
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 329
(Mantu gak tau diri)
...•...
...•...
Reno dan Lyota masih asyik bermesraan di sofa ruang tamu, mereka saling berpelukan dan bercengkrama sembari menatap wajah satu sama lain lalu tersenyum manis. Reno sangat menyukai momen seperti ini, karena ia bisa bebas melihat kecantikan wajah istrinya itu dari jarak dekat bukan melalui foto seperti kemarin ketika di kantor.
Keduanya pun telah sepakat untuk pergi bulan madu ke Bali setelah resepsi pernikahan mereka nanti, ya tentunya Lyota hanya bisa menurut dengan apa yang diinginkan suaminya itu. Walau sebenarnya Lyota enggan pergi kemana-mana dan ingin tetap diam di rumah saja, namun Reno telah berkata dan ia pun tak mungkin bisa menolak keinginan suaminya itu.
"Sayang, aku jadi gak sabar deh pengen ke Bali sama kamu! Pastinya disana kan banyak tempat wisata yang indah dan seru, aku mau ajak kamu ke semua tempat wisata di Bali!" ucap Reno.
"Oh ya? Mau ngapain mas kita ke semua tempat wisata di Bali, yang ada uang kamu terbuang sia-sia dong mas?! Kalau kamu mau bulan madu sama aku, ya cukup di satu tempat aja. Paling enggak tuh pergi ke tiga tempat lah," ucap Lyota.
"Kenapa sih sayang? Kamu udah deh gausah mikirin masalah uang, itu urusan aku sayang!" ujar Reno.
"Iya aku tau, kamu yang cari uang. Tapi, aku kan gak mau dituduh cuma jadi pemakai uang kamu atau cuma cinta sama uang kamu!" ucap Lyota.
"Hahaha, bicara apa sih kamu?" ujar Reno.
"Ish, aku serius mas! Kan sampe sekarang juga aku tahu kalau mama kamu itu belum terima aku sepenuhnya, makanya aku gak mau bikin mama kamu semakin salah paham!" ucap Lyota.
__ADS_1
"Iya iya, nanti disana kita gak akan pergi ke semua tempat wisata kok. Cuma beberapa aja, kayak pantai gitu lah supaya kita bisa berjemur sama rombongan bule disana. Nah, kebanyakan waktu kita habiskan di hotel aja buat bikin anak, setuju?" ucap Reno.
"Haish, yang ada di pikiran kamu cuma bikin anak aja ya mas!" tegur Lyota sambil geleng-geleng kepala.
"Hahaha, ya terus ngapain dong sayang kalo gak buat anak? Namanya juga bulan madu, itu kesempatan kita loh sayang!" ucap Reno.
"Kesempatan apa?" tanya Lyota bingung.
"Ya kesempatan supaya kita bisa puas-puasin berdua dan bikin anak, jadi kita bisa kasih adik buat Tania dan cucu kedua buat papa sama mama. Aku yakin mama pasti seneng banget dan mungkin aja bisa terima kamu seutuhnya sebagai menantu disini, setelah kamu punya anak!" ucap Reno.
"Iya sih Ren, ya semoga aja deh aku bisa hamil secepatnya! Tapi, kalau misalnya udah begitu dan mama kamu masih belum suka juga sama aku gimana, Ren? Masa iya seumur hidup aku harus musuhan sama mama kamu terus?" ucap Lyota.
"Jangan mikirin yang belum pasti dulu, kita usaha aja hasilnya belakangan!" ucap Reno tersenyum.
"Iya mas, maaf!" ucap Lyota menunduk.
Reno menarik dagu Lyota kemudian mengecup hidungnya perlahan sembari mengusap rambut Lyota dengan lembut.
"Tuh pah, papa lihat aja sendiri! Bisa-bisanya mereka malah asik-asikan kayak gitu disana!" ujar Anggi.
