Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 307 (Lyota vs preman)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 250


(Lyota vs preman)


...•...


...•...


Lyota yang sudah kesana-kemari mencari sosok preman pencuri harta Anggi, kini akhirnya berhasil menemukan mereka di sebuah gang yang sepi dan mereka tampak tengah membagi hasil rampasan mereka dari harta milik Anggi sebelumnya. Ya terdengar jelas di telinga Lyota kalau mereka semua sedang melakukan itu, gadis itu pun tampak menggelengkan kepala saat melihatnya.


Perlahan Lyota mulai berjalan mendekati mereka dan bersiap untuk menyerang mereka dari belakang, akan tetapi Lyota secara tidak sengaja justru menginjak botol plastik bekas minuman yang ada di jalanan dengan kakinya. Lyota pun panik dan mulutnya terbuka lebar akibat kejadian itu, terlihat pula kalau preman-preman tersebut sudah mengetahui keberadaannya disana.


Kreeekkk...


"Woi! Ngapain lu disitu ha?!" bentak pria itu.


"Bos, itu kan cewek yang tadi! Pasti dia masih mau rebut balik harta ini, kita harus waspada bos!" bisik salah seorang anak buahnya.


"Ohh, hahaha! Jadi lu cewek sok jagoan itu ya? Mau ngapain lagi sih lu, ha? Berani banget datengin kita sendirian, cari mati apa gimana lu?" ujar pria itu sambil maju mendekati Lyota.


Lyota tampak panik dan belum tau harus apa, tubuhnya gemetar serta bola matanya tak bisa terdiam tenang saat ini sangking paniknya.


"Heh! Kenapa diem? Takut ya lu? Makanya jangan sok-sokan datang kesini sendirian, udah sekarang mending lu serahin diri aja ke kita dan puasin kita satu persatu! Dengan begitu kita gak akan sakitin lu kok, lagian dilihat-lihat lu manis juga dan kayaknya enak buat dipake! Ya gak?" ujar pria itu sembari memandangi tubuh Lyota dari atas sampai bawah.


"Iya bos, hahaha..."

__ADS_1


"Kurang ajar lu! Berani banget lu ngomong kayak gitu di depan gue, emang lu pikir gue cewek yang mudah buat digituin ha? Asal lu tau ya, gue ini salah satu preman di sekitar sini!" bentak Lyota.


"Wah, preman bos katanya!"


"Hahaha, duh jadi takut gue bisa!"


"Iya bos, serem ih! Hahaha..."


Begitulah cemoohan yang didapat oleh Lyota dari para preman tersebut, namun Lyota mencoba untuk tenang dan tak terpancing dengan itu semua. Karena baginya saat ini yang terpenting adalah harta milik Anggi kembali, tentu supaya Lyota bisa menunjukkan pada Anggi kalau ia layak menjadi menantu di dalam keluarga Reno yang mulai ia cintai itu.


Lyota pun tampak kesal dan menatap tajam ke arah para preman itu, tangannya terkepal dengan mulut bergetar menahan emosi yang makin meluap saat dirinya terus saja dilecehkan oleh mereka. Ya Lyota tak terima jika ia dianggap seperti wanita pemuas yang sangat jauh berbeda dengannya itu, apalagi terlihat preman-preman itu terus saja mengejeknya.


"Heh! Lu kalo masih mau disini, berarti lu udah nyerahin diri ke kita buat muasin kita! Sekarang lu bisa kok lakuin itu, ayo manis sini deketin kita lagi supaya kita bisa puasin lu!" ucap preman itu.


"Kurang ajar lu! Gue ini bukan wanita yang kayak gitu, kalian harus tanggung resikonya karena udah berani rendahin gue!" bentak Lyota emosi.


"Hahaha, lu pikir kita takut?" tantang preman itu.


