
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 236
(Ancaman Ocit)
...•...
...•...
Sesudah merasa puas jalan-jalan berkeliling kampung tempat Lyota tinggal, kini Reno dan juga Lyota tentunya akan kembali pulang ke rumah untuk menemui Tania kecil yang masih ada disana. Ya Reno sengaja meninggalkan putrinya disana agar bisa lebih akrab dan dekat dengan Julia, selain itu juga agar ia bisa berduaan dengan Lyota.
Namun, sayang sekali disaat kedua pasangan itu ingin kembali ke rumah, tiba-tiba saja mereka dicegat oleh seorang pria yang tak lain ialah Ocit alias teman Lyota yang memendam rasa padanya. Ya pria itu menghalangi jalan Reno dan juga Lyota disana, ia menatap tajam ke arah kedua manusia itu secara bergantian dengan mata yang menyala.
"Ocit? Lu ngapain sih?" tanya Lyota heran.
"Gue denger-denger lu udah mau nikah sama nih orang, pake acara dipamerin segala lagi ke semua penduduk disini. Emang lu pikir dia ganteng banget apa? Kayaknya lu udah sakit deh, bisa-bisanya lu malah pilih cowok tua kayak dia dibanding gue yang jelas-jelas masih muda!" ujar Ocit.
"Hah? Lu itu apaan sih? Kayaknya bukan gue deh yang sakit, tapi otak lu tuh!" ujar Lyota.
"Udah sayang, orang iri kayak dia tuh gausah diladeni! Cuma buang-buang waktu kamu aja! Mending sekarang kita lanjut jalan, ibu kamu pasti udah nunggu kita pulang ke rumah!" ucap Reno sembari merangkul gadisnya.
__ADS_1
Hal itu tentunya membuat Ocit semakin membara dan sudah tak tahan ingin menghajar Reno, terlihat dari tangannya yang juga telah terkepal hebat.
"Heh tunggu! Lu berdua gak boleh lewat begitu aja dari sini, kalian harus hadapin gue dulu sebelum kalian bisa lewatin disini!" ucap Ocit menahan kedua orang itu agar tak bisa lewat sana.
"Mau anda tuh apa sih?" tanya Reno kesal.
"Oh lu tanya sama gue? Udah jelas dong, gue tuh maunya Lyota nikah sama gue bukan sama lu! Karena gue juga tahu, Lyota itu terpaksa nikah sama lu dan dia mau terima lu bukan karena cinta! Karena yang dicintai Lyota ya cuma gue, Ocit si lelaki tampan idaman para wanita di seluruh dunia!" ujar Ocit.
"Hah? Lu ngimpi apa gimana sih? Jangan asal bicara deh ya! Gue tuh cintanya sama Reno, justru gue gak cinta dan gak mau juga deket sama orang kayak lu lagi mulai sekarang!" bentak Lyota.
"Lu kok jadi gitu sih sama gue? Inget Lyota, kita lebih dulu bersama jauh sebelum cowok itu datang dan merusak kebahagiaan kita! Udah, kamu jangan mau dipaksa-paksa nikah sama om-om kayak dia! Mendingan kamu itu nikahnya sama aku, yang udah jelas-jelas masih muda dan juga ganteng!" ucap Ocit masih saja berusaha mendapatkan Lyota.
Reno pun tersenyum tipis, kemudian melangkah maju dan berdiri di depan Lyota menghalangi Ocit untuk menatap gadis tercintanya itu.
"Anda kalau mau cari ribut dengan saya, jangan disini! Kita sama-sama tarung aja di atas ring, kita buktikan siapa yang lebih pantas untuk mendapatkan hati dan cinta Lyota! Itu juga kalau anda emang berani melawan saya, tapi kelihatannya sih anda tidak mungkin berani ya!" ujar Reno.
"Ohh, jadi lu nantangin gue? Siapa juga yang takut sama lu? Oke, gue terima tantangan lu!" ucap Ocit.
