
Rumah sakit XX
Alexis dan Xandra trus mondar mandir di depan ruang operasi Rio dan Celia duduk di kursi tunggu.
" ini semua salahku, kalau saja aku tidak marah dan membentaknya " ucap Xandra sambil menangis.
" ini bukan salahmu , ini sudah Takdir Tuhan, kamu harus kuat demi anakmu" ucap Alexis.
Alexis menarik tubuh Xandra ke dalam pelukannya, Xandra diam menurut , Dia menangis dalam pelukan Alexis.
Seorang suster keluar dari ruang Operasi sedikit panik.
" Apakah di antara kalian ada yang mempunyai golongan darah AB negatif..
pasien banyak kehilangan darah, persediaan darah AB negatif lagi kosong " ucap perawat.
" Ambil darahku sus , darahku sama AB negatif " ucap Alexis.
"mari ikut saya" ucap suster tersebut.
Celia hanya bisa berdoa untuk kesembuhan majikan kecilnya dan dia baru ingat belum ngasih kabar ke rumah.
celia pun menelpon ke rumah .kepala pelayan yang mengangkat.
celia menceritakan semuanya kepada kepala pelayan tersebut..
40 menit kemudian
celia melihat Tuan besarnya dan ibu juga adiknya datang mendekat..
" Apa yang terjadi dengan cucu ku sayang , kenapa bisa kecelakaan" ucap David sambil memeluk anaknya.
" Ayah ini semua salahku Ayah, Aku yang menyebabkan Axel kecelakaan Ayah" ucap Xandra sambil menangis di pelukan Ayahnya.
Davina dan sang ibu ikut menangis sambil berpelukan.
" oh cucuku yang malang " ucap Davina.
Sekarang gimana keadaanya Sayang tanya David.
tadi sempat kekurangan darah .untung ada tuan Alexis Ayah.
__ADS_1
Dia golongan darahnya sama dengan Axel.
Deg..
Al... Alexis...????
" jangan jangan Alexis anaknya Willson, berarti Ayahnya Axel, kenapa Dia di sini? " gumam David dalam hati.
" Semoga Robert tidak mengetahuinya.. bisa gawat kalau mereka membuntuti Alexis " gumam David lagi.
David menjauh dari Xandra dan ibu juga adiknya .
" Ayah ke toilet dulu sayang " ucap David. bohong.
"iya Ayah "ucap Xandra.
David kemudian menelpon Rudi.
" Rudi , selidiki keberadaan Alexis di jerman , apakah robert tahu Alexis di jerman? dan selidiki tentang rencara perjodohan Alexis dan lusiana anak Robert " ucap David.
"dan kirim anak buah mu ke sini untuk jaga jaga, selidiki juga tentang kecelakaan cucuku " tambah David.
" Baik Tuan " ucap Rudi.
30 menit kemudian
Pintu ruang operasi terbuka Dokter keluar.
" Dokter bagaimana keadaan anak saya " ucap Xandra cemas.
" Operasi berjalan lancar Dia anak yang kuat, Dan sudah melalui masa kritisnya " ucap Dokter.
Axel di pindahkan ke ruang inap VVIP.
Alexis menemui Xandra .
" Aah seperti kenal dengan Tuan itu siapa ya" guman Alexis ketika melihat David.
" Ayah ini Tuan Alexis yang sudah mendonorkan darahnya untuk Axel.
Dia rekan kerja kita Ayah , kita ada proyek kerja sama dengan perusahaannya" ucap Xandra.
__ADS_1
" Oh , Terima kasih anak muda karena sudah menolong Cucuku, kami berhutang nyawa" ucap David.
" Tidak Tuan, kita manusia harus dan wajib saling menolong bukan, meskipun orang lain yang kecelakan saya akan membantu sebisa saya" ucap Alexis.
" Sekali lagi terima kasih Nak Alexis sudah menolong cucu buyutku" ucap nenek Rania tulus.
" Sama sama nek, itu sudah jadi kewajiban Saya " ucap Alexis sambil tersenyum.
Rio menghampiri Alexis , Rio agak terkejut melihat nenek Rania , Dia samar samar seperti kenal dengan wajahnya tapi dimna lupaa, Rio terus berpikir.
tuts
tuts
bunyi handphone Alexis.
Saya permisi dulu mau menerima telpon.
iya silahkan ucap mereka serentak
" Hallo paman " ucap Alexis.
Steve yang menelpon.
" Benar dugaan mu Lex, ternyata bukan Alexa yang di makamkan tetapi komplotan anak buah robert" ucap Steve.
" Hanya satu mayat perempuan yang ada di mobil tersebut, ada kemungkinan Alexa selamat" ucap Steve lagi.
" Oh God terima kasih, mudah mudahan feelingku benar paman kalau xanda itu Alexa, tapi xandra mempunyai anak paman, apa xandra menikah dengan pria lain ya dia juga tidak mengenali ku paman" ucap Alexis sedih.
" itu nanti kita selidiki lagi.
paman besok menyusul ke jerman ingin juga melihat xandra.
Tante Di juga pengen ikut, mau mencari anak kami yang hilang, karena terakhir dapat informasi kalau anak kami berada di jerman " ucap Paman Steve.
" iya paman, Aku tunggu" ucap Alexis.
panggilan pun berakhir.
**bersambung dulu
__ADS_1
maaf kalau kurang berkenan dan banyak typo
Terima kasih banyaak**