
Setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit, mereka pun sampai di dekat markas black cobra. Mereka sengaja tidak berhenti di depan markas black cobra.
" Sekarang kita berpencar sesuai dengan lokasi masing-masing" kata Kenan.
" Siap"
Mereka pun mulai berpencar. Sekarang tinggal Alexa dan Kenan. Ya mereka tidak membawa banyak anggota. Karena itu akan merepotkan.
" Siap untuk bersenang-senang, sayang?"
" Berhenti manggil aku dengan sebutan sayang, Om"
" Kenapa?"
" Nggak apa-apa"
" Kalau nggak apa-apa, berarti boleh dong saya panggil sayang"
" Terserah Om aja deh"
Dua insan itu langsung masuk melalui pintu gerbang markas black cobra. Di depan pintu gerbang sudah tidak ada yang berjaga. Karena Axel dan yang lainnya sudah membereskan anak buah black cobra yang berjaga di sana.
" Mau langsung menemui bos black cobra, atau mau main-main dulu?"
" Kita main-main dulu deh Om. Kan lumayan untuk pemanasan"
" Ok sayang. Terserah kamu aja"
Kenan dan Alexa terus berjalan memasuki markas black cobra. Suara perkelahian terdengar di setiap sudut markas. Suara itu sangat merdu terdengar di telinga.
" Penyusup!" teriak salah satu anak black cobra ketika melihat Kenan dan Alexa.
" Yah? cuma sepuluh orang Om?"
" Nggak apa-apa untuk pemanasan"
Merasa diremehkan sepuluh anak buah black cobra pun tak terima. Mereka menyerang Alexa secara membabi-buta.
" Serang!"
Alexa dengan santainya melawan sepuluh anak buah black cobra. Gadis cantik itu hanya menggunakan satu tangan untuk melawan sepuluh lelaki bertubuh kekar itu.
Bugh.
Bugh.
Dua tendangan diberikan Alexa pada perut dan juga wajah anak buah black cobra. Tubuh mereka langsung tersungkur ke lantai.
Bantuan dari teman-temannya pun datang. Kali ini lebih banyak dari yang tadi. Dan Kenan pun turun tangan untuk membantu sang pujaan hati.
Kenan dan Alexa pun di kepung anak buah black cobra. Jumlah mereka ada seratus lebih. Dan semuanya membawa berbagai macam senjata tajam.
" Siap untuk pertunjukan yang lebih menarik sayang?"
" Siap Om"
Anak buah black cobra tidak memberi celah untuk Alexa dan Kenan untuk kabur. Tapi mereka tidak tau, justru mengepung seperti itu akan memudahkan Alexa untuk menghajar mereka satu persatu.
Hiak...
Alexa segera menghindar saat di serang dengan samurai. Dan itu membuat anak buah black cobra emosi. Dia tidak suka karena Alexa berhasil menghindar.
" Kau tidak akan selamat kali ini anak kecil!"
__ADS_1
Set.
Foto besar yang ada di dinding langsung terbelah dua karena samurai. Sudah dipastikan kalau samurai itu sangat tajam.
" Kau lihat bukan bagaimana tajamnya samurai ini?!"
Alexa hanya membalas dengan senyuman.
" Kenapa kamu tersenyum. Apa kamu tidak takut dengan samurai ini?"
" Tidak! untuk apa saya takut pada benda mati. Karena hanya dua yang saya takutkan di dunia ini. Murka Allah dan juga murka mommy ku"
" Banyak omong kau bocah!"
Anak buah black cobra kembali menyerang Alexa. Dia mengayunkan samurainya sangat cepat ke arah Alexa.
" Sial!"
Alexa menendang tangan anak buah black cobra hingga samurai ditangannya terlepas. Alexa segera menangkap samurai itu.
" Saya akan mengajarkan anda cara memegang samurai dengan benar"
Set.
Aaaaaaa....
Anak buah black cobra itu menjerit karena salah satu jarinya putus karena tebasan samurai Alexa.
" Kau!"
" Itu hanya permulaan. Saya akan kasih pertunjukan yang lebih menarik lagi"
Set.
Set.
" Wah, wajah anda jauh lebih menarik dari yang tadi"
" Dasar bocah tengik!"
Anak buah black cobra itu mengeluarkan pisau kecil yang ia selipkan di celananya. Ia langsung menyerang Alexa.
