
Di kediaman Alexis
Bu Laura sedang memasak menyiapkan makan malam untuk keluarga tercinta..
Jam menunjukan pukul 7 malam.
Waktunya Suami dan Anaknya Pulang kerja.
Bu laura cepat cepat membersihkan diri .
Selesai berganti pakaian, Bu Laura keluar kamar.
Sambil menunggu suami dan anaknya pulang .
Bu laura duduk di Sofa di Ruang keluarga menonton TV
beberapa menit kemudian
ting tong... ting tong
Bel pintu berbunyi
Bu Laura membukaan pintu.
Suami tercinta yang ada di depan Pintu
" Hai Sayang sudah pulang ? capek Ya seharian di Kantor ? " kata Bu laura sambil mencium punggung tangan Pak Willson..
" Iya sayang, Daddy banyak Ketemu Klien di luar Kantor" ujar Pak willson sambil menyerahkan Tas kerjanya ke Bu Laura.
Bu Laura menggambil tas kerja dari tangan suaminya
sambil mengikuti Suami Tercinta ke dalam rumah..
" Alex , sudah Pulang belum sayang? "
" Belum sayang" ujar Bu Laura.
Panggilan Sayang mereka Pakai kalau sedang berdua..
kalau d depan kluarga mereka memanggil Daddy Momy.
co cweet amat ya mereka
"Kamu mandi Dulu sayang , sambil nunggu Alexis Pulang."
" Iya sayang " ucap Pak Wilson Sambil mencium kening istrinya kemudian berlalu menuju kamar untuk membersihkan diri..
Di kantor Alexis
Alexis masih berkutat dengan berkas berkas Yang masih menumpuk , jam menunjukan angka 7 ..
" Huuh , Dah Waktunya Pulang Tapi Pekerjaan masih banyak, lebih baik Aku beresin sajaa lanjut di rumah.
Gara gara mikirin Gadis lampu merah itu , pekerjaanku jadi terbengkalai.
Kapan Bisa ketemu lagi dengan Gadis itu? Aah, siapa lagi namanya ?
jadi penasaran ..
kayaknya Dia beda dengan Gadis Gadis yang mengejarku" gumam Alexis sambil memasukan berkas berkas ke dalam Tas nya
__ADS_1
kemudian kluar untuk pulang..
Alexis anak semata wayang kluarga Willson
Pewaris Tunggal kerajaan bisnis yang di bangun kluarga Willson..
Umurnya baru 26 thun
Wajahnya yang Tampan berhasil mencuri Perhatian Publik.
Semua cewek berlomba lomba mendapatkan
Perhatian Alexis.
Tapi tidak ada Satupun yang menarik Perhatiannya.
Sifatnya tak tergoyahkan
meski ada Cewek Telanjang di depan Matanya .
Alexis tak tergoda Sama sekali..
Dia malah merasa jijik dan mau Muntah Melihatnya..
Sungguh Ciptaan Tuhan Yang Sempurna..
Setelah 30 menit berkendara
Alexis sampai di depan Mansion kluarga Willson..
ting tong
ting tong
" Son, sudah pulang nak . " sambil memeluk
putra kesayangannya..
" yups. Lelah Mom, Banyak masalah di kantor dan di Kantor cabang yang berada di Bandung.." ucap Alex Sambil berlalu menuju kamarnya yang berada di lantai 2..
" Mandilah son, kita makan .
Daddy mu sudah menunggu."
" Okey Mom. "
Bu laura ke kamar menemui suaminya..
" Sayang, sudah mandinya ? " kta bu Laura sambil duduk di Sofa..
Pak Willson baru beres mengganti Pakaiannya dengan Piyama..
" Alex , sudah Pulang ?? "
" Sudah barusan, sekarang lagi mandi.."
" Ayo kita nunggu di meja Makan" kata bu Laura
" Ayo sayang " kata Pak Willson sambil menggandeng tangan Bu Laura.
__ADS_1
Mereka kluar dari kamar menuju meja makan..
Beberapa menit kemudian
Alexis turun dan duduk d Samping Momy nya..
Bu laura mengambil Nasi dan Lauk untuk Mereka Bertiga..
Setelah selesai Makan, mereka Duduk Di Sofa di Ruang Kluarga sambil menonton TV.
" Dadd, Bagaimana Perkembangan Tentang Perjodohan Anak kita Dengan Putri Kluarga Smith ? " Bu Laura mengawali obrolan Mereka..
" Entahlah Sampe sekarang belum Ada Keputusan.
Karena Permasalahan intern kluarga Mereka belum juga usai. "
Alexis Hanya mendengarkan Sajaa, karena Dia sudah mengetahuinya
" Apakah keberadaan Putri mereka sudah di ketahui ??
Seperti apa Wajahnya sekarang??
Pastinya sangat Cantik, iya kan Son? "
kata Bu Laura sambi melirik kepada Putranya.
Alexis Hanya mengangkat kedua Bahunya sambil tetap menonton TV..
" Hai Son, kenapa jawabnya Begitu ??
Apakah sudah merubah Haluan?
apakah ada Gadis yang Berhasil mencuri hatimu??
Ingatlah kamu Son , Dulu Kamu yang ngotot Ingin di nikahkan dengan Putri kluarga Smith."
Kata Bu Laura menegaskan.
" Tentu Aku ingat Mom, dan Aku masih Setia dengan Bidadariku itu..
Sampai Kapanpun Aku Akan menunggu. "
Padahal Hatinya Mulai Goyah karena mulai memikirkan Gadis lain, Gadis Lampu Merah..
" Aah blom tentu juga ketemu lagi sama Gadis lampu merah itu, lebih baik aku buang jauh jauh tentang Gadis itu.." gumam Alexis dalam Hatinya..
" Mom, Dad. Aku melanjutkan kerja Dulu Tanggung , masih ada berkas yang harus Aku periksa.. "
Tampa menunggu jawaban Orang tuanya Alex
langsung pergi menuju ruang kerjanya yang berada di lantai 2.
" Anak itu, benar benar gila kerja" ucap Bu Laura..
Sementara Pak Willson Hanya menggelengkan Kepalanya saja.
" Sayang, sebaiknya kita Istirahat " ucap Bu Laura..
" Iya, Ayo sayang "
Mereka pun pergi menuju kamarnya , tuk betistirahat..
__ADS_1
Maaf kalau kurang berkenan dan banyak typo
TERIMA KASIH