Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 389 (Malam kemenangan)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 332


(Malam kemenangan)


...•...


...•...


Hari-hari telah berganti, kini saatnya bagi para kaum muslim di seluruh dunia merayakan hari kemenangan yakni hari raya idul Fitri setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Momen ini yang menjadi penyebab senang serta sedihnya hati semua kamu muslim, senang lantaran mereka akan menyambut lebaran dan sedih karena mereka akan berpisah dengan bulan Ramadhan ini.


Tania bersama keluarganya sedang kumpul di halaman rumah menikmati momen malam takbiran, mereka semua kompak duduk disana mendengar suara takbir yang menggema. Tak hanya Tania dan keluarganya, namun ada juga sosok Revan yang datang kesana bersama mama papanya untuk merayakan momen lebaran dengan keluarga calon istrinya yakni Tania yang sebentar lagi akan ia nikahi.


"Van, aku senang banget deh lebaran kali ini bisa kumpul-kumpul bareng seluruh keluarga aku dan juga calon suami aku! Gak kebayang betapa bahagianya aku saat ini, makasih ya sayang kamu udah mau datang kesini!" ucap Tania.


"Sama-sama sayang, aku dan kamu kan sebentar lagi juga bakal jadi keluarga! Jadi, aku pengen kita semua sering-sering kumpul demi menjalin silaturahmi dan menambah keakraban!" ucap Revan tersenyum.


Tania pun tersenyum lalu menempelkan wajahnya pada dada sang kekasih.


"Aku makin gak sabar buat nikah sama kamu!" ucap Revan sembari mengelus rambut gadisnya.


"Sama, aku juga gak sabar!" ucap Tania.


Disaat mereka tengah asyik-asyik bermesraan disana, tiba-tiba saja Rania datang menarik tangan Tania memaksa kakaknya itu untuk berdiri.


"Kak, ayo kak ikut aku kak!" paksa Rania.


"Loh loh, kamu kenapa sayang? Ini kakak lagi ngobrol sama kak Revan loh, ada perlu apa kamu sampe tarik-tarik tangan kakak kayak gini sayang?" tanya Tania kebingungan.


"Iya kak, ayo ikut aku kesana! Kita main kembang api bareng om Riko sama yang lain, seru loh kak! Jangan berduaan aja disini, nanti yang ketiganya setan kak!" ucap Rania sambil nyengir.


"Hah? Kamu tahu soal begituan darimana sayang?" tanya Tania terheran-heran.


"Hehe, papa Arsen yang bilang, kak. Tadi aku disuruh kesini sama papa Arsen buat ajak kakak, supaya kakak gak berduaan terus!" ucap Rania nyengir.


"Ohh, pantas aja! Yaudah, ayo sayang kita kesana bareng-bareng!" ucap Tania tersenyum.

__ADS_1


"Ayo kak!" ucap Rania mengangguk sambil tersenyum.


"Hey, tunggu dong! Kamu gak ajak aku juga nih buat gabung kesana? Masa kamu tega tinggalin tunangan kamu sendirian disini sih sayang?" tanya Revan menahan Tania yang hendak pergi.


"Hahaha, ya enggak lah sayang! Kamu ikut juga ayo, jangan manja deh kayak anak kecil aja harus diajak!" ucap Tania geleng-geleng.


"Nah gitu dong!" ujar Revan.


Mereka bertiga pun pergi menghampiri rombongan orang yang sedang bermain kembang api sembari membakar jagung serta ikan di dekat gerbang.


"Kak, ternyata malam lebaran itu seru ya kalo kumpul bareng keluarga kayak gini! Aku seneng banget deh, apalagi bisa kumpul sama mama dan calon papa aku yaitu papa Arsen!" ucap Rania tersenyum.


"Iya sayang, kakak ikut senang deh kalo ngeliat kamu senang sayang!" ucap Tania.


Ya memang saat ini akhirnya Velove memutuskan untuk menikah dengan Arsen dan mengakhiri hubungannya dengan Rizky. Hal itu diterima dengan wajar oleh Rizky, mengingat Rizky juga harus kembali bertugas sebagai seorang intel dan ia tak mau membahayakan Velove di kemudian hari.


