Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Pengacau


__ADS_3

Alexa dan Kevin duduk berdasarkan tempat duduk yang tertera di kertas yang ada di tangan Kevin sekarang. Mereka mendapatkan tempat duduk di tengah.


Kevin meletakkan popcorn dan juga minuman di tengah-tengah. Jadi kalau Alexa ingin memakan popcorn atau pun ingin minum tidak susah mengambilnya.


Tidak jauh berbeda dengan Alexa dan Kevin. Axel dan Alisha pun mencari tempat duduk mereka. Dan ia mendapatkan tempat duduk dua di belakang. Cuma berjarak dua kursi dari saudara kembarnya.


Axel melihat ada dua kursi yang kosong di sebelah tempat duduknya. Axel menyuruh Alisha untuk duduk di bagian tengah, dan dia di pinggir.


" Kursi ini kosong?" tanya Alisha.


" Mungkin. Popcorn nya taruh disini aja " kata Axel.


" Hhmm"


Saat lampu di ruangan bioskop mati, Alisha refleks memegang tangan Axel.


" Kamu takut?"


" Tidak, hanya kaget saja"


Layar besar yang ada di depan mulai menyala. Itu tandanya film akan segera di putar. Para penonton fokus melihat ke depan.


...***...


Adele dan Farel baru sampai di mall. Mereka terlambat gara-gara Farel dari tadi mampir ke toilet umum. Entah apa yang di makan lelaki tampan itu, hingga membuatnya selalu bolak-balik ke toilet.


" Jangan bete gitu dong?"


" Gimana nggak bete, kita telat nonton gara-gara kamu "


Ya, Adele dan Farel memutuskan mengganti panggilan Lo gue menjadi, aku kamu.


" Habisnya perut aku sakit banget"


" Emang kamu makan apa, kok bisa sakit perut?"


" Nggak ada, tadi sore cuma makan empek-empek. Kuahnya emang pedes sih"


" Sekarang gimana? apa perutnya masih sakit?"


" Setelah minum obat tadi, perut aku udah nggak sakit lagi"


Sebenarnya Adele juga kasihan melihat lelaki tampan itu yang terus bolak-balik ke kamar mandi.


" Yuk masuk"


" Mau ngapain lagi masuk, film nya juga udah diputar"


" Nggak apa-apa, kan kita udah beli tiketnya lewat online tadi. Lagian filmnya mungkin baru di putar "


" Ya udah buruan!"


Adele dan Farel pun masuk kedalam mall. Mereka langsung menuju lantai tiga. Tempat di mana gedung bioskop berada.


" Kira-kira Alexa sama Axel jalan ke mana ya?" tanya Adele.


" Nggak tau. Mungkin cafe atau pantai mungkin"


Mereka pun sampai di lantai tiga. Farel dan Adele langsung menuju pintu teater dua. Karena mereka hanya telat lima menit. Farel melihatkan tiketnya pada petugas. Setelah itu barulah mereka berdua diperbolehkan masuk.


Lampu di ruangan bioskop sudah mati. Farel dan Adele agak kesusahan mencari tempat tempat duduknya. Mereka melihat ada kursi kosong dua di deretan tiga. Mereka langsung menuju ke sana.


" Permisi, numpang lewat?" kata Adele pada cowok yang duduk di pinggir.


Tanpa bicara lelaki itu memberi jalan pada Axel. Namun langkahnya terhenti kala melihat gadis cantik yang ada di samping cowok itu.


" Alisha"


Beberapa penonton menoleh ke arah Adele. Sadar dirinya jadi pusat perhatian. Adele segera duduk di kursi kosong sebelah Alisha diikuti sama Farel.


Axel kaget melihat kedua sahabatnya. Rencananya ingin nonton berduaan tanpa ada pengganggu gagal sudah. Ia senang karena ia tidak satu ruangan sama saudara kembarnya. Eh, taunya malah satu ruangan sama Farel dan Adele.

__ADS_1


" Gue pikir Lo malming ke pantai?" kata Adele pada Alisha.


" Nggak"


" Berarti cuma Eca yang nggak ikut gabung sama kita. Kalau ada dia kan lebih seru"


" Adele, Lo kesini mau nonton atau mau ngobrol?" tanya Axel.


" Ya nonton lha"


" Kalau mau nonton mulutnya diem"


Adele membuat gerakan mengunci mulut. Kemudian ia menatap layar besar yang ada di depan. Setelah nonton, barulah ia akan ngobrol dengan sahabatnya itu.


" Minum dulu " kata Alisha sambil memberikan lemon tea pada Axel.


" Makasih"


" Bagi minum dong bro?" kata Farel.


" Emang Lo nggak beli minuman?"


