
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 288
(Nikah sama Rizky)
...•...
...•...
Keesokan paginya, Tania dan Velove sudah bersiap untuk pergi mengantar Rania ke sekolah seperti biasanya karena ini merupakan hari sekolah. Ya kedua wanita itu sudah menunggu Rania di ruang tamu sambil saling berbincang, sedangkan Rania sendiri masih ada di kamarnya bersiap ditemani oleh beberapa pengasuh yang biasa membantunya.
Tania sangat penasaran mengenai hubungan Velove dengan Rizky, ya apalagi kemarin Rizky mengatakan jika ia serius menjalin hubungan dengan Velove dan ingin segera menikahinya. Tania pun coba bertanya langsung pada Velove bagaimana perasaan Velove terhadap pria tersebut, tentunya Tania juga tahu kalau Velove sebelumnya tidak tertarik dengan Rizky.
"Velove, gue boleh tanya satu hal gak sama lu?" tanya Tania meminta izin pada Velove.
"Oh, tanya apa?" ucap Velove penasaran.
"Iya nih, ini soal Rizky. Jadi, kemarin kan gue ketemu sama Rizky di teras depan. Dia lagi main tuh sama Rania, nah dia bilang ke gue kalau katanya dia mau nikah sama lu! Emang bener ya?" ucap Tania.
"Hah? Ya ampun Tania, lu kok bisa-bisanya percaya aja gitu sama kata-kata cowok halu kayak dia? Gue ini suka aja enggak loh sama dia, gimana caranya gue mau nikah sama Rizky coba? Udah, lu jangan dengerin kata-kata Rizky lagi!" jawab Velove.
"Oh gitu, emang kenapa sih? Kok lu gak mau gitu nikah sama Rizky? Kurangnya Rizky itu apa coba? Dia kan ganteng, kaya, terus gue rasa sih Rizky tuh cowok yang baik dan penyayang!" ucap Tania.
__ADS_1
"Kurangnya ya karena gue gak suka sama dia, udah ah Tania jangan bahas itu lagi!" ucap Velove jengkel.
"Hadeh, mau sampai kapan lu sendirian begini Velove? Emang lu gak kasihan tuh sama anak lu Rania? Dia itu kan kepengen banget punya ayah, harusnya lu turutin aja dong terus nikah sama Rizky! Menurut gue, Rizky tuh baik kok dan dia kelihatan bener sayang sama lu! Udah gitu ya, Rizky sama Rania tuh udah akrab banget!" ucap Tania.
"Ya emang iya mereka udah akrab dan sering main bareng, tapi kan gue gak suka sama dia Tania! Gimana ceritanya gue nikah sama orang yang gue gak suka sih?" ucap Velove.
"Iya bener sih! Cuma kan kasihan Rania, dia udah berharap banget loh kalo lu mau nikah sama Rizky dan dia bakal punya papa baru! Lu coba aja dulu pendekatan sama Rizky, siapa tahu lama-lama lu bisa suka kan sama dia?" ucap Tania memberi usul.
"Gak tahu deh Tania, gue juga kasihan sama Rania apalagi kalau dia tau kebenaran soal siapa papa kandungnya itu!" ucap Velove murung.
Sontak wajah Tania langsung berubah sedih begitu mendengar perkataan Velove, ya yang Tania tahu adalah Rania merupakan anak hasil pemerkosaan dan sampai sekarang belum diketahui siapa papa kandung dari gadis kecil itu. Padahal nyatanya tidak seperti itu, karena Rania adalah anak kandung dari Cakra alias papa kandung Velove sendiri.
"Sabar ya Velove! Gue tahu ini pasti berat buat lu dan juga Rania!" ucap Tania menenangkan Velove.
"Makasih Tania!" ucap Velove tersenyum tipis.
Tak lama kemudian, Rania muncul bersama seorang pengasuhnya dan tampak sudah berpakaian rapih serta wangi, ya kini Rania telah bersiap untuk berangkat ke sekolah bersama mama dan kakaknya.
Tania dan Velove pun menoleh ke asal suara itu, ya mereka tersenyum begitu melihat Rania gadis kecil yang sudah berlari ke arah mereka. Tanpa basa-basi, Rania langsung saja memeluk kedua wanita itu dengan sangat erat sambil tersenyum renyah.
