
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 177
(Supir Velove)
...•...
...•...
Rizky mengantarkan Velove sampai ke rumahnya dengan mobil milik gadis itu, ia tersenyum memandang wajah Velove dari samping sembari mencabut kunci mobilnya, ia mendekat ke arah Velove lalu mengusap rambutnya dengan lembut.
Gadis itu tampak terheran-heran dengan perlakuan Rizky padanya saat ini, apalagi ketika pria itu menatapnya dan tersenyum sembari membelai area wajahnya yang mulus dengan satu jari, Velove merasa deg-degan saat Rizky melakukan itu.
"Lu cantik loh, sayang aja kalo lu tumbuh jadi gadis jahat seperti bokap lu!" ucap Rizky.
"Maksud lu apa?" tanya Velove tak mengerti.
"Gue yakin lu juga tau, bokap lu itu kan udah jadi penjahat negara dan ngerugiin negara kita sampai milliaran jumlahnya! Gue nyayangin aja kalo lu juga mau ngikutin bokap lu!" jawab Rizky.
"Sebenarnya lu itu siapa sih? Darimana lu tau kalau bokap gue ditangkap? Dan kenapa lu bisa pegang senjata api?" tanya Velove lagi.
Rizky tersenyum menjauh dari wajah Velove dan kembali duduk tegak di kursi kemudi, ia memandang lurus ke depan sembari terus tersenyum membuat Velove makin bingung, barulah pria itu kini menatap wajah gadis di sampingnya dan berkata.
"Serius lu mau tau gue siapa?" ucap Rizky pelan.
"Iya, gue penasaran! Tapi, kalo lu gak mau kasih tau juga gapapa kok! Gue gak maksa, lagian gak penting juga lu itu siapa di kehidupan gue!" ucap Velove.
"Gue mau kasih tau, asal lu harus janji dulu kalau lu gak akan lagi berurusan sama Tania kayak tadi! Dan jangan pernah lu bawa Rania pergi gitu aja tanpa seizin Tania, ngerti?" ucap Rizky.
"Mending gue gausah tau, udah ah mana kunci mobil gue?" ucap Velove.
"Biar gue aja yang pegang, jadi kalo lu mau kemana-mana harus sama gue dan gue yang anterin lu pergi! Buat jaga-jaga aja supaya lu gak lakuin tindakan nekat itu lagi..." ucap Rizky tersenyum.
"Heh, ini mobil gue dan Rania juga anak gue! Jadi gue berhak dong mau ngapain aja, udah siniin kunci mobil gue!" bentak Velove.
"Gak mau! Udah gue bilang biar gue aja yang pegang, kan enak disetirin tiap mau bepergian jadi kan lu gak capek! Orang-orang aja pada mau punya supir, lu udah dapet gratis malah gak mau!" ucap Rizky.
"Kalo supirnya kayak lu, orang mana juga yang mau coba?" ujar Velove kesal.
__ADS_1
"Hahaha, yaudah yuk kita turun! Lu nurut aja sama gue kalo mau selamat dan gak mau gue culik lagi, paham gak?" ucap Rizky.
"Haish, lu bener-bener ya!" ujar Velove.
Rizky hanya senyum-senyum kecil lalu menarik handle pintu mobilnya dan menapakkan kaki keliar dari mobil, begitupun dengan Velove yang menyusul melakukan hal yang sama yakni turun dari mobil walau dengan perasaan kesal.
"Lu udah masak belum? Atau di rumah lu pasti ada makanan kan?" tanya Rizky.
"Ada, emang kenapa?" ucap Velove terheran-heran.
"Gue mau sarapan, makanya gue nanya ada makanan apa enggak!" ucap Rizky dengan santai.
"Hah? Jadi lu mau makan di rumah gue?" tanya Velove menganga.
"Iya, gak boleh?" ujar Rizky.
"Ish, ya gak boleh lah! Udah sana pergi, cari makan aja di tempat lain jangan disini! Lagian di dalam tuh gak ada orang selain gue, lu gak bisa masuk kesana!" ucap Velove mengusir Rizky.
"Emang kenapa sih kalo gak ada orang? Gue gak bakal apa-apain lu juga!" ujar Rizky.
