
...HELO!...
...WELCOME TO MY STORY!...
..."PREMAN CANTIK"...
...~~~...
PREMAN CANTIK EPS. 45
...•...
Rianti sampai di rumah Joshua dan langsung memeluk tubuh Joshua dengan erat seperti hendak melepaskan kesedihannya di dalam dekapan Joshua.
Kehangatan dan kenyamanan ia rasakan begitu memeluk Joshua, memang terasa Rianti sangat bersedih setelah dicampakkan begitu saja oleh Reno padahal ia sudah rela memberikan tubuhnya untuk laki-laki tersebut.
Joshua mengelus lembut punggung Rianti, ia dapat merasakan wanita itu sedang bersedih namun tidak mau mengatakan padanya.
"Tenang Rianti, apapun yang terjadi sama kamu jangan khawatir karena aku akan selalu ada disisi kamu sampai kapanpun! Jangan sedih lagi ya cantik, wanita seperti kamu tidak pantas menangis!" ucap Joshua sambil kini mengusap-usap kepala Rianti yang masih memeluk tubuhnya erat.
Rianti pun mendongakkan wajahnya dan menatap tulus ke arah Joshua, ia lalu mengelus lembut wajah lelaki yang ada di hadapannya dengan jari lentiknya.
"Makasih ya Jos, semoga benar kata-kata kamu tadi kalo kamu gak akan pernah tinggalin aku! Karena sekarang aku udah gak punya siapa-siapa lagi selain kamu, jangan kecewain aku ya Jos..!!" ucap Rianti dengan senyuman kecil keluar dari bibirnya.
Joshua menggenggam tangan Rianti yang masih mengelus wajahnya, ia lalu meletakkan tangan Rianti di dadanya agar Rianti dapat merasakan detak jantung Joshua saat ini.
"Tenang aja Rianti, selagi jantungku berdetak maka apapun itu tidak akan membuat aku pergi dari kamu! Dan siapapun itu tidak akan bisa menyentuh apalagi menyakiti kamu sayang..!!" ucap Joshua lalu mencium punggung tangan Rianti.
Tampak keduanya kini saling menatap satu sama lain dan tersenyum, Joshua menurunkan tangannya merangkul pinggul Rianti lalu mengajak Rianti masuk ke dalam rumahnya.
...•••...
Disisi lain, Reno pulang ke rumah setelah tidak ada lagi yang harus ia kerjakan di kantor.
Reno langsung terkejut saat masuk ke dalam rumahnya dan melihat Rosa tengah duduk di sofa dengan mengenakan mini dress berwarna hitam.
"Kamu ngapain disini? Terus kapan datangnya kok gak kasih tahu aku dulu sih??" tanya Reno yang tampak tertegun melihat belahan dada milik Rosa yang terlihat jelas tentunya.
"Eh kamu udah pulang Ren, iya aku sengaja dateng kesini gak kasih tau kamu biar surprise!" jawab Rosa langsung bangkit dan memeluk lengan Reno lalu membenamkan kepalanya di pundak Reno.
"Hey, aku kaget loh lihat kamu pake baju begini.. ya jujur awalnya aku kira kamu bukan cewek yang suka pake pakaian terbuka.. Tapi kamu cocok banget sih dengan baju ini, sering-sering lah ya pake ini terus!" ujar Reno sambil sesekali mencuri-curi pandangan ke arah dada Rosa.
Ya terasa milik Reno sudah mulai menegang karena sentuhan-sentuhan yang diberikan Rosa, ia tak bisa lagi menahan gairah tersebut.
__ADS_1
"Ren duduk dong, emang kamu gak capek apa berdiri terus aku aja capek tau!" ucap Rosa.
"Iya iya yaudah duduk!" ucap Reno lalu duduk di sofa dengan Rosa yang masih menggandeng lengannya.
"Eee Reno, aku boleh tanya sesuatu gak sama kamu?" ujar Rosa sambil terus mengelus lembut dada bidang milik Reno.
"Tanya apa Ros? Soal cocok tanam? Kamu mau lakuin itu sama aku? Dengan senang hati aku bakal melayani kamu kok cantik," ujar Reno yang langsung meraih tangan nakal Rosa lalu menciuminya dari telapak hingga menuju siku miliknya.
"Ish ya bukanlah Ren! Ngaco ih pikiran kamu, jangan mentang-mentang aku deketin kamu terus kamu bisa seenaknya ngomong gitu ya! Aku tuh masih mau jaga kesucian aku!" ujar Rosa menarik tangannya dari Reno yang memang sudah tampak sangat bergairah dan tak sabar lagi menuntaskan keinginannya itu.
"Ya lagian kamu sih mancing-mancing aku, sekarang punya aku udah berdiri nih gara-gara kamu! Karena kamu udah bikin rudal aku berdiri, kamu harus tanggung jawab dong buat muasin dia!" ucap Reno mendekatkan wajahnya dan memajukan bibirnya menuju bibir Rosa.
Tampak Rosa bergemetar dan merasa takut saat kini posisi tubuhnya sudah sangat dekat dengan Reno, hanya sekitar 5 cm saja jarak diantara mereka.
"Jangan Ren! Aku tuh cuma mau tanya soal wanita yang kamu temuin di taman kemarin, dia siapa sih kenapa kamu keliatan akrab sama dia sampe ngasih bunga segala??" ujar Rosa yang langsung menahan bibir Reno dengan jari telunjuknya.
