
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 194
(Cerita Rianti part 1)
...•...
...•...
"Athar!"
Tania dan Revan langsung menoleh ke asal suara begitu terdengar seorang wanita yang memanggil nama Athar dari belakang Revan.
"Mama!" Athar tersenyum lebar saat melihat mamanya datang kesana, Athar juga langsung turun dan menghampiri sang mama disana.
Tampak Rianti juga senang karena putranya sudah memiliki teman dan banyak orang yang mau menemani putranya tersebut selagi ia belum datang menjemput Athar di sekolah.
Athar memeluk tubuh mamanya di hadapan Rania serta kedua kakaknya yang ikut berdiri.
"Athar sayang, maafin mama ya! Tadi mama ada urusan dulu sebentar, jadinya telat deh jemput Athar di sekolah!" ucap Rianti.
"Gapapa, mah." ucap Athar singkat.
Tania terus coba mengingat-ingat wajah wanita yang tengah dilihatnya saat ini sebagi mama Athar, karena ia merasa pernah bertemu dengan wanita itu sebelumnya namun entah dimana.
"Oh ya, mama kenalan dong sama temen aku!" ucap Athar melepas pelukannya lalu menoleh ke belakang.
"Boleh dong, siapa nama teman kamu sayang?" ucap Rianti tersenyum.
"Nah, itu namanya Rania! Dia teman baru aku, mah!" ucap Athar sembari menunjuk ke arah Rania.
"Wah cantik banget! Hai, Rania!" ucap Rianti.
Rania pun bangkit dari duduknya menghampiri Rianti serta Athar sambil tersenyum, Rania melambaikan tangan lalu mencium tangan Rianti.
"Makasih tante, aku Rania!" ucap Rania.
"Duh, kamu pinter banget ya! Udah cantik, gemesin, sopan juga lagi! Pasti orang tua kamu ya yang ajarin kamu begitu?" ucap Rianti memuji Rania sembari menatap Tania serta Revan disana.
Rianti mengira jika Tania dan Revan adalah orang tua dari Rania.
"Bukan tante, aku diajarin sama kak Tania. Oh ya, kenalin tante ini kakakku kak Tania! Dan yang ini juga kakakku, namanya kak Revan!" ucap Rania.
"Ohh, jadi mereka kakak kamu? Bukan mama papa kamu?" tanya Rianti kaget.
__ADS_1
"Bukan tante, kalo mamaku kayaknya lagi sibuk deh!" jawab Rania tersenyum sambil menggeleng.
"Oh begitu, maaf maaf tadi tante kira mereka itu orang tua kamu!" ucap Rianti.
Rianti pun berdiri menatap Tania serta Revan yang ada di hadapannya saat ini, Rianti mengulurkan tangannya ke arah mereka berdua sembari memperkenalkan diri.
"Saya Rianti, mamanya Athar!" ucap Rianti.
"Ah iya, saya Tania!" ucap Tania tersenyum lalu bersalaman dengan Rianti.
"Dan saya Revan, calon suami Tania!" ucap Revan.
"Ohh, iya. Salam kenal ya!" ucap Rianti.
"Iya, salam kenal juga!" ucap Revan tersenyum.
Tania pun tampak jengkel dengan kelakuan Revan yang seperti itu saat melihat wanita cantik, ia menyenggol lengan Revan lalu menatapnya tajam.
"Kenapa sayang?" tanya Revan tak mengerti.
"Gapapa," jawab Tania singkat sambil membuang muka dan melipat kedua tangannya di depan.
Rianti tersenyum melihat tingkah mereka.
"Oh ya, sebelumnya kita udah pernah ketemu kan? Kalau gak salah mungkin beberapa tahun lalu, waktu itu saya lihat kamu di rumah Joshua kakak angkat saya!" ucap Tania.
"Kamu masih ingat?" tanya Rianti.
"Iya, sedikit-sedikit. Soalnya daritadi saya kayak gak asing gitu lihat muka kamu, ternyata bener kan kamu Rianti yang sama!" ucap Tania.
"Gimana kabar kak Joshua sekarang?" tanya Tania.
Rianti terdiam dan mendadak sedih saat mengingat Joshua yang sudah menelantarkan dirinya.
"Eee kenapa?" tanya Tania bingung.
