
Kantor Daddy Willson
" Tuan, Perusahaan yang ada di Jerman mengalami masalah serius, butuh penanganan secepatnya" ucap Leo setelah menerima telpon dari seseorang.
" Seberapa parah masalahnya? " tanya Tuan Willson..
" Sangat parah Tuan" jawab Leo.
" Baiklah, Aku akan menyuruh Alexis untuk menanganinnya, cuma Dia yang mampu " ucap Tuan Willson.
Di kantor Alexis
kring.... kring...
Suara telpon Alexis.
" Hallo Dad " ucap Alexis
" Hallo Son, Bisakah kau tolong Daddy "
" Ada masalah apa Dad ?" tanya Alexis.
" Perusahaan kita yang ada di Jerman mengalami masalah, cuma kamu yang bisa memulihkannya Son" ucap Daddy.
"Hmmzzz , Baiklah Dad " singkat Alexis.
" Thanks Son, your the best" ucap Tuan Willson sambil mengakhiri panggilan telponnya.
"Lia, ke ruangan Saya sekarang" ucap Alexis
" Baik Pak" jawab Lia.
Lia pun masuk ke ruangan Alexis.
" Lia , Besok Aku ke Jerman ada masalah dengan Perusahaan Daddy di sana, Saya mau kamu menghandle semua urusan yang ada di sini, karena Rio akan ikut Aku ke Jerman" ucap Alexis sambil fokus membereskan pekerjaannya yang masih menumpuk.
" Baik Pak" ucap Lia sambil meninggalkan ruangan Alexis.
__ADS_1
Rio masuk ke ruangan Alexis.
Bos Semua berkas yang di perlukan untuk pergi ke Jerman sudah rebes" ucap Rio.
"Good Job brow " ucap Alexis sambil membereskan pekerjaannya yang belum selesai.
" Apa Cewek Jerman cantik cantik lex? jadi pengen cepet cepet ke sana pengen nyobain bule " ucap Rio lagi.
" Cih dasar playboy Alot loe, karatan " ucap Alexis.
" Yey syirik aja, ikutin kalau mau , jangan ngejomblo trus move on dong, yang sudah pergi jangan di inget terus, hidup berlanjut brow, kamu butuh penerus.
Oh ya ngomong ngomong loe jadi tunangan ma Lucia anak si robert itu" tanya Rio.
" Entahlah, jantung dan hati ini gak merespon kalau deket Lucia, tidak seperti dengan Alexa.
Dia bidadari ku, sampai sekarang lom ada yang bisa gantiin Alexa di hatiku.
Alexa yang terbaik" ucap Alexis lirih matanya berkaca kaca dan mengeluarkan air di sudut matanya.
" Gue juga kapan akan merasa bahagia, Lia selalu menolak untuk pacaran" ucap Rio sedih.
Keesokan harinya Alexis dan Rio berangkat ke Jerman dengan memakai pesawat pribadi yang sudah di siapkan oleh Leo Asisten Daddy nya.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 17 jam Pesawat yang di tumpangi mereka mendarat di bandara hanburg jerman.
Di sana sudah menunggu yang menjemput Mereka.
Mereka langsung masuk ke Mobil meninggalkan Bandara.
Setelah 1 jam perjalanan Akhirnya sampai di Mansion milik keluarga Willson.
Alexis dan Rio menuju ke kamarnya masing masing untuk membersihkan diri dan beristirahat.
Karena Besok Akan sibuk mengurus masalah perusahaan Daddy nya.
Keesokan harinya Alexis dan Rio Siap siap untuk pergi ke kantor.
__ADS_1
mereka sedang sarapan di ruang makan.
" Apa kamu sudah menghubungi semua stap perusahaan untuk rapat hari ini ? tanya Alexis sambil memakan rotinya.
Sudah semua, tinggal pergi" jawab Rio Santai.
Rio memang selalu cepat dalam mengatur semuanya. teliti dan sudah tau tugasnya.
Makanya Alexis selalu membawanya kmanapun Dia pergi.
Karena Rio Selalu mampu menangani masalah dengan akurat dan cepat.
tanpa ada kesalahan.
Selesai sarapan Merekapun berangkat ke kantor .
Selama Rapat Alexis memasang wajah datar aura membunuh nampak di ruangan itu, Bagaimana mencekam semua laporan tidak ada yang benar dan kelihatan Wajah Alexis menahan amarah.
" Revisi semua Laporan, tidak ada yang benar, Apa kalian main main selama ini, kenapa bisa seperti ini.
Perusahaan kehilangan proyek proyek penting?Selama ini kalian mengerjakan Apa hah ? Sampai kehilangan klien klien penting.
" Kami kalah cepat dengan Perusahan PT. ADS Tuan.
Para klien lebih tertarik kerja sama dengan Mereka.
Mungkin Karena CEO nya adalah Perempuan Cantik Tuan, jadi selain kerja sama Mereka juga lebih tertarik untuk mengenal CEO Cantik Tuan" ucap pak Baren manajer pemasaran.
" Siapa yang telah berani mengusik keluarga Willson? cari mati Dia " gumam Alexis geram.
Tak peduli CEO nya perempuan atau pria kalau mengusik keluarganya Pasti di libas oleh Alexis tanpa mengenal ampun.
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Maaf kalau ceritanya kurang berkenan dan banyak typo.
Terima Kasih..
__ADS_1