
Dubai adalah satu dari tujuh Emirat dan Kota terpadat di uni Emirat Arab. Terletak di sepanjang pantai selatam Teluk Persia **di Jazirah Arab. Kotamadya Dubai kadang - kadang di sebut kota Dubai untuk membedakan membedakanya dari Emirat. Dokumen tertulis menyatakan keberadaan kota ini selama 150 tahun sebelum pembentukan UEA.
Dubai memiliki luas wilayah : 4.114 km persegi.
di dirikan : 9 juni 1833.
dengan jumlah penduduk : 3.331 juta jiwa ( juli 2019)
Berhubungan ( Emirat ) : 2 Desember 1971
sumber : Wikipedia**
Duh indahnya , Author juga mau dong ke sana.
Haluu.
Kemkali ke laptop..
Seminggu telah berlalu.
Tiba saatnya umtuk pergi ke dubai..
* Kediama Paman Steve *
" Apakah sudah kau bereskan Semua keperluan untuk pergi ke sana Reno ? awas jangan ada yang terlupa dan jangan ada kesalahan seditpun, ingat jangan ada yang mengetahui selain orang orang kepervayaan kita, Pesawat pribadinya sudah kau siapkan ? ".. seru Paman Steve.
" Sudah beres semuanya Tuan " ucap Reno.
" Bagus , hubungi Diana , bilang nanti janjiannya di bandara saja "
" Baik Ndan " ucap Reno sambil meninggalkan ruang kerja Paman Steve.
Sementara itu d butiknya Tante Diana
" Lex, kamu sudah menyiapkan keperluan kamu belum ? kita berangkat nanti siang loh ! " seru Tante Di.
" Sudah Tan , sudah ku bawa kok , di mobil Tan, biar nanti enggak pulang lagi ke rumah " cicit Alex.
" Beritahu Dion dan Sasa , nanti siang ke butik gitu, biar barengan berangkatnya dari sini. " ucap Tante Di.
Tante Di memang mengajak Dion pergi ke Dubai, Sementara Alexa mengajak Sasa.
ngajak apa mengajak , bahasa yang bagus gimna ya ?
Alexa pun menelpon Sasa dan Dion, untuk datang ke butik Tante Di nanti siang sekaliam bawa perlengakapan mereka.
tuts
tuts
tuts
Bunyi suara handphone Tante Di.
" *Hallo "
" Bu Diana , nanti siang di tunggu di Bandara Oleh Tuan Steve " ucap Reno.
" Baiklah , jam berapa berangkatnya ? "
" Jam 02.00 am " ucap Reno
" Oke* "
Panggilan pun berakhir.
"Setelah makan siang kita berangkat Lex "
" Sian Tan ".
Merekapun melanjutkan pekerjaan mereka.
__ADS_1
Sementara itu di kediaman Alexis
Percakapan di Meja Makan.
"Dadd, Apakah Lusa jadi berangkat ke Dubai ? " seru Bu laura.
" Jadilah Mom, pertemuan itu sangatlah penting buat Perusahaan kita " ujar Daddy Willson.
" Nak, Apakah kamu sudah menyiapkan berkas berkasnya " seru Daddy Willson sambil menatap Alexis.
" Sudah Dadd, Rio sudah mengurus semuanya." ucap Alexis.
" Bagus kalau begitu, Mom, kamu ikut juga ya ! sekalian liburan " ucap Daddy Willson.
" Beneran Dadd Momy di ajak ? " cicit Momy Laura tak percaya , matanya nerbinar binar.
" Iya Sayang , Bereskanlah keperluan kamu buat di sana " seru Daddy Willson dengan tatapan sayang.
" Oh bahagianya Momy sayangkuh, Terima kasih telah mengajakku Sayang " ucap Momy Laura sambil mencium Pipi Daddy Willson.
" Ternoda mata indahku melihat kalian bermesraan " ucap Alexis menggoda sang Momy.
" Yey, Syirik aja kamu ma Momy, makanya buruan Kamu nikah sonoh biar bisa mesra mesraan ma istri kamu " ucap Momy Laura dengan tatapan mengejek.
