Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 355 (Jelasin ke aku!)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 298


(Jelasin ke aku)


...•...


...•...


"Ini loh pah, aku mau jalan-jalan sama om Reno!" jawab Athar dengan santai.


Sontak Lionel terkejut mendengar jawaban dari Athar, ia menatap heran wajah istrinya dan bertanya mengenai siapa itu om Reno yang disebut Athar.


"Sayang, siapa om Reno?" tanya Lionel heran.


"Eee..." Rianti tampak gugup dan tidak tahu harus bagaimana menjelaskan pada suaminya.


"Iya pah, om Reno itu—"


"Bukan siapa-siapa kok mas, hehe!" potong Rianti sambil tersenyum.


Lionel masih menatap wajah Rianti dengan tatapan penasaran dan tak percaya. Ia curiga melihat ekspresi Rianti yang seperti tengah ketakutan itu, ia pun bergerak mendekat dan mengusap wajah Rianti untuk membuat istrinya itu mau cerita padanya.


"Reno siapa sayang? Terus kenapa kamu biarin Athar pergi sama dia? Emang kamu udah kenal banget sama si Reno Reno itu? Coba dong jelasin ke aku, jangan ada yang disembunyiin dari suaminya sendiri! Itu gak baik, aku bisa marah besar loh Rianti!" ucap Lionel mengancam istrinya.


Rianti semakin gugup dan tubuhnya terus bergetar hebat, namun akhirnya ia memberanikan diri untuk berbicara pada Lionel mengenai Reno dan mengapa ia mengizinkan Reno pergi dengan Athar.


"Mas, kita bicaranya di dalam aja yuk!" ucap Rianti.

__ADS_1


Rianti menggenggam tangan Lionel dan mengajak suaminya itu masuk ke dalam, ia tak ingin berbicara di depan Athar dan suster Amel karena ia takut kalau mereka bisa tahu semuanya. Lionel pun setuju dengan permintaan istrinya, karena yang penting ia bisa tahu siapa sebenarnya Reno dan apa alasan Rianti mengizinkan Athar pergi dengan Reno saat ini.


Mereka berdua pun jalan ke dalam rumah setelah pamitan pada Athar dan suster Amel, Rianti juga meminta Athar tetap disana menunggu kedatangan Reno yang ingin menjemputnya. Kini sepasang suami-istri itu duduk di sofa ruang tamu bersebelahan dan tampak saling pandang, Lionel sudah tidak sabar ingin mendengar cerita Rianti.


"Gimana sayang? Siapa itu Reno dan apa alasan kamu kasih izin Reno buat ajak Athar jalan? Emang apa sih hubungan kamu dengan cowok yang namanya Reno itu?" tanya Lionel ketus.


"Sabar mas! Aku bakal jelasin kok ke kamu, kita bicara santai aja ya mas! Aku gak mau ada keributan, kita kan suami-istri loh mas!" ucap Rianti.


"Iya, yaudah cerita!" ucap Lionel.


Rianti menelan saliva nya dengan kasar sembari menghela nafas sejenak.


"Reno itu teman aku, mas. Dia yang pernah kita temuin waktu aku periksa kandungan di rumah sakit, kamu masih ingat kan? Dia juga ngenalin diri ke kamu kok kalo gak salah!" jelas Rianti.


Lionel terdiam coba mengingat-ingat kembali mengenai momen saat ia dan Reno bertemu ketika mereka sedang berada di rumah sakit.


"Ohh, iya iya aku inget! Lalu, kenapa dia tiba-tiba lengan ajak Athar buat pergi jalan berdua? Aku cemas loh Rianti, aku gak mau Athar sampai diapa-apain sama Reno! Apalagi aku belum kenal dekat sama pria itu, bisa-bisanya dia berani ajak jalan anak aku!" ucap Lionel kesal.


"Sabar mas! Aku ini udah lumayan kenal kok sama Reno, dia baik dan aku bisa pastikan kalau Athar akan baik-baik aja sama dia! Kamu gak perlu cemas mas, tenang ya!" ucap Rianti.


