
Selesai makan malam, Nando di interogasi oleh kakaknya. Dan ini semua gara-gara keponakannya yang sudah menceritakan tentang wanita yang dilihatnya waktu video call satu Minggu yang lalu.
" Jadi kapan kamu mau memperkenalkan wanita itu sama kakak? atau kakak yang datang ke Sumatera untuk berkenalan dengan langsung dengannya?" tanya Kiran.
" Jangan!"
" Kenapa?"
" Aku baru satu Minggu mengenalnya Kak, jadi biarkan aku mengenalnya lebih dekat lagi. Setelah itu baru aku akan bawa dia ke sini"
" Ok, kakak kasih waktu satu bulan. Jadi bulan besok, kamu udah harus bawa calon adik ipar kakak kesini"
" Ok"
" Kenapa nggak kita aja yang ke Sumatera mommy?" kata Alexa.
" Bilang aja kamu mau liburan" kata Axel.
" Axel memang tau betul keinginan Eca. Tentu saja kakak kamu yang cantik ini mau liburan. Sekaligus berkenalan dengan calon Tante "
" Jelas aku tau, karena yang ada dalam pikiran kamu itu cuma liburan"
" Liburan itu sangat bagus untuk kesehatan, ya kan Dad?"
" Maybe" jawab Darren.
" Jadi mulai sekarang, Daddy harus sering-sering ajak Eca liburan"
" Kalau kerjaan Daddy udah agak berkurang, Daddy akan ajak Eca liburan"
" Bener ya. Tapi entah kapan? kerjaan Daddy kan nggak pernah ada habisnya?"
" Kalau kerjaan Daddy banyak, yang tambah senang kan Eca juga"
" Senang sih. Walaupun banyak duit, kalau nggak pernah di ajak jalan-jalan ya percuma juga"
" Terus Eca maunya gimana? Daddy nggak kerja?"
" Ya nggak gitu juga. Lagian kalau Daddy nggak kerja, Eca nggak bisa shopping lagi"
" Tuh tau"
" Kadang Eca berpikir pingin jadi anak orang biasa saja"
" Kenapa?"
" Karena Daddy yang selalu sibuk, hingga tidak ada waktu lagi untuk Eca sama Axel"
" Betul-betul, kali ini Axel setuju sama Eca"
" Mommy juga" kata Kiran.
" Kok kalian pada keroyok Daddy?"
" Karena Daddy emang selalu sibuk" kata Alexa.
" Baiklah mulai besok Daddy nggak akan pergi kerja. Biarkan saja perusahaan kita bangkrut, terus Eca dan Axel tidak akan pernah dapat uang saku lagi"
" Mana bisa begitu?" protes twins.
" Kan Daddy nggak boleh kerja. So kalau nggak kerja, berarti nggak punya uang dong "
" Bukan nggak boleh kerja, tapi Daddy kurangi kerjaannya" kata Alexa.
" Ya nanti Daddy akan coba"
Darren tidak menyangka kalau twins akan protes terus soal dirinya yang selalu sibuk kerja. Ia akui kalau sekarang ini memang jarang berkumpul dengan keluarga kecilnya itu. Jadi wajar kalau twins protes.
" Sepertinya kamu harus mengurangi pekerjaan kamu, By" kata Kiran.
" Sepertinya begitu sayang. Kalau tidak twins pasti akan protes lagi"
" Bukan kamu aja, aku juga akan mengurangi pekerjaan aku di kantor"
__ADS_1
" Baiklah sekarang kita tidur, karena Daddy capek mau istirahat"
" Siap Daddy. Tapi tunggu dulu, kok nggak ada yang kasih selamat sama Eca?"
" Emang kamu ulang tahun?" tanya Axel.
" Bukan"
" Lalu?"
" Kasih selamat karena kakak kamu yang cantik ini sudah dapat kerja"
" Serius?"
" Hhhmm"
" Kok bisa?"
" Tentu saja bisa, secara kan aku cantik dan juga pintar. Emangnya kamu?"
" Ya.. ya yang selalu merasa dirinya paling cantik"
" Ini nih ciri-ciri orang yang iri sama keberhasilan orang lain"
" Idih, siapa juga yang iri"
Nando sudah mendengar dari kakaknya kalau sang kakak akan menyetop uang saku untuk Axel dan Alexa. Dan kali ini ia mendukung rencana kakaknya itu.
" Selamat ya Eca" ucap Nando.
