Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 311 (Lyota sakit)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 254


(Lyota sakit)


...•...


...•...


Lyota bersama Reno kini kembali ke tempat mereka berada sebelumnya, ya disana juga masih ada sosok Anggi serta Darma dan Tania kecil yang berkumpul menantikan kehadiran Lyota. Terlebih Darma dan Tania kecil sangat cemas dengan kondisi Lyota yang kabarnya tengah melawan preman, sedangkan Anggi justru mencemaskan barang-barang miliknya itu.


Begitu melihat kemunculan Lyota serta Reno disana, Tania kecil langsung sumringah dan berlari mendekat ke arah papa serta calon mama barunya itu lalu memeluk mereka dengan erat. Tania kecil sangat senang karena Lyota kembali dalam keadaan baik-baik saja tanpa terluka, karena ia sangat cemas sebelumnya saat tau Lyota tengah melawan preman.


"Mah, ini barang milik mama yang tadi dicuri sama preman itu! Lyota berhasil ambil balik barang itu, bahkan Lyota sampai harus terluka di bagian wajah demi menyelamatkan harta mama!" ucap Reno.


Anggi tetap cuek tak terpengaruh dengan ucapan Reno barusan, ia hanya mengambil barang miliknya dari tangan Reno lalu memeriksa semuanya sudah lengkap atau ada yang dicuri. Anggi sama sekali tak perduli dengan kondisi Lyota saat ini yang cukup terluka setelah melawan preman, ia justru fokus pada barang-barang miliknya itu.


"Mama ini benar-benar kelewatan ya! Apa mama gak mau bilang terimakasih sama Lyota?" tegur Reno.


"Kamu apaan sih Ren? Buat apa mama harus terimakasih sama wanita gak jelas itu? Lagian barang mama balik lagi juga bukan karena dia, tapi emang karena ini rezeki mama dan belum saatnya buat diambil kembali sama Tuhan!" ucap Anggi.

__ADS_1


"Mah, mama gak boleh gitu dong sama Lyota! Biar gimanapun juga kan Lyota yang udah berusaha buat ambil balik barang mama, harusnya mama apresiasi dia dan bilang makasih sama dia!" ujar Darma.


"Ini lagi satu pake ikut-ikutan! Gak papa gak anak, sama aja! Kenapa sih kalian ini pada demen banget sama wanita gak jelas itu?! Apa baiknya sih dia ha? Kamu juga Reno, aneh banget sih kamu malah milih cewek beginian buah dijadiin istri! Anjlok banget selera kamu Reno, dari Rosa yang kaya dan cantik masa jadi cewek gembel kayak gini?" ujar Anggi.


"Mah, mama cukup ya! Jangan pernah mama ngehina calon istri aku lagi!" bentak Reno kesal.


"Reno, udah cukup! Kamu jangan kasar gitu sama mama kamu cuma karena bela aku, aku gak mau kamu jadi anak yang durhaka!" ucap Lyota.


Akhirnya Reno bisa kembali tenang setelah Lyota mendekatinya dan menggenggam tangannya, ia memang masih tak mengerti mengapa mamanya berubah jadi orang yang seperti itu. Padahal Reno sangat berharap tadinya kalau kejadian ini bisa membuat Anggi sadar dan menerima Lyota, namun nyatanya Anggi justru semakin marah pada Lyota.


"Mah, kita pulang sekarang yuk! Daripada mama disini terus, yang ada nanti mama malah semakin menjadi-jadi lagi!" ucap Darma mengajak istrinya itu pulang ke rumah.


"Enggak pah! Mama kan mau ke kondangan teman mama, emang papa lupa?" ucap Anggi.


"Oh iya, yasudah ayo kita berangkat! Pokoknya mama jangan terlalu lama disini, papa gak mau ada keributan lagi!" ucap Darma.


Akhirnya Anggi terpaksa mengikuti suaminya untuk pergi dari sana, walau sebenarnya ia masih ingin tetap disana mencegah Lyota untuk dekat-dekat dengan cucunya. Namun, tarikan tangan dari Darma membuat Anggi tak mampu bergerak banyak dan hanya dapat pasrah saja saat ditarik secara paksa oleh suaminya itu menuju mobil di sebrang.


