Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Penyerangan 2


__ADS_3

Tidak jauh berbeda dengan Alexa dan Kenan. Axel dan Alisha juga menjadi best couple. Sepasang kekasih itu menghajar anak buah black cobra dengan kompak.


" Sayang awas!"


Set.


Lengan Alisha tergores katana milik salah satu anak buah black cobra. Darah segar pun mengalir dari lengan gadis cantik itu.


" Sayang?"


" Aku nggak apa-apa yank. Cuma luka kecil"


" Kecil gimana?. Itu berdarah yank!"


Axel menggunting baju kaosnya. Kemudian diikatkan ke lengan sang kekasih. Itu iya lakukan supaya darah berhenti mengalir dari luka sang kekasih.


" Kalian berdua cuma anak kecil. Jadi pulang aja sana!, sebelum terlambat"


Axel menatap tajam anak buah black cobra itu. Bola matanya mulai berubah menjadi warna merah.


Anak buah black cobra kaget melihat warna bola mata Axel. Mereka agak mundur kebelakang.


" Sayang, mata kamu?"


Lelaki tampan itu hanya membalas dengan senyuman. " Tenang aja, aku bisa mengendalikannya kok"


Axel mengambil samurai yang tergeletak di samping mayat anak buah black cobra. Ia akan menggores kulit orang yang sudah berani melukai kekasihnya.


" Tunggu apalagi cepat serang!"


Hiak..


Bunyi suara samurai yang beradu menggema di ruangan itu. Anak buah black cobra terus menyerang Axel.


*Set.


Set.


Set*.


Aaaaaaaaa..


Salah satu anak buah black cobra meringis kesakitan karena salah satu tangannya putus karena tangannya kena tebas samurai Axel.


" Itu hukuman karena kau sudah berani melukai kekasih ku!"


Set.


Aaaaaaaaa..


Satu tangan lagi terlepas dari tubuh anak buah black cobra. Setelah itu Axel memberikan serangan terakhirnya dengan menusuk perut musuhnya.


Tubuh anak buah black cobra itu langsung terkapar di lantai. Lelaki bertubuh kekar itu langsung meregang nyawa.


Melihat temannya sudah tidak bernyawa, mereka pun langsung menyerang Axel secara bersamaan. Dengan senang hati Axel menyambut serangan dua puluh lelaki bertubuh kekar.


Alisha melihat bagaimana cara sang kekasih menghajar anak buah black cobra. Sang kekasih tidak memberikan celah untuk musuhnya.


Bugh.


Anak buah black cobra tersungkur karena tendangan Alisha. Ya satu anak buah black cobra mengambil kesempatan saat melihat Alisha sedang kesakitan. Sayangnya lelaki bertubuh kekar itu salah pilih lawan. Walaupun dalam keadaan terluka Alisha masih bisa melawan anak buah black cobra.


" Sayang, kamu nggak apa-apa?"


" Nggak apa-apa yank. Kamu fokus sama lawan, aku bisa jaga diri kok"

__ADS_1


" Ya udah, kamu juga harus hati-hati. Karena aku nggak ingin melihat kamu terluka lagi"


" Siap yank"


Axel kembali fokus pada musuhnya. Begitu juga dengan Alisha. Mereka harus segera mengalahkan anak buah black cobra. Dan segera berkumpul dengan keluarga Alexa dan yang lainnya.


Di sudut yang lain.


Adele dan kekasihnya juga sedang melawan anak buah black cobra. Sepasang kekasih itu berkerjasama dengan sangat baik.


" Yank, kalau kamu berhasil melumpuhkan mereka semua, nanti aku kasih ciuman" kata Adele.


" Serius nih?"


" Serius"


" Ok, demi kamu dan juga hadiah ciuman aku akan mengajar mereka dalam waktu yang sangat singkat"


Adele sengaja mengatakan itu pada kekasihnya, supaya sang kekasih lebih semangat lagi menghajar anak buah black cobra.


Farel yang tadinya masih main-main melawan musuhnya, sekarang sudah mulai serius. Kalau sudah mode seperti itu, maka jangan harap lawan bisa lolos begitu saja.


Anak buah black cobra semakin banyak berdatangan mengepung sepasang kekasih itu. Bahkan mereka membawa berbagai macam jenis senjata tajam.


