
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 335
(Kerendahan hati Rizky)
...•...
...•...
Reno, Lyota, Tania kecil serta Reva dan Julia tengah berada di meja makan bersiap menikmati santapan yang dibuat langsung oleh Julia semalaman dibantu oleh Reva. Ya terdapat ketupat serta lauknya seperti semur daging serta opor ayam yang membuat perut Tania kecil keroncongan kembali, padahal mereka sebelum ini sudah sarapan lebih dulu di rumah Reno.
Tak hanya Tania kecil, Lyota pun juga ikut merasa lapar setelah melihat makanan yang dimasak oleh ibunya itu. Biar gimanapun, Lyota merasa rindu dengan masakan ibunya karena beberapa hari ini ia selalu makan masakan dari para pelayan di rumah Reno dan juga Anggi, Lyota sendiri memang belum ahli dalam memasak dan seringkali merasa sedih.
"Duh, masakan buatan ibu tuh selalu bikin aku ngerasa lapar deh! Aku suka banget sama masakan ibu, jadi gak sabar pengen cobain opor ayamnya!" ucap Lyota sambil tersenyum.
"Ah bisa aja kamu! Yaudah, ayo dimakan sayang! Mumpung lagi lebaran, puas-puasin aja makan dan gausah takut gemuk! Nanti kalau udah hari-hari biasa, kan susah mau makan kayak gini pasti jarang!" ucap Julia.
"Iya tuh, palingan juga kalo hari biasa masakannya itu-itu aja!" sahut Reva mengambil piring.
"Eee iya Bu, Tania sayang kamu mau makan lagi apa enggak nih? Kalau mau, biar mama ambilin sekalian buat kamu sayang!" tanya Lyota pada putrinya.
"Boleh mah, aku mau!" jawab Tania tersenyum.
"Yaudah, tunggu sebentar ya!" ucap Lyota.
"Iya mama," ucap Tania kecil.
Melihat itu membuat Reno merasa iri dengan putrinya dan seketika berdehem sambil mencolek lengan istrinya menggunakan siku bermaksud untuk dilayani juga seperti Tania kecil.
"Ehem ehem, hey sayang!" tegur Reno.
"Eh mas, kenapa sih?" tanya Lyota heran.
"Yeh malah nanya lagi! Masa kamu cuma tawarin ke Tania aja sih? Padahal aku juga ada disini loh! Bu, parah nih anak ibu masa gak mau layanin suaminya juga Bu! Harusnya kan sebagai seorang istri itu melayani suaminya dong!" ujar Reno.
"Iya Lyota, kamu itu gimana sih? Kan ada nak Reno juga di samping kamu!" tegur Julia.
__ADS_1
"Eee aku lupa Bu, aku pikir kan mas Reno gak mau makan lagi. Soalnya tadi aja tuh di rumah, mas Reno udah makan banyak banget sampe tiga piring! Emang kamu gak kenyang mas?" ucap Lyota.
"Mana ada tiga piring? Cuma dua! Ya itu kan tadi sayang udah lama, sekarang aku lapar lagi karena ngeliat masakan ibu!" ucap Reno.
"Ahaha, iya iya aku ambilin ya!" ucap Lyota.
"Nah gitu dong, istri yang baik emang harus gitu sama suaminya! Jangan malah dicuekin!" ujar Reno.
"Hehe, iya maaf ya mas?!" ucap Lyota.
Cupp!
Reno pun tersenyum kemudian mengecup pipi istrinya, Lyota langsung salah tingkah dan seketika pipinya memerah akibat kecupan sang suami.
Setelahnya, Lyota pun memberikan sebuah piring berisi makanan kepada suami serta putrinya itu.
"Nah mas, ini buat kamu! Sayang, ini buat kamu!" ucap Lyota sambil tersenyum.
"Makasih mama!" ucap Tania kecil.
"Eh, Tania bisa makan sendiri? Atau mau disuapin sama tante Reva?" ujar Reva.
"Umm, sebenarnya aku bisa makan sendiri sih. Tapi, kalau tante Reva mau suapin aku ya aku gak akan nolak tante!" jawab Tania kecil nyengir.
"Makasih tante!" ucap Tania kecil bahagia.
"Sayang, kamu ini ngerepotin tante Reva aja deh!" ujar Lyota.