"Iya deh, aku ngikut aja sama kamu. Tapi, kalau nanti terjadi sesuatu sama Athar karena jalan berdua sama si Reno, aku gak akan pernah maafin tuh cowok!" ucap Lionel tegas.


"Iya mas, tenang aja!" ucap Rianti tersenyum.


Tin tin...


Tiba-tiba muncul suara klakson mobil dari arah depan rumah mereka, hal itu membuat Rianti serta Lionel penasaran.


"Mas, itu kayaknya Reno deh. Kita coba keluar yuk, kamu bicara langsung deh sama Reno biar supaya kamu bisa lebih tenang nantinya pas Athar dibawa pergi sama dia!" ucap Rianti.


"Boleh deh, yuk kamu juga ikut ke depan temuin Reno sahabat kamu itu!" ucap Lionel singkat.


Rianti manggut-manggut saja mengikuti kemauan suaminya, sedangkan Lionel langsung beranjak dari sofa dan merengkuh pinggang Rianti lalu berjalan bersamaan ke luar dari rumah.


__ADS_1



Sementara itu, Reno yang baru sampai langsung turun dari mobil dan tersenyum menemui Athar yang tengah berdiri di halaman rumahnya bersama sang suster yakni Amel. Reno tanpa basa-basi masuk ke dalam rumah Rianti itu dan mendekati Athar, ia berjongkok menyamai tinggi putranya itu sembari mengusap puncak kepala Athar dengan lembut.


Athar sendiri tampak tersenyum senang melihat kehadiran Reno disana, ia sudah tidak sabar ingin segera pergi jalan-jalan berdua dengan Reno dan menikmati indahnya kota Bogor. Walau Athar belum kenal dekat dengan Reno, akan tetapi entah kenapa Athar sudah bisa merasa nyaman saat Reno datang mendekatinya dan mengusap puncak kepalanya.


"Hai Athar sayang! Kamu ganteng banget sih pakai pakaian kayak gitu, persis lah sama kayak om yang gantengnya maksimal ini!" ucap Reno sembari mengusap wajah Athar dan tersenyum renyah.


"Om Reno? Akhirnya om datang juga, aku sama suster udah nungguin dari lama loh!" ucap Athar.


"Oh ya? Waduh, maafin om Reno ya Athar sayang! Soalnya tadi jalanan tuh macet pisan, om jadi bingung deh harus gimana?!" ucap Reno nyengir.


"Gapapa om, yang penting om Reno bisa datang sekarang!" ucap Athar tersenyum.


"Alhamdulillah deh! Jadi, Athar beneran mau nih jalan-jalan sama om Reno berdua? Athar gak ngerasa dipaksa atau apa kan gitu? Soalnya om Reno takut aja ada masalah nantinya, kalau om Reno ajak jalan kamu terpaksa!" ujar Reno.


"Gak dong om, masa aku terpaksa sih? Aku beneran mau kok jalan berdua sama om, lagian kata mama om Reno itu orang baik! Jadi, om gausah khawatir lagi ya!" ucap Athar tersenyum.


"Eee yaudah, yuk kita langsung berangkat aja! Kita pergi jalan-jalan pake mobil om!" ucap Reno.


"Maaf pak! Tapi, ada baiknya kalau kita tunggu dulu sampai nyonya Rianti balik kesini sebelum berangkat! Saya khawatir nanti nyonya Rianti malah cemas lagi nyariin den Athar," ucap suster Amel menahan Reno yang ingin membawa Athar pergi sekarang.


"Oh gitu, emang Rianti lagi kemana sus?" tanya Reno.


"Nyonya ada di dalam, tunggu aja dulu sebentar pak! Supaya gak terjadi masalah aja, kan nyonya Rianti itu orangnya panikan apalagi kalau menyangkut soal Athar putranya!" jawab suster Amel.


Reno manggut-manggut sambil tersenyum, ia baru tahu kalau Rianti sangat menyayangi Athar, anak hasil hubungan mereka dulu.


"Hey!" ucap seseorang dari arah depan.


Reno terkejut saat suara itu muncul, ya matanya terbelalak begitu melihat Lionel datang bersama Rianti dari dalam rumahnya mendekat ke arah Reno serta Athar disana.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2