" Makasih paman"
" Kalau Eca udah gajian, ntar Eca akan traktir paman"
" Ok, paman tunggu traktiran nya"
" Ok paman"
Setelah selesai sesi memberikan selamat pada Alexa. Kiran dan suaminya pergi ke kamarnya untuk istirahat. Begitu juga dengan Nando. Sedangkan Alexa dan Axel masih betah di ruang keluarga.
" Hhmm"
" Cewek suka yang manis-manis nggak?"
" Tentu saja suka. Kenapa?"
" Nggak apa-apa, cuma nanya aja"
" Idih nggak asik banget sih kamu"
" Kalau seandainya kamu di suruh milih antara bunga sama coklat, kamu pilih yang mana?"
" Pilih dua-duanya "
" Maruk amat"
" Bukan Maruk, tapi realistis"
" Aku kan suruh pilih"
" Aku mau kedua-duanya, gimana dong?"
" Pilih salah satu "
" Baiklah kalau kamu maksa, aku akan pilih coklat"
" Kenapa coklat?"
" Karena coklat itu bisa dimakan dan bisa ngilangin stress juga. Sedangkan bunga nggak bisa di makan"
" Ck, makan aja yang ada dalam pikiran kamu"
" Ya kan tubuh kita emang butuh makan. Dan lagi ngapain kamu suruh aku milih tadi"
__ADS_1
" Aku cuma pengen tau aja, kalau cewek itu sukanya apa"
Alexa melirik saudara kembarnya itu. Pasti saudara kembarnya ingin melakukan sesuatu. Kalau tidak bagaimana mungkin dia nanya-nanya kek tadi.
" Sepertinya gue mencium aroma-aroma kebohongan disini"
" Hidung Lo bermasalah kali"
" Penciuman gue nggak pernah salah. Cepat katakan, Lo mau ngapain sama bunga dan coklat"
" Nggak ada"
" Lo mau nembak Alisha ya?"
" Ng-nggak "
" Kenapa Lo jadi gagap kek gitu"
" Gue udah ngantuk, ke kamar dulu ya"
" Jangan harap bisa kabur, sebelum kamu mengatakan soal bunga dan coklat itu"
" Aku cuma tanya aja tadi, nggak ada maksud lain"
" Kamu nggak bisa bohong sama aku. Cepat katakan untuk apa bunga sama coklat itu?"
" Baiklah .. baiklah, aku akan katakan"
" Gitu dong "
" Rencananya aku mau nembak Alisha"
" What..!"
Alexa kaget sekaligus shock mendengar ucapan saudara kembarnya itu. Ia tidak percaya dengan apa yang di dengarnya tadi. Demi apa coba, kulkas dua puluh delapan pintu itu mau menembak sahabatnya.
" Kamu nggak lagi sakit, kan?" tanya Alexa sambil menempelkan punggung tangannya ke ke jidat saudara kembarnya.
" Apaan sih? gue nggak sakit" kata Axel sambil menyingkirkan tangan Alexa.
" Terus kenapa Lo tiba-tiba mau nembak sahabat gue"
" Ya biar hubungan gue jelas. Seperti hubungan Farel dan Adele"
" Widih gercep juga nih gunung es. Tapi apa kamu yakin Alisha juga suka sama kamu?"
" Nggak tau juga sih. Tapi setidaknya aku udah mengutarakan perasaan aku sama dia. Jadi terima atau enggaknya, urusan belakangan"
" Iya juga sih. Ok, gue do'akan semoga cinta kamu di terima sama Alisha"
" Terima kasih. Jadi cewek itu akan pilih mana, coklat atau bunga?"
" Nanya itu lagi. Gue udah bilang tadi, gue milih dua-duanya"
" Jangan Maruk gitu dong, kamu harus pilih salah satu?"
" Baiklah, gue akan pilih bunga"
" Kenapa?"
" Karena lebih romantis. Tapi ngasih bunganya yang halal ya. Jangan bunga hasil curian"
" Emangnya aku, Farel "
" Kan kamu sebelas dua belas dengan Farel"
" Enak aja"
" Ya udah, aku udah ngantuk. Mau tidur dulu"
" Barengan, aku juga udah ngantuk"
Kerena sudah ngantuk, Axel dan Alexa pun memutuskan untuk pergi tidur. Sepanjang jalan Axel memikirkan bagaimana cara untuk mengungkapkan perasaannya pada Alisha besok.
__ADS_1
To be continue.
Happy reading 😚😚