
...HALO LAGI GUYS!...
...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...
..."PREMAN CANTIK 2"...
...~~~...
#PREMAN CANTIK S2 EPS. 53
(Terenggut)
...•...
...•...
Di pagi yang cerah ini, wajah Lionel serta Rianti tampak sumringah... mereka terbangun dan saling menatap satu sama lain sambil melempar senyum manis, keduanya saling berpelukan dan masih dibalut selimut karena memang mereka tak berbusana saat ini.
Ya permainan panjang yang dilakukan mereka membuat pagi ini lebih cerah dari biasanya, apalagi bagi Lionel yang lebih merasa lega karena bisa memuaskan sang istri setelah ia melakukan kesalahan sangat fatal.
"Good morning mas, aku sayang kamu!" ucap Rianti pelan dan terdengar merdu di telinga Lionel yang cukup puas mendengarkan lenguhan sang istri malam tadi.
"Too sayang, semalam kamu bener-bener bikin aku puas cantik! Kayaknya gak lama lagi Christy bakal punya adik," ujar Lionel tersenyum mencolek hidung istrinya itu.
"Ya mungkin aja mas, soalnya kamu kan ngajakin aku main terus... tapi kasihan Christy kan umurnya baru satu tahun mas, kalau aku harus hamil lagi nanti kasih sayang aku bisa terbagi dua dong!" ucap Rianti.
"Gapapa dong, abis enak sih main sama kamu bikin nagih! Lain kali aku pake pengaman deh biar gak ada kemungkinan kamu bakal hamil, jadi aku bisa main sama kamu tanpa cemas!" ucap Lionel nyengir sambil mengusap kening Rianti yang berkeringat.
"Yaudah mas, bangun yuk kita mandi terus sarapan bareng di bawah! Aku kemarin udah pesen sama bi Susi buat masakin makanan kesukaan kamu, ayo semangat jangan males kan semalem udah puas!" ucap Rianti meminta suaminya bangkit dari tidurnya.
"Oke, tapi kita mandi bareng ya?" ujar Lionel menggoda sang istri dengan mendekatkan wajahnya ke wajah Rianti.
Rianti sempat memutar bola matanya sebelum akhirnya ia tersenyum lalu mengangguk menuruti kemauan suaminya, Lionel langsung gembira menyambutnya lalu menggendong tubuh sang istri ala bridal style.
"Ish mas ngapain pake digendong segala?" tanya Rianti yang kaget karena tiba-tiba tubuhnya digendong Lionel.
"Gapapa biar tambah romantis aja, yuk sayang kita mandi bareng dan nikmati pagi yang indah ini bersama!" ucap Lionel menggoda Rianti lalu membawa tubuh istrinya itu ke dalam toilet.
Ya di dalam sana mereka pun mandi bersama di bawah guyuran air shower yang memancar, dinginnya air serta sentuhan-sentuhan dari sang suami membuat Rianti melenguh pelan.
__ADS_1
"Ahh, masss..." ucap Rianti saat jari-jari suaminya bermain di gunung kembar miliknya serta mulut Lionel yang sedang menjelajahi area leher Rianti.
Wanita itu makin dibuat kenikmatan setelah Lionel memasukkan jari tengahnya ke dalam milik Rianti, ia mencolok-colok dengan cepat hingga membuat Rianti mendesahh keras.
"Ahhh..."
Mendengarnya membuat Lionel makin semangat menekan jarinya masuk ke dalam goa Rianti, akhirnya wanita itu mengeluarkan cairan dari dalam area vital miliknya.
"Nikmat sayang?" tanya Lionel sengaja menggoda sang istri sambil menggigit telinga Rianti.
Wanita itu mengangguk tanda iya, Lionel pun kembali memasukkan jarinya lalu menusuk-nusuk lubang Rianti dengan dua jarinya secara cepat.
"Ah, ah, ah, ahhh...." desahh Rianti panjang sambil memejamkan matanya.
"Oh yess baby, aku suka suara kamu yang merdu itu sayang..." puji Lionel sambil menjilat leher Rianti dan mempercepat gerakan jarinya di dalam sana.
"Masss, ahhh...." lenguh Rianti kembali.
