Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 375 (Pergi kerja)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 318


(Pergi kerja)


...•...


...•...


Cupp!


Lyota terkejut saat tiba-tiba Reno mengecup bibirnya dikala ia tengah memasangkan dasi pada leher suaminya itu, ya seketika itu juga Lyota terbelalak menatap wajah Reno dengan mulut terbuka. Sedangkan Reno malah tersenyum dan seperti tak merasa bersalah atas aksinya barusan, ia justru senang dengan reaksi menggemaskan dari Lyota.


Wanita cantik yang kini telah menjadi istri dari Reno itu pun kembali menunduk dan salah tingkah, ia jadi tidak fokus memakaikan dasi pada leher Reno dan malah terdiam begitu saja. Hal itu membuat Reno semakin gemas pada tingkah istrinya dan ingin sekali ia kembali melumatt bibir manis yang mulai menjadi candu baginya itu jika ini bukan bulan puasa.


"Mas, kamu apaan sih? Ini puasa loh mas, kamu harusnya jangan cium bibir aku begitu! Emang kamu mau puasa kita batal hanya karena kamu gak bisa tahan nafsuu kamu?" ucap Lyota.


"Iya maaf sayang! Abisnya deket-deket sama kamu begini bikin gairah aku naik, maklumi lah sayang kita kan pengantin baru! Lagian aku cuma cium kamu sekilas aja kok, gak akan batal kok sayang puasanya!" ucap Reno tersenyum.


"Haish, iya mas aku tau. Lain kali kamu jangan begitu lagi ya mas, kamu harus bisa tahan dong! Lagian kan semalam kamu udah sering banget tuh cium bibir aku sesuka hati kamu!" ucap Lyota cemberut.


"Iya sayang, nanti aku tahan deh! Tapi, nanti malam habis kamu sama aku!" ucap Reno.


"Ish, yang ada di pikiran kamu cuma itu aja sih mas! Udah deh, mending sekarang kamu berangkat kerja dan jangan mesum terus!" ucap Lyota.


"Hahaha, iya istriku yang cantik!" ucap Reno.

__ADS_1


Reno sengaja menggoda istrinya itu dengan cara mengusap lembut wajah serta bibirnya, namun tetap saja Lyota tak terpengaruh dan tetap bersikap acuh pada kelakuan suaminya itu.


"Sayang, pas aku pulang nanti kamu mau dibeliin apa?" tanya Reno.


"Umm, apa aja mas. Gak dibeliin apa-apa juga gapapa kok, aku cuma pengen kamu pulang dengan selamat dan baik-baik aja! Karena bagi aku, cuma kamu yang paling berharga di hidup aku bukan harta atau makanan sekalipun!" ucap Lyota.


"Aduh, istriku ini selain cantik juga pinter gombal ya sekarang! Gak salah deh aku nikahin kamu, kita emang serasi ya sayang!" ucap Reno tersenyum.


"Apa sih mas?" ujar Lyota malu-malu dan terus menunduk.


"Hahaha, cie yang perhatian banget sama suaminya! Iya iya sayang, aku nanti pasti pulang kok! Karena kan istri aku yang cantik ini udah nunggu di rumah, aku jadi makin semangat deh buat bisa pulang dan temuin kamu lagi!" goda Reno.


"Yaudah, sekarang kamu berangkat gih! Ini kan udah rapih, biar aku ambilin jasnya dulu ya?" ucap Lyota.


Reno hanya mengangguk sambil tersenyum tanpa melepas pandangannya dari wajah Lyota, ya kecantikan Lyota memang sudah membuat Reno terpukau dan tak ingin berpaling darinya.


Tak lama Lyota pun kembali membawa jas milik Reno dan langsung memakaikan itu pada tubuh Reno seperti biasanya, lagi-lagi Reno dibuat terpesona saat Lyota berada dekat dengan wajahnya dan ingin sekali rasanya ia melumatt bibir wanita itu.


"Ah bisa aja kamu sayang!" ujar Reno tersipu sembari mencolek pipi istrinya.


Cupp!


