak menggubris.
"Hahaha, apanya emang yang enak Tania??" tanya John sembari tertawa meledek gadis itu.
Tania pun makin dibuat gugup dan grogi, ya Tania sama sekali tak menyangka kalau Revan adalah anak dari teman papanya yang selama ini diceritakan oleh sang papa secara terus-menerus.
"Aku gak nyangka ternyata kamu yang dimaksud sama mama aku, jujur aja aku seneng banget dengan ini semua Tania..." batin Revan.
Akhirnya mereka semua mulai menikmati hidangan yang baru datang dibawa oleh beberapa pelayan wanita di rumah itu, ya kini satu meja makan sudah dipenuhi oleh berbagai macam makanan dari Indonesian food sampai ke western food bahkan Asian food pokoknya semua ada deh.
Rania saja sampai bingung harus memakan yang mana dulu sangking banyaknya dan semua makanan disana juga enak-enak pastinya karena William menyewa chef terkenal untuk menyiapkannya, ya William tak mau acara ini dirusak dengan makanan yang kurang lezat tentunya.
"Duh aku makan yang mana dulu, ya?" ujar Rania dengan tingkah polos dan lucunya mengundang tawa di dalam ruangan itu.
"Hahaha, aduh kamu lucu banget sih! Nah pak, kalau gadis kecil yang imut ini namanya siapa?" ujar Eva tampak gemas pada kelakuan Rania.
"Nama aku Rania, tante....." jawab Rania.
"Wah pinter banget, pasti kamu adiknya Tania ya? Soalnya namanya hampir sama gitu, Tania sama Rania hahaha lucu deh!" ujar Eva.
"Iya dong, tante!" ucap Rania sambil tersenyum.
Lagi-lagi semua orang disana tertawa dengan tingkah lucu nan gemas dari Rania, ya walau sudah berusia 8 tahun tetapi Rania memang masih sangat menggemaskan dan membuat semua orang yang melihatnya akan tertarik dengan kegemasan itu.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...