
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 166
(Ketemu ortu Reno)
...•...
...•...
Reno, Tania & Lyota saat ini tengah berada di mobil dan mereka semua tampak ceria terlebih Reno karena melihat putrinya bisa menerima kehadiran Lyota dan mereka bisa akrab walau baru pertama kali bertemu, padahal biasanya Tania kecil sulit sekali akrab dengan orang yang baru ia temui.
Ya walau tadi Reno & Tania kecil baru berdebat soal nama yang dirubah, namun sepertinya Lyota sudah mampu membuat Tania kembali ceria dan melupakan kejadian tadi. Reno juga tampak menyesal karena tadi terlalu kasar pada putrinya hingga membuat Tania kecil ketakutan.
Tania & Lyota pun bermain sembari bercanda tawa di jok belakang berduaan, sedangkan Reno hanya sendirian di depan menyetir mobil sambil sesekali menengok kursi belakang dan tersenyum. Reno berharap kali ini ia memilih wanita yang tepat sebagai pengganti Rosa di hidupnya.
"Walau kamu masih belum sedewasa Tania, tapi aku yakin kamu memiliki sifat yang tidak kalah dari Tania! Aku juga yakin kalau kamu bisa menjadi ibu yang baik buat Ana, Lyota!" batin Reno tersenyum.
Lyota yang sedang asyik bermain bersama Tania alias Ana tak mengetahui jika Reno sedari tadi terus mencuri pandang ke arahnya melalui spion, ya ia nampaknya mulai ketagihan setelah bertemu dengan Tania kecil putri dari Reno pria yang sudah banyak membantunya itu.
"Sayang, nanti di rumah kamu kenalin kak Lyota ke oma sama opa ya! Bilang kalau kak Lyota ini bakal jadi temen kamu, Ana mau kan?" ucap Reno.
"Iya pah, aku mau banget temenan sama kak Lyota! Apalagi kak Lyota ini orangnya baik dan cantik banget lagi, gak beda jauh dari tante Tania!" ucap Tania kecil tersenyum.
"Tante Tania itu siapa, sayang?" tanya Lyota heran.
"Ohh, tante Tania itu—"
"Bukan siapa-siapa kok! Udah ya Ana, kamu jangan bahas lagi soal tante Tania! Sekarang kan udah ada kak Lyota yang bisa nemenin kamu, jadi kamu lupain aja tuh tante Tania!" potong Reno.
"Papa kok gitu sih? Bukannya dulu papa yang paling deket ya sama tante Tania?" tanya Tania kecil.
"Udah sayang, nurut aja apa kata papa!" ucap Reno.
__ADS_1
"Iya pah..." ucap Tania pelan sambil menunduk.
Lyota pun memeluk dan mengusap puncak kepala Tania dengan lembut berusaha menghiburnya agar tidak sedih lagi, ia juga kesal pada Reno karena sudah kedua kalinya Reno membuat Tania kecil sedih seperti ini.
"Tania, jangan sedih ya sayang! Maafin papa kamu, mungkin dia tuh lagi banyak pikiran makanya gampang emosian!" ucap Lyota.
"Iya kak," Tania kecil mau mendongak menatap wajah Lyota lalu tersenyum cerah.
Lagi-lagi Reno dibuat terkesan dengan sikap Lyota yang mampu membuat putrinya tersenyum kembali hanya dalam waktu singkat, ia semakin yakin kalau Lyota memang pengganti Rosa yang pas untuknya dan juga Tania.
Tak lama kemudian, mereka sudah sampai di halaman rumah Reno dan ketiganya tampak langsing turun dari mobil begitu berhenti. Tania juga menarik Lyota untuk mengajaknya bertemu dan berkenalan dengan oma dan opanya.
"Ayo kak, kita ketemu oma sama opa di dalam!" ucap Tania kecil terus menarik-narik tangan Lyota.
"Iya sayang, pelan-pelan ya tapi!" ucap Lyota.
"Hehe iya kak maaf, aku udah gak sabar soalnya mau kenalin kak Lyota sama oma dan opa!" ucap Tania.
"Oke gapapa, yuk kita masuk!" ucap Lyota.
