Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 328 (Athar masih kesal)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 271


(Athar masih kesal)


...•...


...•...


Rianti dan keluarganya tengah menikmati sarapan bersama di meja makan, namun kali ini suasana tampak berbeda lantaran Athar masih merasa jengkel pada mama dan papanya itu. Athar kecewa karena sudah dibohongi oleh mereka mengenai papa kandungnya, ya ia baru tahu kalau Lionel memang bukan papa kandungnya melainkan papa tiri saja.


Lionel pun merasa tidak enak pada Athar, ia sudah membuat anak kecil itu kecewa dengan perkataan yang ia lontarkan kemarin. Memang seharusnya Lionel tidak berbuat seperti itu pada Athar karena ia sudah berjanji pada Rianti untuk menyayangi Athar seperti putra kandungnya sendiri, namun ia justru khilaf dan membuat suasana menjadi kacau begini.


"Athar sayang, kamu makannya ditambah dong! Kan katanya Athar mau jadi anak yang kuat dan sehat, kalau makan sedikit nanti Athar malah lemes dan gampang sakit loh!" ucap Rianti.


"Enggak mah! Aku udah kenyang, kalau sarapan pagi kan belum terlalu enak buat makan banyak mama!" ucap Athar ketus sambil memalingkan wajah.


"Eee yaudah gini deh, Athar makan buah juga ya? Biar mama yang kupasin buat Athar, nah Athar mau makan buah apa sayang? Tinggal dipilih aja tuh, udah dibeliin sama papa Lionel kemarin banyak banget buat Athar seorang!" ucap Rianti coba menghibur putranya yang masih tampak kecewa itu.

__ADS_1


"Gak mau mah! Aku mau ke kamar aja bobok lagi, nanti siang kalau dedek Christy udah bangun baru deh aku mau main sama dedek Christy!" ucap Athar menolak tawaran mamanya dan memilih untuk pergi ke kamarnya.


"Tapi sayang, abis makan itu gak boleh langsung tidur! Emang Athar mau kalau gedenya jadi malas kayak buaya?" ucap Rianti.


Athar pun tidak jadi beranjak dari kursinya, ia kembali duduk disana bersama mama serta papanya walau dengan perasaan tak suka dan terpaksa. Ya Athar memang sudah malas sekali serta jengkel pada Lionel setelah tahu kalau pria itu bukanlah papa kandungnya, namun Athar tetap bersikap seperti biasa dan tak mau menjadi anak yang durhaka.


"Athar, papa minta maaf ya sama kamu! Kemarin itu papa cuma lagi emosi aja. Walaupun emang papa ini bukan papa kandung kamu, tapi papa tetap sayang kok sama kamu dan papa juga udah anggap kamu seperti anak kandung papa sendiri!" ucap Lionel.


Athar hanya diam memalingkan wajahnya.


"Sayang, papanya ngomong kok dicuekin sih? Gak boleh gitu ah Athar, ayo dong kamu tatap papa kamu dan bicara sama dia! Kan gimanapun juga papa Lionel ini sayang sama kamu!" ucap Rianti.


"Aku gak mau maafin papa Lionel! Kecuali kalau mama kasih tau ke aku, siapa papa kandung aku yang sebenarnya?!" ucap Athar tegas.


"Jangan gitu sayang! Papa kamu ya papa Lionel ini, ayo sayang kamu maafin ya papa Lionel?! Nanti biar mama beliin kamu es krim deh, terus kita jalan ke luar bareng sama dedek Christy juga! Gimana, kamu mau apa enggak sayang?" ucap Rianti.


Lionel pun tampak bersedih dan menundukkan kepalanya melihat reaksi Athar, ia amat sangat menyesal sudah berbicara seperti itu pada Athar kemarin. Lionel langsung beranjak dari kursinya lalu menghampiri Athar yang ada di hadapannya, ia bersimpuh di samping Athar sembari memegang dua tangan anak kecil itu lalu meminta maaf.