" Momy tau sendiri kan bidadari Aku nya hilang entah kemana,tak ada kabar berita, Aku juga pengen nikah loh Mom "
" Nikah saja kamu sama Alexis nak, Dia juga sangat cantik seperti bidadari kamu, baik lagi, Momy sangat menyukainya "
" Emang boleh Aku nikah selain dengan bidadari aku Mom ? seru Alexis dengan tatapan yang sulit d artikan.
" Entahlah nak, Momy juga bingung mesti bersikap gimana, keluarga Smith belum juga ngasih kepastian kepada kita " ucap Momy Laura sedih.
Daddy Willson hanya memperhatikan kedua orang yang sangat Dia sayangi .
dengan senyuman penuh arti.
Merekapun melanjutkan acara sarapannya dengan canda ria sang Momy yang bahagia karena mau ikut ke dubai, tanpa mengetahui apa yang terjadi di sana..
Beberapa menit kemudian
" Iya nak, Hati hati " ucap Mom and Dadd berbarengan.
Alexis pun meninggalkan Mansion Keluarga Willson.
Alexis memasuki mobil mewahnya, menghidupkannya dan melajukannya dengan kecepatan sedang.
12.30 am
Butik Tante Di
Alexis , Dion, Sasa dan Tante Di sedang makan siang di ruangan Tante Di , Alexis makan dengan Lahapnya karena pada dasarnya Alexis doyan makan, apalagi kalau memakan makanan kesukaannya itu, jangan di tanya lagi, langsung di lahap habis.
13.15 am
" Ayo Lex , Sa , Di , kita berangkat sekarang, Pak Supir sudah menunggu kita di bawah.
" Ayo Tan " ucap mereka serempak.
Merekapun keluar dari butik, berangkat menuju Bandara.
13.50 am
Mereka telah sampai di Bandara, langsung menuju ke tempat Pesawat Pribadi Paman Steve .
Dari kejauhan kelihatan paman Steve dan Reno sedang berbicara dengan pilot di dekat pesawat..
" Ko ada Paman Steve Tan ? " tanya Alexa bingung karena tidak tahu.
" Iya Lex, Paman Steve ikut ke Dubai, Ada urusan Dia di sana , kebetulan hari ini berangkatnya jadi bareng sama kita " ucap Tante Di menjelaskan.
__ADS_1
" Oh, kirain Paman Steve mo liburan sama Tante Di, he he " ucap Alexa menggoda Tante Di.
" Aah , gak lah , itu murni urusan pekerjaan Lex " ucap Tante Di gugup.
Merekapun mendekati paman Steve
" Ayo naik ke pesawat, Sebentar lagi berangkat " ucap Paman Steve.
Merekapun naik ke dalam Pesawat.
" Waw, mewah banget dalannya " cicit Sasa merasa kagum.
" Iya mewah banget'' ucap Alexa dan Dion barengan.
Tante Di hanya tersenyum melihat kelakuan Mereka.
Penampakan di dalam pesawat uncle Steve
uuh mantapss..
main catut aja ni author gambar punya orang tuh.
maafkan author yang asal nyatut
authornya melarat gak punya pesawat pribadi.
Author juga mau naik pesawat Pribadi..
**////***
Pesawatpun berangkat meninggalkan bandara menuju Dubai.
skip penerbangan
Setelah menempuh perjalanan selama 15 jm 10 menit, merekapun sampai di Kota Dubai.
Mereka Turun dari pesawat.
Mobil mewah sudah menunggu mereka di bandara.
Merekapun menaiki mobil tersebut menuju Hotel.
Para Bocah heboh berdecak penuh kekaguman melihat keindahan kota Dubai, Paman Steve dan Tante Di hanya geleng geleng kepala menyaksikan tingkah Mereka bertiga.
skip perjalanan .
Beberapa menit kemudian Mereka sampai di hotel.
Mereka menginap di Hotel mewah di Kota Dubai.
Hotel Atlantis The Palm.
Terindah klo menurut author mah.
Gak kuku lihatnya juga.
Kapan author d ajak ke sana yak ???
Merekapun masuk ke kamar masing masing untuk beristirahat.
Alexa dan Sasa menempati kamar yang sama, Tante Di menempati kamar terpisah.
Dion dan Reno juga menempati kamar bersama.
Sementara Paman Steve menempati kamar sendiri.
M**aafkan author yang halu
__ADS_1
Terima kasih**