Rizky pun lanjut melangkah meninggalkan Velove dan menuju ke arah rumah gadis itu, ia dengan santainya memasuki rumah itu sambil sesekali melirik ke belakang menatap Velove yang masih berdiri dengan raut kesal.
...•••...
Kali ini Tania tidak datang bersama Revan, karena pria itu harus mengurus pasiennya yang membutuhkan bantuan. Oleh sebab itu, Tania pun diantar oleh Riko pengawal pribadinya bersama dua orang lainnya yakni Hendi serta Howard.
"Non, sekolahnya masih sepi!" ucap Riko.
"Gapapa pak, kita tunggu aja sampai waktu pulang sekolah tiba! Aku gak mau kehilangan Rania lagi untuk kedua kalinya, cukup kemarin aja pak!" ucap Tania.
"Baik, non! Tapi, kalau non bosan disini sebaiknya non bisa berkeliling dulu di luar sembari menunggu non Rania pulang!" ucap Riko memberi saran.
"Umm, iya juga sih! Yaudah pak, aku turun dulu ya? Aku mau ke taman sana, kamu sama pak Jono tunggu disini aja gausah ikut! Awasi Rania dan kasih tau aku kalau dia udah pulang sekolah!" ucap Tania.
"Siap, non! Tapi, biar saya perintahkan Howard dan Hendi buat jagain non juga!" ucap Riko.
"Ya terserah,"
Tania pun turun dari mobilnya setelah mengatakan itu pada Riko, ia segera menuju taman di dekat sana sembari tersenyum menikmati indahnya pemandangan sekitar yang dipenuhi bunga serta kupu-kupu yang berterbangan dan hinggap di atasnya bersama dengan lebah.
Tania berkeliling di area taman tersebut melihat setiap bunga yang ada disana lalu menghirup aromanya yang harum, ia tak bisa berkata-kata lagi karena taman itu memanglah indah dan cocok bagi orang yang ingin menenangkan diri alias self healing setelah habis diputusin pacarnya.
Tliingg...
Tiba-tiba ponselnya berbunyi karena ada pesan masuk dari seseorang ke nomornya, Tania mengambil ponselnya dari dalam tas lalu mengecek siapakah yang mengirim pesan itu, matanya berbinar melihat nama Revan yang muncul disana.
__ADS_1
"Revan kirim pesan?" batinnya.
Tanpa basa-basi, Tania langsung membuka pesan itu dan membaca isinya karena sudah sangat penasaran ingin mengetahui apakah pesan yang dikirimkan oleh Revan padanya.
💌Revan : Sayang, kamu lagi dimana?
💌Tania : Aku lagi di taman deket sekolah Rania nih, indah banget loh tamannya!
Tliingg...
Ponselnya kembali berdering lagi saat ia baru hendak ingin lanjut berkeliling.
💌Revan : Waw, coba pap dong sayang!
Tania pun menuruti kemauan Revan, ia memfoto bunga-bunga di taman itu lalu mengirimnya ke nomor Revan dengan segera.
💌Tania : [Foto]
💌Tania : Nah udah tuh.
Tliingg...
Lagi-lagi ponselnya berdering untuk yang ketiga kalinya, padahal Tania baru saja ingin lanjut melihat seisi taman yang sedang ia datangi.
💌Revan : Bukan tamannya sayang, tapi kamunya! Aku mau lihat muka kamu supaya lebih semangat😁
Tania pun terkekeh sembari menggelengkan kepalanya melihat chat dari Revan.
"Ada-ada aja kamu Van, pake minta pap segala padahal lagi kerja!" batin Tania.
Akhirnya Tania bersiap mengambil gambar dirinya dengan ponsel miliknya disana, ya satu foto pun telah berhasil ia dapatkan dan langsung saja ia segera mengirimkan itu pada Revan.
💌Tania :
Itulah foto yang dikirimkan oleh Tania ke nomor Revan sesuai permintaan pria tersebut, setelahnya Tania pun lanjut berjalan mengelilingi taman.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
...|||...
...HAPPY VALENTINE GUYS❤️...
__ADS_1