" Nggak, karena buru-buru tadi, jadi lupa beli minum "


" Gue beli minumannya cuma dua"


" Lo satu berdua aja sama Alisha"


" Ngaco Lo "


" Ya elah pelit amat Lo. Apa Lo tega liat gue mati kehausan disini"


" Kalau sekarang gue tega"


" Alisha, maukah Lo berbagi minuman itu satu untuk gue sama Adele"


" Nggak usah dengerin Farel. Fokus aja ke depan"


" Please Alisha, bagi minumannya?"


" Makasih Alisha, Lo emang sahabat yang baik"


" Ck, dasar modus" kata Axel.


Farel tidak menghiraukan ucapan sahabatnya. Ia memberikan minuman yang diberikan Alisha tadi sama Adele.


" Nih untuk kamu"


" Kamu nyolong minuman dimana?" tanya Adele.


" Sembarangan. Minuman ini dikasih Alisha"


" Beneran Sha?"


" Iya, pacar Lo maksa Alisha" jawab Axel.


" Bagus dong. Kan kalian bisa satu berdua minumannya"


" Lo sama aja kek Farel"


" Sudah-sudah, mending kita nonton "


" Kamu bener. Karena ngobrol sama mereka berdua bikin emosi"


Alisha tersenyum mendengar ucapan Axel. Lelaki tampan itu terlihat menggemaskan saat marah-marah seperti itu.


Berbeda dengan Axel. Alexa dan Kevin justru sangat menikmati film yang sedang di putar di layar besar itu. Sesekali terdengar tawa sejoli itu.


" Minum dulu" kata Kevin sambil menyodorkan Java tea ke mulut Alexa.


Alexa langsung menyedot Java tea yang di sodorkan lelaki tampan itu padanya.

__ADS_1


" Sini Kak, biar aku aja yang pegang?"


" Beneran nih nggak mau kakak pegangin"


" Iya. Lagian Eca bukan anak kecil lagi"


Kevin pun memberikan minuman itu pada gadis cantik itu. Ia pun meminum minumannya. Karena ia juga haus.


Sejoli itu pun menonton sambil menikmati popcorn dan juga minuman yang mereka beli. Suara tawa kembali terdengar di ruangan bioskop itu.


Setelah satu setengah jam, akhirnya film Finding Dory itupun selesai. Lampu di ruangan bioskop itu kembali menyala.


Para penonton siap-siap untuk keluar. Mereka keluar dari ruang bioskop secara bergantian. Alexa dan Kevin bangkit dari duduknya, mereka bersiap untuk keluar.


Akhirnya giliran mereka pun tiba. Kevin kembali menggandeng tangan gadis cantik itu keluar dari ruang bioskop. Diikuti sama Axel dan yang lainnya.


" Seru ya Kak filmnya?"


" Iya, ngakak terus"


" Eca!"


" Sekarang kita kemana lagi?"


" Makan yuk?"


" Yuk"


" Mau makan di restoran mana?"


" Kalau Korean food boleh nggak?"


" Boleh"


" Asik, Kak Kevin memang yang terbaik"


Kevin ikut senang melihat Alexa bahagia seperti itu. Apapun akan ia lakukan demi membuat Alexa bahagia.


Mereka berdua jalan bergandengan menaiki eskalator. Alexa sudah tidak kaget lagi saat Kevin menggandeng tangannya.


" Itu Eca bukan?" tanya Adele, saat melihat dua orang yang baru menaiki eskalator.


" Mana?" tanya Farel dan Axel.


" Noh yang naik eskalator "


Farel dan Axel menoleh kearah eskalator. Tapi mereka tidak melihat Alexa.


" Nggak ada" kata Farel.


" Udah ke bawah, kalian kelamaan sih"


" Ya udah, sekarang kita kemana?" tanya Farel.


" Terserah kalian mau kemana, asal jangan ngikutin kita" kata Axel.


" Oh jadi Lo nggak mau bareng sama kita lagi?"


" Biarkan mereka jalan berdua. Kamu itu mau jadi obat nyamuk" kata Adele.


" Ya nggak lha"


" Makanya jangan tanya mereka mau kemana. Yuk temenin aku belanja" kata Adele sambil menarik tangan Farel dari sana.


" Sekarang kita mau kemana?" tanya Alisha.


" Makan" jawab Axel sambil menggandeng tangan Alisha.


Axel yakin gadis cantik itu juga lapar. Karena tadi mereka nggak sempat makan popcorn yang mereka beli tadi. Karena popcornnya di habiskan sama Adele dan juga Farel.


To be continue.

__ADS_1


Akankah Axel dan Alexa bertemu di restoran?.


Happy reading 😚😚


__ADS_2