"Hey, tunggu saya dong! Masa tuan rumahnya ditinggal gitu aja sih, sayang?" ucap Reno.
Lyota terkejut karena Reno mengucap sayang namun sembari memandang ke arahnya, ya ini sudah kesekian kalinya Reno menyebutnya dengan panggilan sayang. Namun, Lyota mencoba berpikir lain dan mengira kalau Reno mengatakan itu untuk putrinya yakni Tania kecil.
•
•
"Assalamualaikum.... pah, mah!" ucap Reno.
Anggi & Darma yang sedang fokus menonton tv sambil rangkulan pun kaget lalu reflek berdiri begitu melihat Reno dan cucu mereka sudah pulang, mereka pun langsung memeluk Tania kecil yang juga berlari ke arahnya sambil tersenyum.
"Waalaikumsallam, eh kalian udah pulang!" ucap Anggi sambil mengusap rambut Tania.
"Iya mah," ucap Reno maju mencium punggung tangan mama serta papanya.
Setelah puas berpelukan dengan cucunya, Anggi & Darma baru menyadari kalau ada sosok wanita di samping Reno yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, apalagi pakaian yang dikenakan gadis itu cukup membuat mereka yakin kalau dia bukan dari keluarga kaya raya.
"Ren, dia siapa?" tanya Anggi sinis.
__ADS_1
"Oh ya oma, kenalin ini kak Lyota temen baru aku!" ucap Tania yang langsung menghampiri Lyota lalu menarik tangan Lyota ke dekat Anggi.
"Benar mah, dia Lyota temenku juga!" sahut Reno.
"Hai tante, salam kenal!" ucap Lyota tersenyum gugup sembari menyodorkan tangannya ke depan Anggi yang masih menatap sinis padanya.
"Ohh, ya!" ucap Anggi singkat lalu membuang muka dan memilih memegang wajah cucunya.
"Salam kenal juga ya, Lyota! Makasih udah mau temenin Tania, dia ini jarang punya temen main loh!" ucap Darma berusaha menutupi sikap istrinya.
"Iya om, saya juga senang bisa kenal sama Tania!" ucap Lyota.
"Duh, papa sama mama ini gimana sih? Kan Reno udah bilang kalau mulai sekarang namanya itu bukan Tania lagi, tapi Ana!" ucap Reno geram.
"Kamu ini kenapa sih, Ren? Nama Tania udah bagus kok, kenapa mesti kamu ubah?" tanya Darma.
"Bagus sih bagus, pah! Tapi, aku lebih suka Tania dipanggil Ana bukan Tania! Karena nama Ana itu kan diambil dari nama belakang Rosa, aku mau Tania dipanggil Ana supaya aku juga bisa ingat terus sama Rosa!" jawab Reno menjelaskan.
"Yasudah, terserah kamu aja!" ucap Darma.
"Aku gak mau, pah! Pokoknya nama aku itu Tania, bukan Ana! Aku juga udah nyaman pakai nama Tania, papa jangan ubah-ubah nama aku dong!" ucap Tania kecil.
"Hey, Ana! Kamu nurut ya sama papa?" ucap Reno.
"Tau ah, aku males sama papa!" bentak Tania.
Tania kecil ngambek dan melepaskan diri dari genggaman omanya, bahkan Tania langsung pergi meninggalkan semua orang yang ada disana lalu masuk ke kamarnya. Tentu Anggi merasa kesal pada Reno karena sudah kasar ke cucunya.
"Reno, kamu apa-apaan sih?" ujar Anggi.
"Mah, aku cuma—"
"Halah! Sekarang kamu lihat tuh anak kamu jadi ngambek begitu, ini gara-gara ego kamu!" bentak Anggi sangat kesal.
"Mah, mama udah dong jangan bikin panas suasana! Disini kan lagi ada tamu, mama jaga sikap dong!" ucap Darma menenangkan istrinya.
"Eee... boleh saya susul Tania buat bujuk dia?" ucap Lyota menawarkan diri.
Anggi kembali menatap sinis ke arah Lyota tanda kalau ia tak suka pada gadis itu, seketika Lyota langsung menunduk takut. Sedangkan Darma masih berusaha membuat istrinya yang sedang emosi itu tenang agar tidak terjadi keributan disana.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...