
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 274
(Rindu kamu)
...•...
...•...
Reno dan juga Lyota tengah menikmati hari libur berdua mereka saat ini, ya keduanya pergi ke sebuah tempat wisata yang ada di kota untuk mengisi waktu luang di hari libur yang cerah ini. Reno tampak senang karena Lyota mau ikut dengannya walau tadi Lyota sangat sulit dibujuk, untungnya Reva serta Julia mau membantu Reno meyakinkan Lyota tadi.
Disaat mereka hendak menaiki salah satu wahana yang ada disana, tiba-tiba saja Reno merasa kebelet dan ingin buang air kecil karena ia sudah tak tahan lagi. Ya Reno pun meminta izin pada Lyota untuk pergi sebentar ke toilet yang ada di dekat sana, ia sebenarnya tak tega meninggalkan Lyota sendirian di tempat itu, tapi apa daya ini semua karena kebelet.
"Sayang, aku ke kamar mandi dulu ya sebentar? Aku kebelet banget nih pengen pipis, kamu gapapa kan tunggu disini sebentar aja? Nanti pas aku balik, kita langsung naik tuh wahana mobil-mobilan yang seru itu sambil muterin satu tempat ini!" ucap Reno sambil tersenyum mengusap rambut Lyota.
"Umm, yaudah deh gapapa. Tapi, kamu jangan lama-lama ya Reno! Nanti aku bisa digodain orang loh kalau kelamaan sendiri disini!" ujar Lyota.
"Hahaha, iya juga ya. Duh, aku jadi ragu nih ninggalin kamu sendiri disini sayang!" ucap Reno.
"Kamu apaan sih? Kalo kamu tetap disini, nanti yang ada kamu pipis di celana loh! Terus pas kita naik mobil itu, aku bakal kebauan gak kuat karena kamu pipis di celana! Udah deh mending kamu ke toilet dulu sana, aku gapapa kok sendirian!" ucap Lyota.
__ADS_1
"Bener juga sih, aku gak mungkin tega biarin kamu kebauan karena pipis aku! Yaudah, kalo gitu aku pergi ke toilet dulu sebentar ya? Kamu diem aja disini duduk yang manis!" ucap Reno tersenyum.
"Iya Ren, aku selalu tunggu kamu kok!" ucap Lyota.
"Pinter!" ucap Reno tersenyum sembari mengusap puncak kepala Lyota lalu mengecup kening gadis itu lembut. "Sampai ketemu lagi nanti, gak lama kok cuma lima menit palingan! Duh, aku berat banget tau tinggalin kamu sendirian!" sambungnya.
"Gapapa Ren, kan cuma sebentar. Lagian toiletnya juga deket kok di depan sana, gausah lebay deh ah! Paling kamu juga gak sampe sepuluh menit udah balik, sana gih nanti keburu pipisnya keluar terus kamu bikin wahana ini jadi bau sama ompol kamu!" ucap Lyota meminta Reno segera pergi.
"Iya iya sayang, cium bibir dulu dong sini!" ucap Reno sambil memajukan bibirnya dan hendak menarik Lyota ke dekatnya.
"Ish, apaan sih Ren? Jangan ah! Nanti kalo ada yang lihat terus gak suka gimana?" ujar Lyota.
"Hahaha, iya becanda doang kok! Yaudah, aku pergi dulu ya sayang? Jangan kangen loh sama aku! Kangen itu berat, biar aku aja yang kangen sama kamu!" ucap Reno nyengir.
"Yeh basi tau gak!" cibir Lyota.
Lyota menghela nafas sembari melipat kedua tangan di depan tubuhnya, sedangkan Reno langsung saja mendaratkan kecupan di pipi Lyota lalu pergi begitu saja dari sana meninggalkan gadis itu. Ya Lyota pun tak bisa berbuat banyak, ia ingin marah tetapi Reno sudah terlanjur pergi menjauh darinya saat ini, sehingga ia hanya bisa mendengus kesal disana.