...•••...
Disisi lain, Rianti dan Lionel masih berusaha membujuk Athar agar mau berangkat ke sekolah di pagi hari yang indah ini. Ya karena Athar tampak masih kecewa pada mama serta papanya itu yang sudah membohongi dirinya selama bertahun-tahun tentang sosok ayah kandungnya, Athar pun ngambek dan tidak mau pergi ke sekolah walau dipaksa.
Sepasang suami-istri itu tampak bingung tak tahu harus bagaimana lagi untuk membujuk Athar, karena segala macam cara sudah mereka lakukan dan selalu saja gagal. Sepertinya Athar memang sudah sulit untuk bisa dibujuk karena sedari tadi rayuan mereka tidak mempan, Rianti pun pasrah dan hanya bisa mengusap wajahnya kasar di depan suaminya.
"Sayang, kamu sabar ya! Aku yakin Athar pasti mau kok berangkat sekolah, biar aku yang temuin Athar lagi sekarang! Kamu disini aja jagain Christy, aku gak mau kamu kebawa emosi nanti!" ucap Lionel.
"Mas, kalau justru kamu yang kebawa emosi gimana? Buktinya kamu aja udah pernah bilang ke Athar kalau kamu bukan papanya, itu karena emosi kan? Udah deh mas, aku gak mau kejadian itu keulang lagi saat ini!" ucap Rianti.
__ADS_1
"Gak akan Rianti, aku janji deh sama kamu! Kamu disini aja sama Christy, ya sayang!" ucap Lionel.
"Huft, tapi mas—"
"Udah sayang! Kamu jangan ngebantah terus! Aku janji gak akan kepancing emosi, karena sekarang aku kan udah tahu akibat dari emosi itu sendiri pas waktu aku bilang begitu ke Athar!" potong Lionel.
"Yaudah deh, aku percaya sama kamu! Tapi, tolong kamu jangan rusak kepercayaan aku ke kamu ini seperti sebelumnya!" ucap Rianti.
"Iya sayang, aku temuin Athar dulu ya di kamarnya? Kamu jangan stres terus kayak gitu, nanti calon anak kita di perut kamu bisa ikutan stres loh! Kan aku gak mau kehilangan dia, i love you sayang!" ucap Lionel sembari mengusap perut Rianti dan mengecup kening istrinya itu dengan lembut.
"Iya mas, love you too! Kamu jangan kecewakan aku ya, mas!" ucap Rianti khawatir.
Lionel mengangguk kemudian mengecup bibir Rianti dan beranjak dari kursinya, ia mengusap puncak kepala Rianti sebelum pergi menemui Athar yang sedang berdiam diri di kamar.
"Kira-kira mas Lio berhasil gak ya bujuk Athar? Atau justru anak itu malah semakin marah sama mas Lio, semoga aja enggak deh dan mas Lio berhasil bujuk Athar supaya mau pergi sekolah! Maafin mama ya Athar, mama belum bisa bilang ke kamu yang sebenarnya tentang siapa papa kandung kamu itu!" gumam Rianti di dalam hati sembari menggendong Christy di tempat duduknya saat ini.
Rianti terus cemas menanti kehadiran suaminya kembali disana, ia memandang ke arah kamar Athar sekaligus berharap agar Athar mau dibujuk oleh papanya itu. Namun, tiba-tiba ponselnya bergetar dan ada sebuah pesan masuk dari nomor yang tak dikenal ke ponselnya tersebut.
"Siapa ini?" batin Rianti heran.
Rianti pun membuka pesan itu dan membaca isi pesan yang dikirim nomor tersebut, ia sangat terkejut saat sedang membaca pesan itu.
"Rianti, ini aku Reno? Aku mau ketemu sama kamu di valerie cafe pagi ini jam sepuluh, kamu datang ya cantik!" gumam Rianti saat membacakan pesan yang ternyata dari Reno.
Rianti sangat kebingungan setelah membaca pesan tersebut, ia tak menyangka Reno bisa mendapat nomor telponnya.
"Reno tahu darimana nomor hp aku?" batin Rianti.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...