Set.
Set.
Satu serangan itu berhasil merobek celana Alexa.
" Setelah ini pisau ini akan menggores kulit mu!"
" Hu.. takut?" kata Alexa dengan nada takut yang dibuat-buat. " Tapi sebelum kau menggores kulit ku. Aku akan lebih dulu mengirim mu ke neraka"
Alexa tidak ingin membuang waktunya. Ia langsung memberikan serangan terakhirnya.
Set.
Set.
Set.
Wajah Alexa kena cipratan darah dari tubuh anak buah black cobra. Tubuh anak buah black cobra langsung terkapar di lantai karena tiga sayatan diperutnya.
Melihat teman seperjuangan mereka terkapar di lantai dengan kondisi yang sangat mengenaskan dengan isi perutnya keluar. Mereka langsung menyerang Alexa.
__ADS_1
" Kami akan mencabik-cabik tubuh mu itu anak kecil!"
Alexa sangat senang melihat api kemarahan dari mata anak buah black cobra. Matanya pun berubah menjadi merah. Keinginan membunuhnya semakin kuat.
Aura di ruangan itu pun langsung berubah. Anak buah black cobra sedikit terhenyak saat melihat bola mata Alexa.
Alexa.
Untuk kedua kalinya Kenan melihat bola mata Alexa berubah. Ia juga merasakan aura membunuh yang sangat kuat. Berbeda dengan yang kemarin di kantornya. Apa seperti inikah sisi iblis gadis cantik itu.
Kenan mencoba mendekati Alexa. Ia tau kalau dalam mode seperti itu tidak akan mengenal apapun. Karena yang mereka inginkan hanya membunuh dan membunuh.
" Alexa"
" Hhmmm"
Kenan kaget karena Alexa menanggapinya. Berarti kesadaran gadis cantik itu tidak hilang.
" Kamu masih kenal sama saya?"
" Tentu saja masih. Emang Om pikir saya amnesia"
" Bukan begitu, mata kamu"
" Ada apa dengan mata ku?"
" Orang yang memiliki mata seperti kamu, biasanya akan hilang kendali. Tapi kamu masih bisa mengenali saya"
" Aku udah bisa mengendalikan diri Om"
" Syukurlah"
Anak buah black cobra heran melihat Kenan dan Alexa. Bisa-bisanya dia orang itu mengobrol di saat pertempuran.
" Hajar mereka" kata salah satu anak buah black cobra.
Rekan-rekannya pun maju menyerang Kenan dan Alexa. Serangan mereka disambut dengan senang hati oleh Kenan dan Alexa.
Bunyi senjata tajam yang beradu dan juga barang-barang pecah menggema di ruangan itu. Seketika ruangan itu berubah seperti kapal pecah.
" Kalian berdua tidak akan bisa keluar dari sini. Karena tempat ini akan menjadi makam kalian"
" Kita liat saja nanti. Apakah tempat ini akan menjadi kuburan kami, atau akan menjadi kuburan black cobra" kata Kenan.
Anak buah black cobra tidak memberikan jeda. Mereka terus menyerang Alexa dan Kenan dengan membabi buta. Mereka akan membalaskan dendam teman mereka yang sudah dibunuh oleh Alexa.
Alexa sangat senang mendapatkan serangan dari anak buah black cobra. Begitu juga Kenan. Sejoli itu sangat menikmati pertempuran melawan.
Bugh.
Bugh.
Bugh.
Tendangan demi tendangan diberikan Alexa dan juga Kenan. Bahkan mereka berdua berhasil merebut katana dan juga samurai dari anak buah black cobra.
Satu persatu anak buah black cobra sudah terkapar di lantai. Kondisi mereka jangan ditanyakan lagi. Sudah pasti tidak jauh berbeda dengan teman mereka yang mati tadi.
Darah pun berceceran dimana-mana. Bahkan dinding pun juga ikut terkena sama cairan berwarna merah itu.
Pesona Alexa dan Kenan semakin kuat. Walaupun wajah mereka sudah terkena darah. Tapi itu tidak mengurangi kecantikan dan juga ketampanan mereka. Penampilan mereka sekarang seperti pemain film laga.
To be continue.
__ADS_1
Mudah-mudahan hari ini bisa up 2 ya.
Happy reading 😚😚