Ya setelah milik Rianti cukup basah, Lionel mencabut jarinya lalu melumatt bibir Rianti sambil meremass gunung kembarnya.
Permainan mereka terus berlanjut hingga Lionel memasukkan miliknya ke dalam milik Rianti, sembari melakukan itu Lionel juga mengambil sabun dan menyabuni tubuh Rianti yang sudah basah itu.
Disisi lain, Joshua juga baru terbangun dari tidurnya dan langsung bangkit mengucek-ngucek matanya.
Ia baru ingat jika semalam membawa seorang gadis dan memakainya disana, Joshua pun menoleh untuk memastikan dan ternyata gadis itu masih tertidur disampingnya.
"Sungguh menggoda..." ucap Joshua mengelus lembut bibir wanita yang menghadap ke dirinya.
Joshua pun bangkit dari tidurnya lalu mengambil pakaiannya di lantai, ia berjalan keluar meninggalkan gadis itu sendirian disana dan mengunci pintunya dari luar.
Joshua masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya setelah semalam habis melakukan tindakan tak terpuji, bagi readers yang cowok tolong jangan ditiru!
Setelah selesai mandi, Joshua sangat kaget mendengar suara bel berbunyi di rumahnya yang menandakan ada tamu disana.
Joshua pun keluar mengecek siapa yang datang kesana pagi-pagi begini, ia tambah syok saat melihat ternyata Olivia yang datang dan sekarang sedang berdiri di depan pagarnya.
"Waduh, gimana ini? Kalo sampe Oliv tau ada cewek lain di rumah gue, bisa mampus gue!" ujar Joshua panik.
Ia mencoba tenang lalu keluar menemui Olivia yang sudah menunggu disana, dengan mengambil nafas panjang ia mendekati gadisnya sambil tersenyum.
__ADS_1
"Wah wah, mimpi apa aku semalam ya? Pagi-pagi begini udah didatengin sama bidadari aja, good morning sayang!" ucap Joshua tersenyum mencolek pipi Olivia.
"Bisa aja kamu, oh ya ini aku bawain sarapan buat kamu! Kebetulan aku masak sendiri loh, kamu cobain ya masakan aku!" ucap Olivia menyodorkan rantang makanan.
"Waduh pasti enak nih masakan kamu, yaudah kita makan bareng aja di dalem yuk!" ucap Joshua mengajak Olivia ke dalam.
"Eee gausah Jos aku udah sarapan tadi, kamu aja ya!" ucap Olivia menolak.
"Yah yaudah kamu temenin aku aja ya? yuk sayang kita masuk!" ujar Joshua langsung menarik tangan gadis itu ke dalam rumahnya.
"Eh eh Jos, tapi aku-"
"Udah ayo!" potong Joshua.
Entah apa yang ada di pikiran Joshua malah mengajak Olivia masuk ke dalam rumahnya, padahal ia tidak mau gadis itu mengetahui jika ia membawa gadis lain disana.
•
•
Sementara itu, seorang wanita terbangun dari tidurnya memegangi kepalanya... ia membuka mata lalu melihat ke sekeliling ruangan itu.
Ia tampak heran karena tak mengenali dimana tempat ia tidur tersebut, ia semakin syok saat menyadari tubuhnya kini tak berbusana dan ditutupi selimut tebal.
"Hah? Kenapa gue?" ujarnya syok.
Wanita itu kemudian menyibakkan selimutnya lalu melihat bercak darah di sprei serta merasakan nyeri pada area vitalnya saat hendak bangun, tentu saja ia menyadari sesuatu yang buruk terjadi padanya.
"Apa ini? Jangan-jangan..." ujarnya menduga-duga sambil menutup mulutnya.
Ia menangis karena merasa yakin dirinya habis diperkosa oleh seseorang, walau ia belum mengetahui siapa yang telah melakukan hal itu kepadanya.
"Siapa yang udah berani giniin gue? Jahat banget cowok itu, kurang ajar!"
Ia terus menangis menutupi wajahnya dengan selimut tebal yang ia tarik kembali, kesuciannya kini telah terenggut oleh seseorang yang bahkan ia tak tau siapa pelakunya.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1