
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 278
(Ditembak Rizky)
...•...
...•...
Tania saat ini tengah pergi bersama Revan setelah ia selesai dengan urusannya, ya Arsen sudah berhasil meminta anak buahnya untuk menarik uang tunai di bank sebesar lima milyar. Tentu saja uang tersebut yang nantinya akan dibawa oleh Tania dan diserahkan pada si penculik, walau sebenarnya baik Arsen maupun Revan masih khawatir dengan Tania.
Revan terus saja memandangi wajah Tania dari samping sembari menyetir, entah mengapa ia masih cemas dan belum bisa tenang kalau Tania akan pergi menemui si penculik itu sendirian. Biar bagaimanapun yang namanya penculik pasti sangat licik dan pintar, bisa saja Tania hanya dijebak dan ia akan langsung ditangkap saat pergi sendiri kesana.
"Tania sayang!" panggil Revan sambil menoleh ke arah Tania dengan tersenyum cemas.
"Eh iya, kenapa sayang? Maaf ya aku kurang fokus, soalnya aku masih kepikiran sama bang Jordi!" ucap Tania menoleh ke arah Revan.
"Iya gapapa. Aku cuma mau tanya aja sama kamu, apa kamu beneran mau temuin penculik itu sendiri? Kamu gak takut gitu kalau ini semua cuma jebakan mereka aja? Siapa tahu nih ya, si penculik itu tuh datangnya gak sendirian, tapi sama anak buahnya! Terus kamu malah dibawa sama mereka, dan bang Jordi juga belum tentu bakal dikasih!" ucap Revan.
__ADS_1
"Eee kamu kenapa punya pikiran gitu sih? Emang kamu udah pernah jadi penculik ya sebelumnya? Kok kayaknya kamu tahu banyak perihal penculik atau isi otak si penculik itu?" tanya Tania terkekeh.
"Ya ampun, aku tuh cemas loh sama kamu! Eh kamu malah bercanda kayak gitu, nyesel aku udah terlalu khawatir tadi!" ujar Revan ngambek.
"Hahaha, maaf sayang! Iya iya aku tau kok kecemasan kamu ke aku, sebenarnya aku juga gak yakin sih kalau penculik itu emang mau dateng sendiri kesana! Tapi, ya aku coba aja dulu biar pasti dan gak penasaran!" ucap Tania tersenyum.
"Ya ampun, terus kalo ternyata itu jebakan gimana? Kamu bisa dibawa mereka loh!" ujar Revan cemas.
"Gak mungkin lah! Aku kan jago berantem, sekali libas juga tepar tuh penculik bang Jordi! Lagian kan aku bakal minta kak Arsen sama anak buahnya buat jaga-jaga dari jauh, supaya aman aja gitu! Udah, kamu gausah cemas lagi deh sama aku! Kan kamu juga bisa ikutan jaga-jaga disana!" ucap Tania.
"Hah? Kamu kok gak bilang tadi?" tanya Revan.
"Ya kan ini baru rencana aku, lagian gak mungkin juga lah kalo aku beneran temuin penculik itu sendirian! Aku juga tau kok, dia tuh gak mungkin datang sendiri! Pasti dia punya rencana licik buat jebak aku, makanya aku udah mikirin buat minta kak Arsen sama anak buahnya jaga-jaga di dekat tempat itu! Kalau kamu mau ikut, yaudah ikut aja biar gak terlalu lebay lagi cemasnya!" ucap Tania tersenyum.
"Oh gitu, ya syukurlah! Udah pasti dong aku bakal ikut sama kamu, kan aku ini calon suami yang baik dan perhatian! Tapi, sekarang kita senang-senang dulu ya berdua sebelum pergi!" ucap Revan.
"Aduh, aku jadi makin cinta sama kamu sayang! Senyum kamu selalu bikin aku meleleh, emang terbaik kamu!" ucap Revan.
Tania terus tersenyum menatap wajah pria di sampingnya itu, sedangkan Revan sendiri juga sesekali menoleh ke arah Tania dan mencubit pipi gemas gadis itu sambil tersenyum renyah.
...•••...
Disisi lain, Rizky dan Velove tengah berbicara berdua di taman samping rumah William. Ya Velove terpaksa mau menemani Rizky untuk bicara disana, karena ia tidak enak juga kalau menolak di hadapan William yang terus saja menganggap mereka memang sudah saling mencintai, apalagi Rizky juga tampak menggoda Rania untuk mau membantu ia.
Walau mereka berduaan di taman, namun Velove tetap saja terus menunduk dan tak berani menoleh menatap wajah Rizky. Ya justru Velove tampak asyik bermain sendiri dengan kedua telapak tangannya yang sengaja ia satukan, sepertinya Velove juga bingung hendak mengatakan apa pada Rizky saat ini karena ia tak memiliki rasa apapun pada pria itu.
__ADS_1
"Umm, Velove! Kamu jangan nunduk terus dong! Ini aku ada bunga buat kamu, coba dong dicium atau diapain kek gitu! Aku pasti seneng banget, kalau kamu mau terima bunga dari aku!" ucap Rizky.
"Eee iya, makasih ya Rizky! Tapi, lain kali kamu gak perlu lah bawain aku bunga kayak gini segala! Aku juga kurang suka sama bunga, mending kamu kasih hadiah buat Rania aja kalau emang tetap kekeuh mau bawain sesuatu kesini!" ucap Velove.
"Duh, kamu perhatian banget sih sama anak kamu! Yaudah iya, aku nurut deh!" ucap Rizky tersenyum.
"Hahaha, terus sekarang kamu mau ngomong apa sama aku? Ini kan aku udah terima bunganya, aku lumayan suka sih sama bunga ini!" ucap Velove.
Rizky senang melihat Velove mencium bunga pemberian darinya, tampak juga Velove memang benar menyukai bunga tersebut. Sehingga Rizky pun merasa bahagia dan tak jadi bersedih lagi, padahal tadinya ia kira Velove akan menolak mentah-mentah bunga darinya itu, apalagi Velove sudah bersikap tak suka ketika pertama kali melihatnya datang disana.
"Umm, aku mau ucapin sesuatu ke kamu! Ini semua yang ingin aku bicarakan sama kamu sejak lama, tapi aku baru berani ungkapin ini sekarang! Karena aku belum siap sebelumnya," ucap Rizky.
"Soal apa sih?" tanya Velove penasaran.
"Eee aku ini sebenarnya suka sama kamu, aku cinta dan aku sayang banget sama kamu Velove! Aku mau kita berdua menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih, apa kamu mau untuk menjadi kekasih dari seorang pria seperti aku? Tenang aja, kali ini aku gak sedang main-main kok!" ucap Rizky tegas.
Velove amat sangat terkejut mendengar kata-kata dari Rizky barusan, ia tak menyangka kalau Rizky akan menembaknya disana saat ini juga.
"Hah? Kamu jangan bercanda deh! Gak lucu tau, apaan sih pake kayak gitu segala?!" ucap Velove.
"Aku gak lagi bercanda loh, ini serius pake banget Velove sayang! Aku cinta dan sayang sama kamu, aku pengen kita berdua menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih! Aku mau kita berpacaran, please Velove kamu tolong ngertiin aku!" ucap Rizky.
Velove hanya bisa terdiam dengan mulut menganga sedikit, ia masih belum percaya kalau Rizky akan menyatakan perasaannya sekarang.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...