Terlihat Velove serta Arsen sedang asyik membakar ikan disana, mereka tampak mesra dan sesekali Arsen mencuri ciuman di bibir kekasihnya itu.


Cupp!


Velove pun terkejut karena tiba-tiba ada bibir yang menempel di bibirnya.


"Ish, kamu nakal ya kak!" ujar Velove.


"Ya enggak sih, tapi kan disini rame orang tau kak! Kalau ada yang lihat gimana?" ucap Velove.


"Biarin aja, udah gausah malu gitu!" ucap Arsen sembari merangkul Velove dan mengecup keningnya dengan lembut.


"Ehem ehem..."


Tania berdehem saat melihat kakaknya sedang asyik mesra-mesraan dengan Velove disana.


"Eh Tania, ngapain disitu?" tanya Arsen terkekeh.


"Yeh dasar kak Arsen! Tadi nyuruh Rania buat ajak aku kesini, katanya gak boleh berduaan yang ketiga setan. Eh ini kak Arsen malah berduaan sama Velove, mana sambil ciuman lagi!" ujar Tania.


"Ahaha, jangan iri gitu lah sayang! Kan kamu juga ada Revan yang bisa dicium, lagian kakak mah gak berdua doang disini. Kan ada papa sama yang lain tuh di depan, jadi ada yang awasin kita! Gak kayak kamu, malah gelap-gelapan disana!" ujar Arsen.


"Dih, ya lebih parah kakak lah! Aku sama Revan kan cuma ngobrol doang, gak sampe ciuman!" ucap Tania membela diri.


"Udah lah, jangan ribut terus! Kalau kamu mau aku cium juga, yaudah sini!" ucap Revan.


Revan merangkul pundak gadisnya dan menarik dagu sang kekasih hendak menciumnya, namun dengan cepat Tania menghindar bahkan mendorong tubuh Revan.

__ADS_1


"Ish, jangan macem-macem deh!" ujar Tania.


"Hahaha, awas bro Tania itu preman! Bisa ditinju lu kalo macem-macem sama dia, gue aja takut!" ucap Arsen sambil tertawa keras.


"Kak, itu ngipasnya yang benar dong! Masa arangnya disini, kamu malah ngipas kesana?" tegur Velove.


"Eh iya ya, maaf maaf sayang! Abisnya aku salah fokus ngeliat kecantikan kamu!" ucap Arsen sambil mencolek pipi Velove.


"Huweekk gombal...!!" cibir Tania.


"Berisik kamu! Udah mending kamu bantu kakak sini ngipasin jagung sama ikan, kasihan tuh para orang tua di depan udah pada kelaparan nunggu makanan jadi!" ucap Arsen.


"Ih parah, aku bilangin papa nih nanti kalo kakak ngatain papa tua!" ancam Tania.


"Yeh mainnya anceman, tapi kan emang bener papa itu termasuk orang tua. Ayo ayo sini cepat bantu kakak!" ujar Arsen bangkit lalu menarik Tania.


"Ish, gausah narik-narik kali!" ujar Tania.


Akhirnya Tania dan Revan terpaksa membantu Arsen serta Velove membakar ikan dan jagung disana, begitu juga dengan Rania yang menawarkan diri karena ia senang mengipas-ngipas.


Duaarrr...


Tiba-tiba terdengar suara ledakan kembang api yang membuat Rania terkejut lalu menoleh ke atas, ia tampak girang saat melihat kembang api itu.


"Wah kak, lihat tuh ada kembang api di langit!" ucap Rania menunjuk ke arah langit.


"Iya sayang, Rania kan juga punya sendiri. Nanti kita bakar kembang apinya bareng-bareng, ya?" ucap Tania mengusap wajah adiknya.


"Iya kak, yeay asik!" ujar Rania.


Velove tampak senang melihat putrinya gembira, ia kini tak lagi bersedih memikirkan Rizky yang dengan senang hati menyerahkan dirinya pada Arsen untuk dinikahi.


"Rizky, kamu emang benar-benar pria yang baik! Maafin aku ya, aku gak bisa jadi pendamping hidup kamu! Semoga kamu segera temuin jodoh yang terbaik dan bisa bikin kamu bahagia selalu!" gumam Velove dalam hati.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


...|••|...


...SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1443 H...


...MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN...

__ADS_1


...🙏...


__ADS_2