Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Berkumpul dua keluarga besar 2


__ADS_3

Selesai makan malam semua orang tua berkumpul di ruang keluarga. Para orang tua mungkin akan mengobrol hal yang serius. Sedangkan anak-anak masih tinggal di taman.


" Oppa mau buah?"


" Mau sayang"


" Ntar Eca ambilkan dulu"


" Iya sayang"


Alexa mengambil buah yang ada di atas meja. Buah itu sudah di potong kecil-kecil. Ia membawa dua piring kecil.


" Nih Oppa buahnya"


" Makasih sayang"


" Ai mau?"


" Mau kakak cantik"


Alexa menyuapi Aiden buah-buahan yang ada di piring itu. Ia menyuapi Aiden dengan sangat lembut.


" Jadi kapan kalian berdua akan menikah?" tanya El.


" Kita tunangan dulu Bang. Kan Alexa belum di lamar secara resmi"


" Kirain dalam waktu dekat ini kalian akan menikah"


" Nggak kok Bang. Nunggu Alexa lulus sekolah dulu"


" Kalau sudah nikah nanti, apa kamu masih membiarkan Eca tetap bekerja?"


" Aku terserah Eca aja sih Bang. Kalau dia masih mau bekerja silakan, mau di rumah aja juga nggak masalah. Toh aku masih mampu kasih uang jajan untuk dia"


Alexa tersenyum mendengar jawaban kekasihnya. Selama ini Kenan memang selalu memperlakukan dirinya bak ratu. Lelaki tampan itu tidak pernah mengecewakan dirinya.


" Oh iya, Abang dengar kalian bertiga mau buka cabang baru ya?" tanya Abimanyu.


" Iya Bang, rencananya kita memang mau buka cabang toko kuenya lagi"


" Dimana lokasinya?"


" Di daerah D"


" Bagus tuh. Soalnya di sana belum ada Abang lihat toko kue. Tempatnya udah dapat belum?"


" Udah Bang, baru kemarin di ACC sama pemilik tanah"


" Selamat deh untuk kalian bertiga, semoga toko kuenya lancar dan rame terus"


" Aamiin, makasih Bang Abi" ucap ketiga gadis cantik itu.


" Sama-sama "


" Axel dan Farel kapan mau melamar kekasihnya?" tanya El.


" Kalau aku kapan aja sanggup Bang. Tapi nggak tau sama Adele nya. Dia mau atau nggak di lamar cepat-cepat"


" Tuh Del di tanya sama Farel. Mau nggak dilamar dalam waktu dekat?"


" Adele mah ngikut aja Bang"


" Jangan ngikut aja dong. Ntar kalau kamu di ajak ke jurang gimana?"


" Ya nggak mau lha Bang. Kalau ke jurang Farel aja sendiri"


" Tega banget sih kamu yank. Bukankah kita cinta sehidup semati?"


" Iya, tapi nggak harus terjun ke jurang bareng juga dong"


" Ya nggak lha. Lagipula ngapain terjun ke jurang, kayak nggak ada tempat lain aja"


" Kirain kamu mau ngajak aku terjun ke jurang"

__ADS_1


" Aku bukan mau mengajak kamu ke jurang, tapi ke pelaminan"


" Kalau itu mah, aku mau"


" Tunggu ya, aku pasti akan membawa kamu sampai ke pelaminan"


" Iya sayang, aku pasti akan menunggu hingga hari itu tiba"


" Bang El, sama Abang Abi kapan nikahnya"


" Kita berdua nanti nikahnya kalau udah ketemu jodoh" jawab El.


" Jodoh itu di jemput Bang, bukan cuma nunggu" kata Adele.


" Mau jemput dimana Del?. Kalau Abang tau dia nunggu dimana, pasti Abang jemput"


" Ck, Abang ini. Maksud Adele itu, Abang cari jodohnya jangan cuma menunggu aja"


" Ini juga lagi nyari, tapi belum ada yang klik di hati"


" Abang nya milih-milih, makanya belum dapat sampai sekarang"


" Harus dong. Di keluarga Abang kan nggak boleh masuk sembarangan orang"


" Iya juga sih Bang. Ntar bikin malu keluarga lagi"


" Bukan itu. Takutnya nanti dia cuma mau uang Abang aja, tapi orang tua Abang tidak di hormati"


" Curhat nih ceritanya" kata Alexa.