Akhirnya si bos preman tersebut pun memberi kode pada anak buahnya untuk menyerang Lyota, ya dua orang pria yang berbadan agak kecil itu maju dan coba menyerang Lyota. Tentu Lyota mulai mengambil ancang-ancang untuk menghadapi mereka berdua, apalagi sekarang ini ia hanya sendiri dan tentunya butuh fokus yang tinggi.


"Iya cantik, kita pasti bakal bikin kamu puas dan teriak-teriak kenikmatan kok!" sahut yang satunya.


"Banyak omong lu! Rasain nih!!" bentak Lyota sambil melayangkan tendangan mautnya ke arah kaki dari pria tersebut.


Bughh...


"Aduh, awhh..." dua pria itu pun meringis kesakitan sembari memegangi tulang kering mereka yang terasa panas akibat tendangan dari Lyota.


"Cih, dasar lemah! Baru begitu aja udah kesakitan, ayo sini maju lagi lu!" ucap Lyota penuh semangat.


Melihat dua anak buahnya kesakitan, si bos pun tampak geram dan tidak mau kalah dari Lyota yang hanya seorang gadis. Bos preman itu langsung meminta anak buahnya yang lain untuk maju menyerbu Lyota secara berbarengan, ya mereka kini mengepung Lyota sambil tertawa-tawa dan siap untuk menyerang gadis tersebut.


"Kalian ini emang lemah banget ya! Masa ngelawan cewek aja pake keroyokan? Apa kalian gak malu kalau misal gue nanti bisa kalahin kalian semua? Udah keroyokan, terus kalah lagi haha!" ujar Lyota.

__ADS_1


"Heh, diem lu! Kita gak akan kalah sama lu, justru lu yang bakal kita habisin sekarang karena lu udah berani sama kita!" ujar pria itu.


"Coba aja kalo bisa!" tantang Lyota.


Akhirnya pertarungan sengit itu terjadi antara Lyota dengan para preman disana, Lyota harus menghadapi cukup banyak preman untuk bisa mengambil kembali harta milik Anggi. Ya ia sangat sulit tentunya untuk bisa menang dan menahan serangan dari mereka, karena jumlah pria itu sangat banyak dan terlebih ia adalah seorang wanita.


"Nah kena Lo!"


Betul saja pada akhirnya Lyota berhasil ditangkap oleh preman-preman tersebut, ya mereka menahan Lyota dengan cara memelintir tangan gadis itu sembari mencekik lehernya. Lyota pun masih belum menyerah dan terus berusaha melepaskan diri, namun takdir berkata lain karena ia tak bisa lepas dari cengkraman para preman tersebut.


"Lepasin gue!" berontak Lyota coba melepaskan diri.


"Hahaha, lu gak akan bisa kemana-mana lagi sekarang! Lu udah jadi milik kita, dan lu harus jalanin tugas pertama lu buat puasin kita semua!" bentak salah seorang pria itu.


Lalu, si bos dari mereka pun bergerak maju sambil senyum-senyum memandang wajah Lyota.


"Hahaha, makin cantik aja lu kalau dilihat dari jarak dekat!" goda bos itu sambil mencolek wajah Lyota dengan senyum mesumnya.


"Cih! Jangan sentuh gue!" bentak Lyota.


"Jangan galak-galak atuh cantik! Kamu sekarang kan udah jadi pelayan kita, ayo semua kita bawa dia ke markas dan kita nikmati dia sama-sama disana! Gue yakin, anunya pasti enak banget buat dimasukin!" ucap bos itu sambil tersenyum.


"Bener bos! Dari mukanya aja udah kelihatan, bikin punya gue berdiri!" ujar pria itu.


"Dasar cowok-cowok mesum!" bentak Lyota.


Mereka justru semakin tertawa keras mendengar celotehan dari Lyota, ya para preman tersebut tak perduli dan malah senang dibilang seperti itu oleh Lyota yang sedang kesal.


Disaat mereka hendak pergi membawa Lyota, tiba-tiba saja muncul suara teriakan seseorang dari arah belakang mereka yang membuat langkah kaki preman-preman itu terhenti.


"Woi lepasin dia...!!"


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2