"Haish, Reno emang bener-bener ya! Awas aja kalo udah balik nanti, gue bakal jewer kupingnya tuh! Dasar mesum, di tempat rame aja masih pengen cium-cium kayak gitu apalagi sepi!" ujar Lyota.
•
•
Singkat cerita, Reno yang sudah keluar dari toilet justru tak sengaja melihat Rianti disana yang juga baru selesai buang air kecil. Tentu saja Reno pun tampak tersenyum senang karena dapat bertemu Rianti disana saat ini, ya sehingga Reno bisa bertanya lagi pada Rianti mengenai status Athar anak Rianti yang ia duga sebagai anak kandungnya.
Tanpa basa-basi lagi, Reno langsung saja pergi menghampiri Rianti yang sedang kerepotan dengan tasnya. Ya Reno dengan sikap pahlawannya mulai bergerak membantu Rianti dan menutup resleting tas milik Rianti agar wanita itu tak kesusahan lagi, ya kehadiran Reno membuat Rianti sangat kaget dan syok karena ia tak menyangka akan bertemu Reno.
__ADS_1
"Reno? Ka-kamu kok bisa ada disini?" tanya Rianti dengan mata terbelalak lebar.
Reno tersenyum kemudian mencengkeram tangan Rianti dengan kuat, "Kamu ikut aku yuk! Ada yang mau aku bicarakan sama kamu sebentar, jangan ngelawan atau aku bakal bertindak kasar sama kamu!" ucapnya mengancam Rianti.
Akhirnya Rianti mau tidak mau terpaksa harus mengikuti kemana Reno ingin membawanya, ya Reno terus saja mencengkeram lengan Rianti dan membawa wanita itu pergi menjauh dari kerumunan ke tempat yang sepi. Disana lah Reno akan berbicara empat mata dengan Rianti perihal Athar yang diduga adalah anak kandungnya, karena Reno yakin sekali kalau Athar adalah anak hasil hubungan ia dan Rianti waktu itu sebelum mereka sama-sama menikah.
"Reno, kamu tuh sebenarnya mau apa sih? Ngapain kamu bawa aku ke tempat sepi kayak gini? Jangan macam-macam ya, aku bisa teriak loh dan disini pasti banyak orang juga!" ucap Rianti cemas.
"Tenang Rianti! Aku gak akan apa-apain kamu kok, aku cuma mau tanya sesuatu ke kamu!" ucap Reno tersenyum dan mengungkung Rianti di tembok itu.
"Ta-tanya soal apa?" ucap Rianti penasaran.
"Tunggu dulu! Sebelum itu, aku mau ucapin sesuatu ke kamu! Aku ini kangen sekali loh sama kamu Rianti, aku juga rindu permainan ranjang kamu yang panas dan menggairahkan itu!" goda Reno sembari mengusap bibir mungil Rianti.
Rianti langsung memalingkan wajahnya tak mau jika Reno menyentuh bibirnya.
"Jangan kurang ajar ya! Aku ini udah punya suami, dan kamu sebaiknya lupakan kejadian itu! Karena aku juga gak mau hal itu sampai terjadi lagi, apalagi kamu udah campakan aku Ren!" bentak Rianti.
"Iya aku tau, makanya sekarang aku mau minta maaf sama kamu Rianti! Tolong ya, kamu jangan marah apalagi benci sama aku! Udah hampir delapan tahun loh aku terus-terusan kepikiran soal ini, aku gak bisa hidup tenang Rianti!" ucap Reno bersedih.
"Gausah drama deh! Aku tau kok, kamu emang sengaja lakuin itu semua ke aku! Karena kamu pengen balas dendam kan?" ucap Rianti.
"Ya benar, emang itu alasan aku perkosa kamu dan berharap kamu hamil lalu aku tinggalin kamu gitu aja! Aku benci banget sama kamu waktu itu, karena kamu udah nipu papa aku! Tapi, sekarang semua udah berubah Rianti! Aku nyesel banget pernah begitu sama kamu, tolong maafin aku ya!" ucap Reno coba membujuk Rianti untuk memaafkan ia.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1