" Bukan curhat, tapi mengatakan yang sebenarnya. Keluarga besar kita nggak mengharapkan harta, tapi sikap dan sifat orang tersebut"


Adele manggut-manggut tanda mengerti. Karena emang bener apa yang dikatakan oleh Abimanyu. Keluarga besar Alexa memang tidak memandang orang dari statusnya.


" Oh iya, Axel kapan nih nyusul Kenan untuk melamar Alisha?" tanya Abimanyu.


" Nah lho, bener tu kata Bang Abi kapan kamu melamar Alisha" kata Farel.


" Aku sih terserah Alisha aja Bang. Kalau dia mau hari inipun akan aku lamar" jawab Axel sambil melirik sang kekasih.


" Ngapain nunggu persetujuan Alisha. Kalau mau melamar, ya lamar aja" kata Alexa.


" Iya, kasih surprise untuk pacar kamu" tambah Kenan.


" Nah benar tuh apa kata Kenan. Karena cewek suka hal yang romantis, maka kamu ajak Alisha ke tempat-tempat yang romantis" kata El.


" Kulkas tiga puluh dua pintu mana ngerti hal-hal yang seperti itu" kata Adele.


" Walaupun dingin, tapi dia sangat romantis kok sama aku" kata Alisha.


Wajah Axel bersemu merah mendengar ucapan sang kekasih. Walaupun itu cuma ucapan sederhana, tapi cukup membuat hatinya berbunga.


" Gimana bisnisnya Ken?" tanya El.


" Alhamdulillah lancar Bang"


" Sekarang lagi ngerjain proyek apa?"


" Sekarang aku lagi ngerjain proyek pembangunan hotel di kota Y"


" Jadi perusahaan kamu yang membangun hotel di sana?"


" Iya Bang"


" Kenapa nggak ngajak-ngajak Abang"


" Itu kerja sama kak Ken sama Daddy" kata Axel.


" Daddy kamu tau aja peluang besar"


" Tentu saja"


Mereka semua pun larut dalam canda tawa. Jarang-jarang mereka bisa kumpul seperti ini. Hanya di hari dan waktu tertentu mereka bisa ngumpul.

__ADS_1


" Tuan"


" Iya Ben"


" Bunga sama coklatnya gimana?"


" Oh iya lupa, bawa kesini"


" Baik tuan"


Beni segera pergi ke parkiran untuk mengambil coklat dan juga bunga yang ada di mobilnya.


Baru mau membuka kaca mobilnya, ponsel Beni berdering. Ia pun mengurungkan niatnya untuk mengambil bunga, dan segera menjawab panggilan telepon.


" Hallo bos"


" Ada apa?"


" Gawat bos, wanita yang ada di rumah bordir itu kabur"


" Apa!"


" Maaf bos, ini kelalaian kami"


" Kalian cepat cari wanita itu sampai ketemu. Kalau tidak, kalian tau akibatnya"


" Baik bos. Kami sudah melihat semua CCTV, dia dibawa kabur seseorang"


" Kalian tau siapa orangnya yang membawa wanita itu?"


" Tau bos, karena melihat dari tangannya ada lambang elang"


" Elang?"


" Iya bos, saya rasa itu kelompok mafia yang ada di negara L"


" Kalian cari informasinya dengan benar, setelah itu kabari saya kembali"


" Baik bos"


Beni menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku celananya. Ia harus memberi tau tuannya berita buruk ini.


" Lama banget sih Ben"


" Maaf tuan, tadi saya terima telpon dulu"


" Wah, bunga untuk siapa itu Kak?" tanya Adele.


" Pasti untuk Alexa lha sayang, masa kamu masih tanya"


" So sweet banget sih. Kan jadi pengen juga"


" Ntar aku kasih buket bunga mawar yang gede untuk kamu"


" Nggak bunga hasil colongan lagi, kan?"


" Ya nggak lha sayang, masa bunga hasil colongan"


" Ya siapa tau, kan kemaren kamu kasih bunga hasil colongan di kebun mommy Eca"


" Ya itu kan dulu, sekarang mah udah nggak lagi lho yank"


" Stop!, kita lagi nggak pengen denger perdebatan kalian soal bunga" kata Axel.


" Hehehe, sorry kulkas tiga puluh dua pintu"


" Apa Lo bilang?!"


" Kulkas tiga puluh dua pintu, kabur"


Axel pun mengejar Farel. Akhirnya terjadilah aksi kejar mengejar di antara kedua lelaki tampan itu.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2