Sontak tatapan Reno berubah menjadi terlihat marah, ia segera menyingkirkan jari Rosa dan menjauh dari bibir Rosa.
"Darimana kamu tahu? Kamu ngikutin aku ya kemarin??" tanya Reno yang membuat Rosa makin deg-degan karena ekspresi Reno langsung berubah.
"I-i-iya Ren, tapi aku cuma penasaran aja.." jawab Rosa sambil menundukkan kepalanya.
Reno tampak kesal karena dia memang tak suka ada orang yang berani mengikutinya dan ikut campur urusan pribadinya, disisi lain juga miliknya sudah meronta-ronta untuk keluar.
"Kurang ajar! Berani banget kamu ngikutin aku begitu, kamu denger ya aku paling gak suka ada orang yang ikut campur urusan pribadi aku!" ujar Reno sambil menarik dagu Rosa ke atas dan lalu langsung melumatt bibir nya begitu saja.
Reno terus melumatt bibir Rosa dan memasukkan lidahnya ke rongga mulut Rosa, sementara satu tangannya meremaas-remass gunung Rosa yang masih terbalut mini dress.
PRAANGGG...
Suara pecahan gelas membuat Reno melepas ciumannya dan mengarahkan pandangan ke asal suara tersebut, terlihat ada Bi Atun disana yang tampak syok melihat kejadian yang baru disaksikannya.
"Bibi ngapain disitu?" tanya Reno dengan wajah cemas dan langsung menjauh dari Rosa.
"Eee anu tadi bibi mau anterin minum buat den Reno, eh malah gak sengaja gelasnya jatuh jadi pecah terus tumpah den.." jawab Bi Atun yang juga ikut panik.
"Yasudah tolong diberesin ya bekas pecahannya, saya gak mau Rosa nanti terluka gara-gara itu!" perintah Reno pada bi Atun.
"Siap Den!" ucap Bi Atun lalu berjalan ke dapur mengambil sapu untuk membersihkan pecahan tersebut.
Sedangkan Rosa tampak tak percaya dan masih memegangi bibirnya yang tadi dilumatt paksa oleh Reno.
"Gue gak nyangka akhirnya first kiss gue lepas juga, dan yang lakuin itu Reno cowok yang selama ini gue kagumi.." gumam Rosa.
__ADS_1
Sementara itu, Reno kembali mendekatkan dirinya pada Rosa lalu menarik tangan Rosa dan mengajaknya naik ke atas.
"Yuk kita lanjut di kamar aku!" ucap Reno dengan cepat menarik paksa tangan Rosa.
Rosa hanya bisa pasrah menahan sakit ketika tangannya dicengkeram kuat oleh Reno.
...•••...
Disisi lain, Tania tak sengaja mendengar percakapan abangnya di telpon ketika ia ingin menemui Arsen.
📞"Saya gak mau tahu, secepatnya kamu cari dia dan beri dia pelajaran..!! Sampaikan pada dia kalau saya tidak senang dia terus mendekati-" ucapan Arsen belum sempat terselesaikan karena Tania langsung memotong omongannya itu.
"Mendekati siapa kak?" ujar Tania dengan wajah penasarannya.
Yup seketika itu juga Arsen langsung memutus telponnya dan berbalik ke arah Tania.
"Kamu bisa gak kalo saya lagi telpon orang jangan main potong gitu aja? Oke yaudah sini ikut saya, kamu harus diberi hukuman karena sudah lancang memotong percakapan saya di telpon tadi!" ujar Arsen yang langsung menarik tangan Tania.
"Kak, maaf aku gak sengaja tadi! Aku janji deh gak bakalan gitu lagi, tolong maafin aku ya!" ucap Tania memohon pada Arsen namun tak digubris sama sekali.
Arsen malah terus menarik tangan Tania dan membawanya ke kamarnya, yup dia pun memasukkan Tania kesana dan lalu mengunci pintu kamar tersebut.
"Kak buka dong kak! Jangan kunciin aku disini, please kak maafin aku..!! Kak tolong dong aku gak bisa kalo dikunci begini, aku janji deh kak gak bakal ngulang itu lagi!" ucap Tania terus merengek minta maaf pada Arsen yang memang tampak sangat emosi pada Tania.
"Sudah jangan membantah! Kamu diam disana sampai nanti saya sendiri yang akan membuka pintunya, jadikan ini pelajaran buat kamu supaya gak lancang menguping pembicaraan orang!" ujar Arsen dengan nada tinggi.
Setelah itu, Arsen meminta pada 2 pengawal Tania untuk menjaga Tania disana dan jangan membiarkan dia keluar tanpa seizinnya.
Yup lalu Arsen pergi dari sana dengan wajah emosi serta juga cemas setelah tadi Tania menguping pembicaraan nya dengan Riko di telpon.
"Untung aja Tania belum denger omongan saya sampai selesai, bisa-bisa dia ngamuk kalau tahu saya akan menyingkirkan teman-temannya.." gumam Arsen.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
...Nah itu dia visual Rianti ya guys❤️...
__ADS_1
...Kira-kira cocok gak sih guys?🤔...
...Maaf ya kalo gak sesuai ekspektasi kalian 🙏...