" Kamu siap sayang?"


" Siap yank"


" Fokus dan hati-hati, karena mereka membawa senjata tajam" kata Farel.


" Iya yank"


Adele dan Farel sudah dikelilingi oleh anak buah black cobra. Sekarang mereka sudah berada di tengah-tengah anak buah black cobra.


" Tunggu apalagi cepat serang dua anak kecil itu!" titah dari salah satu anak buah black cobra.


Bugh.


Adele berhasil melumpuhkan satu anak buah black cobra. Ia merebut samurai dari tangan anak buah black cobra. Untungnya ia pernah belajar cara menggunakan samurai. Kalau tidak ia akan susah melawan anak buah black cobra.


...***...


Bos black cobra dan juga sang kekasih sedang bersiap untuk menyerang Kenan. Dia tidak tau kalau sekarang markasnya sudah diserang lebih dulu oleh Kenan.


Tok.


Tok.


Tok.


" Bos!"


" Masuk!"


" Gawat bos, markas kita diserang sama king lion"


Deg.


Bos black cobra kaget mendengar ucapan anak buahnya. Bagaimana dia bisa kecolongan seperti ini.


" Bagaimana bisa mereka menyerang markas kita. Bukankah bos mereka lagi terbaring di rumah sakit?"


" Tadinya iya bos. Tapi sekarang dia sudah berada disini. Dan memimpin anak buahnya untuk menyerang markas kita"


" Bangsat!, berani sekali mereka menyerang markas, ku!"

__ADS_1


" Apa maksud anak buah kamu, Bara?" tanya Clara.


Ya nama bos black cobra adalah Bara.


" Mantan kekasih kamu itu sudah keluar dari rumah sakit. Dan sekarang dia sudah berada di sini dan menyerang markas"


" Apa!, bagaimana bisa?!. Bukankah dia sedang terbaring di rumah sakit?"


" Aku juga nggak tau kenapa dia bisa ada disini. Karena dia sudah ada disini, berarti kita harus menyambut kedatangannya"


" Bos king lion tidak banyak membawa membawa anak buahnya bos. Bahkan mereka membawa beberapa anak kecil"


" Anak kecil?"


" Iya bos. Dan saya yakin kita akan menang melawan king lion"


" Jangan senang dulu. Siapa tau dibalik itu ada jebakan yang kita tidak tau. Perintahkan pada semuanya jangan lengah"


" Baik bos, saya permisi dulu"


" Hhmmm"


Anak buah black cobra itu pun segera mengabari rekan-rekannya untuk selalu berhati-hati.


" Lalu sekarang kita mau ngapain?"


" Kita akan tunggu mantan kamu disini. Kita akan sambut kedatangannya"


" Hhmmm"


Bara menunggu kedatangan Kenan di aula. Aula itu berada tepat di tengah-tengah markasnya.


" Kamu yakin kita hanya duduk manis menunggu kedatangan mereka?"


" Iya sayang. Kita berdua akan memantau melalui CCTV"


Mata Bara fokus menatap layar yang berukuran sangat besar itu. Di sana memperlihatkan setiap sudut markasnya.


Benar apa kata anak buahnya, kalau markasnya sudah di serang.


" Ternyata strategi mantan kamu hebat juga" kata Bara tanpa mengalihkan pandangan dari monitor besar itu.


Mata Bara menyipit saat melihat gadis cantik yang sedang bersama Kenan. Gadis itu terlihat sangat lincah mengayunkan samurainya.


" Siapa gadis kecil itu?"


" Mana?"


" Itu yang bersama mantan kekasih kamu?"


Clara melihat gadis kecil yang sedang bertarung dengan anak buah kekasihnya. Ia baru pertama kali melihat gadis itu.


" Aku tidak tau"


Bara masih menatap Alexa. Ia memperhatikan setiap gerakan gadis cantik itu. Namun tiba-tiba layar monitor yang ada didepannya gelap.


" Kenapa tiba-tiba monitornya gelap?" tanya Clara.


" Mungkin CCTV nya sudah dirusak"


Bara tidak menyangka kalau gadis cantik itu akan menyadari dirinya sedang diawasi. Dan lebih mencengangkan lagi, gadis cantik itu tau letak CCTV yang ia pasang di sana.


Sungguh gadis yang menarik!.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2