"Reno, kamu jangan begitu ah! Aku gak suka ya dijadiin bahan taruhan kayak gitu, tolong jangan lakuin hal-hal yang gak bener!" ucap Lyota.
"Iya sayang, tapi dia tuh ngeselin banget loh! Bisa-bisanya dia bilang kamu gak cinta sama aku, terus dia juga bilang kalau kamu cuma cintanya sama dia. Apa maksudnya coba kayak gitu?" ucap Reno terlanjur emosi.
"Sabar Reno! Kan kamu sendiri tadi yang bilang supaya enggak ladenin dia," ucap Lyota.
Saat mereka tengah asyik berbincang disana, Ocit si pengacau itu pun bergerak untuk mengganggu Reno dan Lyota dengan melontarkan sebuah perkataan yang membuat Reno kembali kesal. Ocit memang sengaja melakukan itu agar Reno mau kembali meneruskan tantangannya tadi, ya Ocit tentunya berharap sekali untuk bisa mendapatkan Lyota.
"Heh om-om cupu! Kenapa lu malah asik ngobrol sama Lyota? Takut lu sama gue, ha? Gayanya mau nantangin ribut di ring, padahal takut!" ujar Ocit.
__ADS_1
"Cih! Buat apa saya takut dengan anda? Saya hanya tidak mau buang-buang waktu dan meladeni orang pendengki seperti anda, lebih saya mempersiapkan pernikahan saya dengan Lyota!" ucap Reno.
"Lu gak akan bisa nikahin dia! Karena gue gak setuju, jadi jangan mimpi deh!" ujar Ocit.
"Ocit, emangnya lu pikir lu siapa ha? Lu gak akan bisa halangin rencana pernikahan gue sama Reno, justru lu yang mimpi!" bentak Lyota.
"Oh ya? Kita lihat aja nanti, apa lu bisa nikah sama si om-om cupu ini?" ucap Ocit.
"Kurang ajar! Lu emang bener-bener mau cari masalah sama gue, dasar laki-laki aneh dan gak waras!" ucap Lyota langsung hendak maju berniat memukul Ocit dengan tangannya.
Namun, dengan cepat berhasil di tahan oleh Reno.
"Jangan sayang! Kamu disini aja diam-diam, ya!" ucap Reno mencekal lengan gadisnya.
"I-i-iya Ren..." ucap Lyota manut.
Reno pun melepaskan tangan Lyota, lalu maju kembali mendekati Ocit disana dan menatap tajam ke arah pria tersebut. Tangannya sudah terkepal dan tubuhnya juga mulai bergetar akibat emosi yang juga sudah meluap, ia menegakkan kepalanya dan menatap lurus wajah Ocit yang juga masih saja tetap dengan ekspresi ngeselin ala Ocit.
"Kalau anda ingin menggagalkan pernikahan saya dengan Lyota, sebaiknya anda pikir-pikir lebih dulu! Karena saya bisa melakukan apapun untuk membuat anda masuk ke penjara, jangan pernah macam-macam dengan saya!" ucap Reno.
"Hahaha, lu pikir gue bakal takut sama ancaman murahan lu itu ha? Gak akan!" ujar Ocit.
"Saya bukan sekedar mengancam anda, tapi saya juga memperingatkan anda agar tidak mengacau di acara pernikahan saya nanti! Itu semua juga demi kebaikan anda," ucap Reno masih santai.
"Kita lihat aja, apa yang bakal gue lakuin di pernikahan kalian nanti?! Intinya, lu gak akan semudah itu menikah dengan Lyota tanpa restu dan izin dari gue! Karena cuma gue yang berhak menikah sama Lyota, camkan itu!" ucap Ocit.
Setelahnya, Ocit berbalik badan lalu pergi dari sana meninggalkan Reno dan Lyota yang masih terdiam memikirkan perkataan Ocit barusan.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...