Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 143 (Mendapat kode)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 87


(Mendapat kode)


...•...


...•...


Malam ini Rianti masih ngambek pada suaminya sehingga ia memilih tidur lebih dulu dan menggunakan guling sebagai penghalang diantara mereka, Lionel yang melihat itu hanya terkekeh kecil karena istrinya memang menggemaskan saat sedang emosi ataupun kesal. Namun, tentu ia tidak mau hal ini terjadi terlalu lama karena burungnya akan menjadi korban atas kemarahan sang istri.


Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Lionel naik ke atas ranjang lalu berbaring di samping istrinya yang menghadap membelakangi dirinya. Lionel menatap tubuh sang istri dari belakang sambil tersenyum, ia tak berani berbuat apa-apa saat ini karena khawatir malah akan terjadi sesuatu yang menggemparkan di kamar itu. Rianti juga sudah terlelap sehingga Lionel tak mungkin mengganggu istrinya itu, ia pun mulai memejamkan mata untuk mencoba tidur saat ini.


"Good night, sayangku!" ucap Lionel pelan sembari melirik ke arah sang istri.


Sudah cukup lama Lionel mencoba menutup matanya disana, akan tetapi ia tak kunjung bisa melakukan itu karena pikirannya belum tenang. Setiap kali matanya terpejam pasti selalu muncul wajah sang istri yang membuat Lionel sulit tidur, ia pun menoleh ke arah Rianti dengan wajah bingung karena tak tahu harus apa sekarang. Akhirnya Lionel menyingkirkan guling tersebut tanpa sepengetahuan Rianti dan membuangnya ke lantai, ia mendekati tubuh istrinya lalu memeluknya dari belakang.


Lionel pun meresapi aroma tubuh sang istri melalui lehernya, sungguh sangat indah tercium di hidungnya membuat hatinya terasa lebih tentram dan damai dari sebelumnya. Ia semakin mengeratkan pelukannya pada Rianti membawa istrinya ke dalam kehangatan tubuhnya, berkali-kali ia juga mengecup tengkuk Rianti membuat wanita itu mengerang pelan tanpa membuka matanya.


"Kamu menggoda sekali istriku, entah apa yang ada di pikiran ku saat itu sampai aku tega memperkosa Shani di ruang kerja ku! Seharusnya aku tidak melakukan itu, karena aku sangat takut kehilangan kamu sayang!" ucap Lionel penuh ketulusan, terlihat matanya berkaca-kaca tampak menyesali perbuatannya pada Shani.

__ADS_1


Lionel pun membenamkan wajahnya di pundak sang istri, deru nafasnya membuat Rianti melenguh pelan karena terasa tepat di area sensitif wanita itu. Rianti pun membuka matanya lalu terbelalak saat menyadari suaminya tengah memeluknya, ia sempat kesal dan hendak mendorong tubuh suaminya dari sana. Namun, ia tidak tega karena melihat Lionel sudah tertidur pulas dan lagipun tak mungkin ia melarang suaminya memeluk tubuhnya.


Akhirnya walau merasa risih dan tidak senang dipeluk seperti itu oleh suaminya, Rianti tetap diam berusaha kembali tertidur dengan posisi seperti sekarang yang mana tubuhnya dijadikan guling oleh sang suami.


"Mas Lio ini gemesin banget kalo lagi kayak gini, tapi kenapa sih mas kamu tega khianati aku dan selingkuh dengan wanita lain? Apa kurangnya aku mas, apa kamu gak puas sama tubuh aku sampai kamu nikmati tubuh gadis perawan?" batin Rianti yang terasa sesak sekaligus sakit.


Perlahan air mata menetes membasahi bantal yang ditidurkan Rianti, wanita itu tak dapat menahan lagi kesedihannya karena memang ini sangat menyakitkan bagi seorang wanita sekaligus istri.


...•••...


Sementara itu, Joshua tampak khawatir karena gadisnya yakni Olivia belum mau pulang dari rumahnya padahal waktu sudah cukup larut yakni tepat pukul 11 malam dan jalanan di luar juga sudah sangat sepi tak terdengar lagi suara kendaraan lewat ataupun tukang jualan makanan.