Sementara Tania kecil kini mendongak menatap wajah papanya dengan raut sedih, Tania masih tak mengerti mengapa Anggi bisa begitu galak pada calon mama barunya yakni Lyota. Maklumlah sebagai anak kecil, Tania kecil tidak dapat mengerti apa-apa tentang yang dikatakan oleh Anggi tadi dan itulah sebabnya kini ia bertanya pada sang papa.


"Pah, Oma itu kenapa galak banget sih sama mama Lyota? Padahal kan mama Lyota itu baik, mama udah mau tolongin Oma kan dari preman tadi!" ucap Tania kecil bertanya terheran-heran.


"Eee Tania tenang ya! Oma tuh cuma belum bisa terima mama Lyota aja, tapi papa yakin nanti pasti lama-kelamaan Oma bisa terima mama Lyota buat jadi mama barunya Tania! Makanya, Tania bantu papa ya buat yakinin Oma?" ucap Reno.


"Iya dong pah, aku pasti bantu papa buat yakinin Oma kalau mama Lyota itu baik!" ucap Tania kecil.


"Pinter kamu sayang!" ucap Reno.

__ADS_1


Reno berjongkok di hadapan putrinya sembari mencubit pipi gemas milik Tania kecil, tindakan itu membuat Tania tersenyum renyah menatap wajah papanya dengan mata sipit seperti mama kandungnya dulu. Ya setiap kali melihat wajah Tania, Reno seakan teringat kembali pada Rosa karena memang keduanya memiliki kemiripan yang amat sangat mulai dari mata sampai rupa wajahnya.


"Uhuk uhuk..."


Tiba-tiba Lyota terbatuk-batuk sambil memegangi area lehernya, sepertinya bekas cekikan dari preman tadi masih terasa di bagian leher Lyota dan membuat gadis itu merasa kesakitan. Bahkan Lyota sampai mengeluarkan darah dari bagian hidungnya dan seketika wajahnya berubah pucat, ia juga tak mengerti mengapa itu bisa terjadi padanya.


Reno yang mendengar itu, langsung bangkit dan mengecek kondisi calon istrinya. Ia sangat syok lantaran Lyota terlihat sangat pucat dan dari hidungnya terus keluar darah segar, ia pun cemas dan panik khawatir kalau terjadi sesuatu pada Lyota selepas gadis itu bertarung dengan para preman tadi demi merebut kembali harta milik mamanya.


"Lyota sayang, kamu kenapa? Kok kamu bisa mimisan dan pucat begini?" tanya Reno cemas.


"Eee a-aku gapapa kok," jawab Lyota.


"Gapapa gimana? Ini kamu kayaknya kena efek dari perkelahian tadi deh, sebaiknya aku bawa kamu langsung ke rumah sakit ya sayang?" ucap Reno.


"Eee gausah Ren! Aku gak kenapa-napa kok serius, kamu jangan khawatir ya! Ini paling cuma sebentar aja kok, aku baik-baik dan kamu gak perlu khawatir sama aku!" ucap Lyota tersenyum.


"Enggak sayang! Kamu harus dibawa ke rumah sakit, aku takut kamu kenapa-napa!" tegas Reno.


"Mah, mama Lyota kenapa mah?" tanya Tania cemas.


"Eh sayang, mama gapapa kok! Udah yuk, kita pulang aja ke rumah kamu Reno! Kita gausah ke rumah sakit, aku masih baik-baik aja dan gak akan kenapa-napa juga!" ucap Lyota.


"Yaudah deh iya, ayo kita masuk ke mobil ya!" ucap Reno terpaksa menurut dengan Lyota.


Akhirnya Reno pun memapah tubuh gadisnya dan membawanya ke dalam mobil dengan perlahan, Lyota masih memegangi hidungnya untuk mencegah darah keluar dari sana. Akan tetapi, Lyota secara mendadak justru pingsan dan membuat Reno serta Tania kecil panik, ya Reno pun memilih membawa Lyota ke rumah sakit untuk diobati.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2