Reno pun mengecup bibir sang istri lalu mengusap rambutnya perlahan, hal itu membuat Lyota merasa nyaman dan tak berbicara dalam waktu beberapa detik.


"Yuk mas aku antar ke depan!" ucap Lyota.


Setelahnya, mereka pun berjalan keluar dari kamar dengan bergandengan tangan untuk menuju halaman rumah karena Reno akan pergi ke kantor.


...•••...


Disisi lain, Tania sengaja mengajak Arsen pergi jalan-jalan untuk menghilangkan rasa sedih dari dalam hati sang kakak itu. Ya Tania tak ingin melihat Arsen terus-terusan bersedih karena memikirkan Velove yang ingin menikah, ia pun memaksa Arsen ke luar rumah bersamanya walau Arsen sangat malas dan lebih ingin berada di rumah saja saat ini.


Akhirnya Arsen terpaksa menuruti kemauan adiknya agar tidak terjadi keributan, mereka pun pergi dengan mobil setelah Tania selesai mengantar Rania ke sekolah pagi tadi. Ya mereka tak hanya pergi berdua, karena Tania tidak ingin disetiri oleh Arsen yang kondisinya sedang memburuk itu, Tania pun meminta pada Riko untuk mengantar mereka.

__ADS_1


"Tania sayang, kamu itu mau ajak kakak kemana sih? Kakak ini ngantuk banget loh, orang lagi tidur malah dibangunin begitu! Terus kamu juga gak bolehin kakak buat mandi dulu," ujar Arsen heran.


"Tenang kak! Biarpun kakak gak mandi, tapi kakak tetap wangi kok dan aura ketampanan kakak itu gak berkurang sedikitpun. Jadi, kakak ikut aja sama aku ya sekarang! Aku mau bikin kakak gak sedih lagi, jangan bawel ya!" ucap Tania tersenyum.


"Huft, yaudah terserah kamu aja lah Tania! Kakak mah cuma bisa manut sama kamu," ujar Arsen.


"Hahaha, gitu dong kak!" ujar Tania.


Arsen terdiam lalu menguap, ia sebenarnya sangat mengantuk hari ini dan sedang malas pergi kemanapun. Namun, paksaan dari Tania membuat ia mau tidak mau harus ikut dengan gadis itu.


"Kak, kira-kira kalau kita sekalian cari jodoh buat kakak, kakak bakal mau apa enggak?" tanya Tania sembari menatap wajah Arsen.


"Hah? Cari jodoh? Ya ampun Tania, ini udah tahun berapa sih emang? Ngapain jodoh harus dicari segala? Nanti juga bakal muncul sendiri kok, udah deh kamu gausah ngada-ngada! Jadi, ini alasan kamu ajak kakak pergi ha?" ujar Arsen.


"Eee iya kak, aku pengen kakak senang-senang gitu sambil cari cewek lain!" ucap Tania.


"Hadeh, tau gitu kakak gak mau ikut tadi. Kakak ini lagi malas bahas soal cewek, sayang! Harusnya kamu paham dong sama kakak, gak bisa secepat itu kakak moveon sayang!" ucap Arsen.


"Gapapa kak, ini mah buat hiburan aja dulu! Tapi, kalau kakak emang kepincut ya apa salahnya dilanjut kan? Kebetulan aku punya banyak kenalan teman cewek di kota ini setelah aku keliling-keliling kemarin, nah sekarang aku mau temuin kakak sama satu cewek yang lumayan cantik!" ucap Tania.


"Dia siapa? Teman kamu di dunia percopetan dulu apa gimana? Kalau emang iya, sorry banget ya sayang kakak gak mau!" tanya Arsen.


"Bukan lah kak, yakali cewek copet mau aku jodohin ke kakak! Ini tuh teman aku, kenalan dari teman aku. Maksudnya gini loh, dia tuh temannya teman aku gitu!" jelas Tania.


"Ah ribet! Namanya siapa, terus mana fotonya ada gak?" ujar Arsen.


"Ada kok, bentar ya kak!" ucap Tania.


Tania pun membuka tasnya untuk mengambil ponsel dan memperlihatkan foto wanita yang ingin ia jodohkan pada sang kakak itu ke Arsen.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2