"Athar, papa mohon sama kamu! Maafin papa ya, papa sadar yang kemarin papa bilang ke kamu itu semuanya salah! Papa nyesel banget sayang, please ya maafin papa Athar!" ucap Lionel.


Melihat itu membuat Rianti sangat syok, sedangkan Athar sendiri tidak tega melihat papanya sampai seperti itu padanya.


...•••...


Disisi lain, Lyota keluar menemui Reno di depan teras sesuai dengan perkataan Reva tadi yang memintanya melakukan itu. Ya Lyota cukup kaget lantaran Reno memang benar berada disana dan tengah duduk santai menunggunya, ia heran karena Reno datang ke rumahnya bersamaan dengan Reva alias kakaknya yang juga baru pulang ke rumah itu.

__ADS_1


Lyota pun mendekati Reno untuk coba bertanya mengenai hal tersebut, entah mengapa pikiran Lyota mengatakan jika Reno memang pergi bersama Reva dari semalam. Ya Lyota mulai cemburu dan berpikiran yang tidak-tidak pada Reno serta kakaknya itu, namun Lyota mencoba untuk tetap tenang dan tak emosi lebih dulu sebelum Reno menjelaskan.


"Reno!" ucap Lyota menyapa pria yang sedang serius menatap ke depan itu.


Sontak Reno langsung menoleh dan tersenyum saat ia melihat Lyota sudah muncul, Reno pun bangkit dan menggenggam dua tangan gadis itu lalu mengecup kening Lyota. Reno sangat senang karena ia dapat melihat Lyota di pagi hari seperti ini, ya tenaganya seperti bertambah setelah melihat Lyota yang cantik dan wajahnya cerah serta wangi itu.


"Hai sayang! Aku seneng deh bisa ketemu kamu dan lihat kamu begini, apalagi kamu udah cantik plus wangi banget! Pasti calon istri aku yang cantik ini abis mandi, iya kan?" ucap Reno tersenyum.


"Eee iya," jawab Lyota sambil mengangguk pelan.


"Ohh, nah kan benar! Pantes aja rambut kamu masih basah dan tubuh kamu juga wangi banget, gak salah aku milih mampir kesini dulu tadi! Karena aku bisa lihat bidadari yang cantik ini!" ucap Reno.


"Apaan sih? Masih pagi udah gombal aja! Oh ya, kamu kok bisa kesini bareng sama kak Reva? Apa kamu dan kak Reva—"


"Ssshhh! Jangan berpikir yang enggak-enggak dulu! Aku tadi emang bareng Reva sampe disini nya, tapi aku sama dia gak jalan berdua kok! Aku kebetulan ketemu sama Reva di depan pagar, dia lagi buka pagar dan nyuruh aku masuk buat ketemu kamu di dalam sini!" potong Reno menjelaskan.


"Oh gitu, kirain kamu emang semalaman pergi sama kak Reva. Soalnya dia dari semalam tuh gak pulang, dia baru pulang sekarang ini! Syukur deh kalau kamu emang enggak pergi sama dia!" ucap Lyota.


"Ya gak mungkin juga lah sayang, masa aku jalan sama calon ipar aku sendiri? Buat apa coba? Kalau mau, nanti malam aku ajak kamu jalan sekalian kita nginep di hotel, gimana?" ucap Reno coba menggoda Lyota untuk mau menginap bersamanya di hotel.


"Hah? Ish, gila kali kamu ya! Kita belum sah jadi suami-istri Reno, masa udah mau nginep berdua aja? Apa kata orang nantinya kalau kita udah begitu sebelum nikah?" ucap Lyota kesal.


"Ahaha, becanda kok sayang!" ucap Reno nyengir.


Lyota mendengus kesal sembari memutar bola mata dan menaruh dua tangannya di depan, hal itu membuat Reno gemas dan langsung saja mencubit pipi Lyota serta menciuminya.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2