Berkali-kali Joshua meminta Olivia untuk pulang karena malam sudah larut, namun gadis itu tetap kekeuh tak ingin pulang dan malah menambah lagi wine ke dalam gelasnya lalu meminumnya sampai habis. Olivia kini dalam keadaan manuk karena telah menghabiskan cukup banyak minuman, sedangkan Joshua masih bisa sadar karena ia tak minum terlalu banyak dibanding gadisnya itu.


"Sayang, kamu yakin gak mau pulang? Ini udah malam loh, nanti kalo papa mama kamu nyariin gimana?" tanya Joshua cemas.


"Yaudah gapapa, kamu langsung istirahat aja ya! Udah cukup minumnya dilanjut besok lagi, sekarang kita ke kamar buat istirahat! Aku ada kamar kosong satu lagi buat kamu tidur, yuk aku antar kesana!" ucap Joshua merangkul gadisnya yang sudah mabuk berat dan tidak kuat berdiri itu.


"Kenapa harus di kamar kosong? Di kamar kamu aja kali Jos, biar lebih gampang! Jadi kamu gak perlu bolak-balik lagi, boleh kan?" ucap Olivia menggoda pria tersebut dengan mengetuk-ngetuk jarinya pada dada bidang kekasihnya.


"Boleh kok, yaudah yuk!" ucap Joshua tersenyum gembira karena mendapat kode alam dari Olivia, tentu ia sangat riang karena gadisnya seperti mengizinkan ia untuk menikmati tubuhnya.


Tanpa berlama-lama lagi Joshua langsung menggendong tubuh Olivia ala bridal style dan membawanya ke dalam kamarnya, sesampainya disana Joshua langsung menutup rapat pintunya dan tak lupa menguncinya agar tidak ada yang masuk.


Joshua merebahkan tubuh gemulai gadisnya yang sudah setengah sadar itu di atas ranjangnya, ia melepas outer yang dikenakan Olivia lalu membuangnya ke sembarang tempat. Kini gadis itu hanya mengenakan dress terbuka yang cukup membuat Joshua tergoda, ya belahan dada Olivia terlihat jelas di matanya.


"Eeemmhh..." lenguh Olivia saat lelakinya mengecup paha mulus bagian dalamnya.

__ADS_1


Joshua sengaja memancing Olivia dengan itu agar ia bisa bermain dengan tubuh kekasihnya malam ini, Joshua melepas sepatu yang dikenakan Olivia sembari mencuri-curi kesempatan untuk mengelus dan mengecup paha mulus gadisnya.


...•••...


Disisi lain, Reno tengah berbincang di sofa ruang tamu bersama papa dan mamanya setelah ia menidurkan putrinya di kamar. Tampak kedua orangtuanya itu cukup serius menatap Reno, sepertinya ada hal penting yang ingin mereka bicarakan pada putranya tersebut.


"Ada apa pah, mah?" tanya Reno penasaran sembari duduk di hadapan orangtuanya.


"Gak ada apa-apa kok, mama sama papa cuma mau bicarain sesuatu sama kamu! Ini menyangkut Tania dan juga kehidupan kamu..." jawab Anggi.


"Hah? Kenapa sama Tania dan hidup aku, mah?" tanya Reno makin dibuat penasaran.


"Ya, kamu kan sudah cukup lama hidup sendirian sejak ditinggal Rosa pergi! Selama ini kamu selalu terlihat kerepotan menjaga Tania seorang diri, karena kamu harus menjadi ayah sekaligus ibu bagi Tania! Tentu itu bukan hal mudah yang bisa kamu lakukan, makanya mama menyarankan kamu untuk segera mencari pengganti Rosa di hidup kamu!" jelas Anggi.


"Iya betul itu, kamu masih muda Reno! Ketampanan kamu juga tak berkurang banyak, papa yakin pasti akan mudah bagi kamu untuk mencari pengganti Rosa untuk kamu sekaligus Tania! Kasihan Tania dia itu butuh sosok ibu di hidupnya yang bisa menuntun dia ke jalan yang benar..." sahut Darma.


Reno langsung terdiam seketika setelah mendengar perkataan mama dan papanya, ia memang sempat kepikiran untuk mencari pengganti Rosa di hidupnya dan itu ia harapkan pada Tania dewasa. Namun, entah mengapa rasanya sekarang ia tak tertarik untuk menikah lagi dengan siapapun.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


...|||...


...HAPPY NEW YEAR🥳🥳...


...🎉🎉🎉...

__ADS_1


__ADS_2