Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 336 (Dijebak)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 279


(Dijebak)


...•...


...•...


Keesokan harinya, tibalah saat bagi Tania untuk menemui si penculik bernama Asrul itu sembari membawa koper berisi uang sejumlah lima milyar untuk diberikan pada penculik itu. Ya Tania dengan keyakinan yang tinggi berharap kalau kali ini ia bisa menyelamatkan Jordi, walau ia juga masih merasa takut dan cemas kalau ini adalah jebakan si penculik.


Tania yang diantar oleh Revan dan Arsen itu pun turun di tempat yang telah ia janjikan dengan Asrul, ya namun tentu saja mobil Arsen berhenti agak jauh dari tempat Tania bertemu Asrul. Karena mereka tak ingin mengambil resiko kalau sampai Asrul tahu ada orang lain disana, barulah Tania akan berjalan menuju tempat dimana Asrul sudah berdiri saat ini.


Melihat Tania sudah muncul sambil membawa koper di tangannya, Asrul yang sudah berdiri di depan seorang diri itu langsung tersenyum dan lalu maju menghampiri Tania. Tak ada tanda-tanda orang lain atau anak buah dari si penculik itu disana, bahkan Jordi juga tidak terlihat dan membuat Tania semakin khawatir kalau ini semua hanyalah jebakan si Asrul.


"Hahaha, baguslah lu mau tepati janji buat datang kesini sendirian! Sekarang serahin koper lu itu ke gue, baru nanti gue bakal bebasin Jordi dan kasih dia sama lu!" ucap Asrul meminta koper di tangan Tania.


"Hah? Gak bisa gitu dong, kan lu yang bilang sendiri kemarin ada barang ada uang! Sekarang lu harus munculin dulu bang Jordi disini, baru gue bakal kasih uang ini ke lu! Jangan harap lu bisa dapetin uang ini, sebelum lu tunjukin dimana bang Jordi!" ujar Tania.

__ADS_1


"Lu tenang aja Tania! Gue ini gak main-main kok, gue beneran bakal kasih Jordi ke lu! Tentu setelah lu mau kasih uang itu ke gue!" ujar Asrul.


"Cih! Lu pikir gue ini bodoh apa? Asal lu tau, udah banyak penjahat yang bicara kayak gitu dan sedikit dari mereka yang jujur! Gue gak bakal mudah percaya sama orang kayak lu!" bentak Tania.


"Hahaha, serahin itu uang sekarang atau gue bakal bunuh si Jordi!" ucap Asrul.


"Apa maksud lu?" tanya Tania tak mengerti.


"Iya, gue bakal bunuh dia sekarang juga kalau lu masih tetap gak mau serahin uang itu ke gue! Asal lu tahu aja Tania, sekarang ini Jordi lagi sama anak buah gue di suatu tempat! Mereka bisa aja bunuh bang Jordi sesuai perintah dari gue, jadi nyawa Jordi ada di tangan gue!" ucap Asrul tersenyum licik.


"Kurang ajar lu! Cepat tunjukin bang Jordi ke gue, lu jangan main-main sama gue! Sekali lagi gue peringatkan sama lu, cepat serahin bang Jordi atau gue terpaksa habisin lu saat ini juga!" teriak Tania sangat keras dan terbawa emosi.


"Oh wow! Takut banget gue sama ancaman lu, ampun dong cantik jangan bunuh gue!" ujar Asrul dengan wajah cengengesan.


"Sialan! Gue gak lagi bercanda, lu emang cari mati ya sama gue dasar Asrul!" bentak Tania.


Tania melihat ke kanan, kiri serta belakangnya dan banyak sekali orang-orang bertubuh kekar yang mengepung dirinya. Tania pun tampak ketakutan dan tubuh bergetar hebat melihat itu semua, apalagi para preman yang muncul terlihat sangar sekali seperti sedang haus darah dan ingin membunuh ia saat ini juga dengan tangan-tangan mereka itu.


"Kurang ajar! Beneran gue dijebak, dasar penculik gak bisa dipercaya! Untung aja gue udah antisipasi ini, awas lu Asrul!" batin Tania.


...•••...


Disisi lain, Reno sedang bermain bersama di rumah Lyota alias calon istrinya itu. Ya Reno juga mengajak Tania kecil serta kedua orangtuanya untuk datang kesana sekaligus melangsungkan lamaran secara resmi kepada Lyota, walau sebenarnya Anggi masih malas sekali untuk bertemu dengan Lyota dan membahas tentang pernikahan mereka berdua itu.


Namun, Anggi akhirnya terpaksa juga memberi restu pada Reno dan Lyota agar mereka bisa menikah secara resmi nantinya. Ya Anggi memang tak bisa berbuat banyak, apalagi Tania kecil juga sudah merasa nyaman dengan Lyota sebagai calon mama barunya itu, sehingga mau tidak mau ya Anggi terpaksa merestui hubungan Lyota dengan Reno.

__ADS_1


"Nah bu, ini papa dan mama saya! Mereka datang kesini ingin menemani saya untuk meminang putri ibu yang cantik ini, karena kan saya belum melamar Lyota secara resmi di depan ibu!" ucap Reno.


"Ya ampun, sebuah kebanggaan bagi kami bisa kedatangan tamu dari keluarga kelas atas seperti ibu dan bapak ini! Silahkan duduk pak, Bu! Mohon maaf ya kalau rumah saya ini agak berantakan dan belum terlalu bagus, abisnya Reno gak ngasih tahu dulu kalau mau ajak ibu sama bapak kesini!" ucap Julia.


"Gapapa Bu, saya emang sengaja pengen kasih kejutan buat Lyota! Jadi, saya ajak mama dan papa saya ini tanpa memberitahu dulu ke Lyota! Oh ya, ini ada sedikit bingkisan dari kami buat ibu sama keluarga ibu disini!" ucap Reno.


Reno serta kedua orangtuanya pun menyerahkan bingkisan yang mereka bawa kepada Julia, lalu tentu saja mereka duduk di sofa bersama-sama.


"Terimakasih ya nak Reno! Pake repot-repot segala bawain beginian, saya jadi sungkan!" ucap Julia.


"Gak perlu sungkan, bu! Itu kan udah jadi tradisi setiap kali seorang pria melamar gadisnya, justru kalau kami gak bawa bingkisan apa-apa, itu malah kami yang akan malu nantinya!" ucap Darma.


"Eee Lyota, kamu tolong buatin minum dulu buat keluarga nak Reno ini! Gak enak lah kalau kita ngobrol tapi gak ada minuman, kamu bisa kan sayang?" ucap Julia agak berbisik pada Lyota, namun bisa didengar oleh Reno sekeluarga.


"Iya Bu, sebentar ya semua!" ucap Lyota.


Lyota pun bangkit lalu pergi ke dapur untuk membuat minuman sesuai perintah ibunya, sedangkan yang lain masih tetap disana termasuk Tania kecil.


"Duh, harusnya gak perlu pake dibuatin minuman segala lah Bu! Kita kan kesini mau bahas lamaran, paling cuma sebentar kok!" ucap Anggi dengan senyum dan wajah tak suka.


"Gapapa Bu, yang namanya tamu kan harus disuguhi! Tapi, maaf ya kalau kita cuma bisa kasih minuman aja! Soalnya belum ada persiapan," ucap Julia.


"Oh iya, gak masalah kok Bu!" ucap Darma.


Reno tersenyum dan tak sabar untuk segera melamar Lyota secara resmi disana, ia juga sudah membawa cincin turunan keluarganya yang akan ia berikan pada Lyota nanti.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2