"Kamu sih!" ujar Revan.
"Kok aku? Kan aku cuma nanya!" ucap Tania.
"Ya harusnya jangan tanya begitu!" ujar Revan.
"Eh udah udah, gapapa! Aku cuma agak sedih aja kalo keinget sama Joshua," ucap Rianti.
"Maaf ya!" ucap Tania.
"Gapapa," ucap Rianti tersenyum tipis.
Rianti pun menyeka air mata yang sempat menetes lalu kembali berbincang dengan Tania.
•
__ADS_1
•
Tania, Revan, Rianti dan juga dua anak kecil yang bersama mereka kini tengah asyik berkumpul di sebuah cafe mewah yang ada di dekat sana.
Tania masih penasaran dengan Rianti dan ingin bertanya-tanya banyak hal padanya mengenai Joshua serta hubungannya itu, Tania memang sudah lama tidak bertemu ataupun mendengar kabar tentang Joshua lagi sampai saat ini.
Sementara Revan dititipkan untuk menjaga Rania serta Athar di tempat bermain yang sengaja disediakan cafe tersebut.
"Rianti, sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Tania.
"Kamu yakin mau dengar?" ucap Rianti agak ragu.
"Iya, aku juga udah lama gak denger kabar soal Joshua sejak terakhir kali aku ketemu sama dia sekitar delapan tahun lalu!" ucap Tania.
Rianti tersenyum sembari menyedot minumannya.
"Jadi tuh, aku dan Joshua emang sempat balikan lagi terus kami berdua menjalin hubungan kembali seperti dulu! Malah aku juga diajak Joshua pergi ke luar pulau setelah dia diminta oleh seseorang untuk pergi jauh dari kamu!" ucap Rianti.
"Hah? Pergi jauh dari aku? Siapa yang nyuruh Joshua buat begitu?" tanya Tania bingung.
"Aku juga gak tau siapa orangnya, dan aku juga yakin kalau Joshua gak tau juga! Yang pasti orang itu gak mau Joshua deket-deket sama kamu, makanya dia kasih uang banyak buat Joshua supaya Joshua bisa pergi jauh dari kamu!" jawab Rianti.
"Apa mungkin kak Arsen?" batin Tania.
Obrolan pun kembali dilanjutkan.
"Terus, kalian disana tinggal berdua? Apa kalian sudah menikah?" tanya Tania bingung.
"Enggak, kami masih berpacaran. Tapi, Joshua ajak aku buat tinggal bareng sama dia disana! Dengan uang yang diberikan orang itu, Joshua bisa beli rumah mewah disana yang kamarnya banyak! Jadi, kami bisa tinggal serumah tanpa harus memikirkan perkataan orang lain!" jawab Rianti.
"Ohh, lalu apa yang terjadi selanjutnya?" tanya Tania lagi semakin penasaran.
"Aku hamil." ucap Rianti pelan.
"Hah? Hamil? Maksudnya? Ka-kamu hamil anak Joshua gitu? Emangnya kalian udah pernah begituan?" tanya Tania yang terkejut.
"Enggak, bukan! Aku bukan hamil anak Joshua! Ya emang sih kami pernah hampir kebablasan begituan, tapi gak jadi karena aku tahan Joshua buat ngelakuin itu!" jawab Rianti.
"Terus kamu hamil anak siapa?" tanya Tania.
"Reno." jawab Rianti.
"Apa??" Tania terkejut bukan main mendengar nama Reno disebut, ia berpikir apakah mungkin Reno yang dimaksud Rianti adalah Reno yang sama dengan kenalannya selama ini.
"Reno siapa?" tanya Tania lagi.
"Dulu aku kenal dan suka dengan seorang laki-laki tampan yang kaya raya, dia pemilik perusahaan terkenal dan juga anak pengusaha yang sedang naik daun waktu itu! Namanya Reno Dirgantara, kami dulu sangat dekat bahkan Reno menjadikan aku sebagai asisten di perusahaannya dulu!" jelas Rianti.
Lagi-lagi Tania terkejut karena ternyata memang benar Reno yang dimaksud Rianti adalah Reno yang sama dengan kenalannya.
"Ternyata Reno gak seperti yang aku pikirkan selama ini, dia bukan lelaki baik!" batin Tania.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...