"Mah, mama ini kenapa sih? Hobinya kok ngurusin rumah tangga anak sendiri, biarin aja mereka mau kayak gimana kek! Yang penting kan mereka gak kebablasan mah, lagian wajarlah mereka begitu namanya juga pengantin baru!" ujar Darma.
"Haish, terus aja pah terus! Belain terus tuh anaknya sama mantu papa yang gak tahu diri!" cibir Anggi.
Anggi pergi meninggalkan suaminya dengan perasaan jengkel, sedangkan Darma bingung karena ia merasa tak melakukan kesalahan.
...•••...
Disisi lain, William masih terkejut dengan perkataan Arsen yang minta dinikahkan dengan Velove. Ya William sama sekali tak menyangka jika putranya ternyata benar-benar mencintai Velove, padahal ia tahu sendiri kalau Velove sudah dilamar oleh seorang pria yang tak lain ialah Rizky, akibatnya William pun bingung saat ini harus bagaimana.
Sementara Tania juga ikut tak mengira jika kakaknya berani berbuat senekat itu, apalagi Arsen berbicara di depan papa dan juga Velove secara langsung. Tentu hal itu sangat mengejutkan siapapun yang ada disana saat mendengarnya, namun Tania juga merasa wajar karena Arsen memang ingin menikah dengan Velove dan memperjuangkan cintanya.
__ADS_1
"Arsen, apa maksud kamu bicara begitu? Apa kamu lupa kalau Velove itu sudah memiliki calon? Lagian kamu itu kenapa sih tiba-tiba jadi kayak gini, ha?" tanya William tak menyangka.
"Iya kak, beneran kak Arsen mau nikah sama Velove? Kenapa harus Velove sih kak, kan masih ada wanita lain yang bisa kakak nikahin?!" sahut Tania.
"Heh Tania! Kamu kenapa malah ikut-ikutan nanya begitu ke kakak, ha? Kan kakak juga udah minta bantuan sama kamu buat bujukin Velove supaya mau nikah sama kakak, harusnya kamu itu bantu kakak kamu ini bukannya malah bikin susah kakak buat nikahin Velove!" ujar Arsen.
"Iya kak, aku tahu. Aku kan cuma kaget aja kalau kak Arsen bilang begitu di depan Velove langsung, aku pikir kakak mau tunggu aku sampe berhasil bujuk Velove dulu. Lagian Velove juga belum tentu cinta sama kakak kan?" ucap Tania.
Sontak sorot mata Arsen langsung mengarah pada sosok wanita yang ia cintai itu.
"Ve, kamu cinta juga kan sama saya?" tanya Arsen.
Velove sangat syok mendengar itu, mulutnya terbuka sedikit karena tak menyangka dengan apa yang ditanyakan pria itu.
"Ayo Ve, kamu jawab aja sekarang di depan Tania sama papa! Supaya mereka tahu kalau kamu itu juga cinta sama saya, cinta saya ini gak bertepuk sebelah tangan kan Ve?" ujar Arsen.
"Arsen, harusnya kamu jangan paksa Velove buat balas cinta kamu kayak gitu!" tegur William.
"Pah, papa apaan sih? Aku gak ada paksa Velove kok, aku cuma pengen perjuangkan cinta aku ke Velove karena aku cinta mati sama dia! Aku yakin aku bisa menikah sama Velove, aku tinggal tunggu aja jawaban resmi dari mulut Velove!" ucap Arsen.
"Eee kak, kayaknya kita lanjutin obrolan ini di ruang tamu aja deh! Soalnya kalau disini kurang enak, pegel juga berdiri terus!" usul Tania.
"Nah, benar kata Tania! Ayo Arsen, Velove kita bicara di ruang tamu sambil duduk!" sahut William.
"Baik pah!" ucap Arsen mengangguk setuju.
Velove hanya manggut-manggut lalu mengikuti langkah Arsen serta yang lainnya menuju ruang tamu.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1