"Gapapa kok, kan aku yang mau!" ucap Reva.
Akhirnya Reva mendekat ke arah Tania kecil dan mulai menyuapi gadis kecil itu dengan perlahan, sedangkan Lyota beralih menatap ibunya untuk bertanya mengenai Niko yang tidak jelas dimana.
"Bu, Niko itu kemana? Daritadi kok aku cari-cari dia gak ada?" tanya Lyota heran.
"Eee adik kamu lagi keliling, sayang!" jawab Julia.
"Loh keliling ngapain?" tanya Lyota lagi.
"Ya ngapain lagi? Salam-salaman sama warga sekitar sekalian minta thr, kan kebiasaan anak kecil selalu begitu kayak kamu dulu!" ucap Julia.
"Ahaha, iya juga ya Bu!" ujar Lyota terkekeh.
Reno hanya melongok tak mengerti, itu karena masa kecilnya dulu tak pernah berbuat hal seperti itu.
__ADS_1
...•••...
Disisi lain, Velove mengajak Arsen untuk bertemu dengan Rizky di sebuah cafe pada siang hari waktu lebaran ini. Ya sebelumnya Rizky memang sudah lebih dulu mengirim pesan pada Velove yang mengatakan kalau ia ingin bertemu dengan gadis itu dan juga Arsen, entah apa yang akan dilakukan oleh Rizky setelah bertemu dengan mereka nanti.
Ya sepasang kekasih baru itu pun sampai di tempat janjian untuk menemui Rizky, terlihat Rizky sudah berada disana dan tengah duduk dengan menaruh dua tangan di atas meja. Tanpa basa-basi lagi, mereka langsung saja menghampiri Rizky karena itu memang tujuan mereka dari awal datang kesana dan bukan ingin hanya berdiri saja di dekat pintu masuk.
"Rizky!" Velove menyapa pria yang sedang duduk itu sembari berhenti tepat di sampingnya.
Sontak Rizky menoleh, lalu berdiri dan tersenyum saat mengetahui Velove telah datang bersama Arsen sesuai keinginannya. Ya Rizky pun mempersilahkan mereka untuk duduk disana sebelum bicara.
"Silahkan duduk!" ucap Rizky.
Velove dan Arsen mengangguk, mereka pun duduk berdampingan disana.
"Oh ya, mau pada pesan apa?" tanya Rizky.
"Eee aku hot chocolate aja," jawab Velove.
"Samain aja," sahut Arsen.
"Oke!" ucap Rizky tersenyum.
Rizky pun berteriak memanggil pelayan untuk mengatakan pesanan mereka. Setelahnya, barulah ia kembali menatap sepasang kekasih itu.
"Oh ya, kamu ada apa ya minta aku sama kak Arsen buat datang kesini?" tanya Velove penasaran.
"Umm, gak ada apa-apa kok. Aku itu cuma pengen ucapin selamat aja buat kalian, kan sebentar lagi kalian mau menikah! Oh ya, aku juga minta maaf ya gak bisa hadir di nikahan kalian nanti! Karena aku udah harus balik tugas," jelas Rizky.
Mendengar itu membuat Velove merasa tidak enak hati, ia merasa bersalah karena telah membatalkan pernikahannya dengan Rizky.
"Eee makasih, Rizky! Sekali lagi aku mohon maaf ya sama kamu, karena pernikahan kita yang udah disusun rapih malah harus gagal terlaksana!" ucap Velove sambil menunduk.
"Gapapa, kamu berhak mendapat yang terbaik dan memilih yang kamu inginkan!" ucap Rizky.
"Terimakasih ya Rizky, saya betul-betul tidak menyangka bisa kenal dengan lelaki seperti anda! Sungguh luar biasa kerendahan hati anda itu, saya salut sama anda!" ucap Arsen.
"Ah gak perlu terlalu memuji, saya cuma ingin melihat wanita yang saya cintai ini bahagia! Karena cinta itu tidak harus memiliki, saya merasa bahagia bila melihat Velove bahagia dengan anda!" ucap Rizky tersenyum.
Velove dan Arsen kompak terdiam dan saling menatap satu sama lain, mereka tak menyangka jika Rizky bisa bersikap sebaik itu pada mereka.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1