
Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore. Akhirnya semua pekerjaan Alexa selesai juga. Sekarang gadis cantik itu bersiap untuk pulang.
Beberapa pelayan cafe masih ada di sana. Mereka juga bersiap-siap untuk menutup cafe. Setelah itu mereka selesai menutup cafe mereka pun pulang.
" Nona Alexa kami duluan?"
" Oh iya, hati-hati dijalan"
" Nona juga"
Alexa mengunci cafenya. Setelah itu ia berjalan ke parkiran untuk mengambil motornya. Setiap hari ia memang berangkat menggunakan motor.
Saat akan melajukan motornya, tiba-tiba mulutnya di bekap seseorang dari belakang hingga ia tidak sadarkan diri. Tubuh Alexa di bawa masuk ke dalam mobil Jeep.
Anak buah Kenan melihat Alexa dibawa masuk kedalam mobil Jeep langsung mengikuti mobil Jeep itu. Mereka harus tau kemana mereka akan membawa Alexa.
" Apa nggak seharusnya kita membantu nona Alexa?"
" Tidak perlu. Ingat apa kata nona Alexa tadi sebelum pergi"
Ya Alexa sudah bertemu dengan anak buah Kenan sebelum dia keluar dari restoran tadi. Dan ini semua adalah rencana gadis cantik itu. Kalau dia akan pura-pura masuk kedalam perangkap para penjahat.
" Apa nona Alexa akan baik-baik saja?"
" Kalau terjadi sesuatu sama dia, kita yang akan dihabisi sama tuan muda"
" Tenangkan diri kalian, nona Alexa bukan orang yang lemah. Apa kalian lupa apa yang dikatakan tuan muda dan juga bos Beni"
" Iya, tapi tadi nona Alexa pingsan?"
" Itu mungkin rencana nona Alexa. Kan dia bilang tadi kalau dia akan pura-pura masuk perangkap mereka"
" Jadi mereka pikir nona Alexa sudah masuk dalam perangkap mereka?"
" Iya. Sekarang kita ikuti aja permainan nona"
" Biasanya orang yang disandera yang mengikuti permainan penjahatnya. Ini malah para penjahat yang mengikuti permainan yang disandera"
" Nona Alexa memang pintar"
" Udah fokus ke jalan. Ingat jangan sampai ketahuan sama penjahatnya kalau kita ikutin"
" Siap ketua!"
Mobil anak buah Kenan terus melaju mengikuti kemana mobil Jeep itu pergi. Mereka sengaja menjaga jarak dengan mobil Jeep. Karena kalau ketahuan rencana mereka akan gagal.
Mobil Jeep pun berhenti di sebuah pabrik tua yang ada di pinggir kota J. Pabrik itu terlihat sangat kumuh dan tidak terawat. Dan juga terlihat sangat menyeramkan.
Para penculik itu pun membawa Alexa masuk kedalam pabrik tua itu. Sesekali mereka melirik sekeliling pabrik. Mungkin mereka takut ada yang mengikuti.
" Apa yang akan mereka lakukan pada nona Alexa?"
" Nggak tau. Ayo kita ikuti kedalam"
Anak buah Kenan mengikuti para penculik itu kedalam pabrik tua. Sampai di dalam mereka sangat kaget. Karena di dalam pabrik tua itu tidak seseram bentuknya dari luar.
" Sepertinya ini markas mereka?"
" Bisa jadi. Karena tempat ini to seburuk tampilan luarnya"
Mungkin itulah cara mereka bersembunyi. Karena orang-orang tidak akan pernah berpikir kalau akan ada orang yang tinggal di pabrik tua yang menyeramkan.
Tubuh Alexa di baringkan di atas kasur yang ada di sana. Karena kata wanita yang membayar mereka, gadis kecil ini tidak boleh lecet. Sebab dia sendiri yang akan memberikan hukuman pada gadis itu.
" Cantik banget ya bos"
" Iya, mana mulus lagi kulitnya"
__ADS_1
" Kalian jangan coba-coba sentuh gadis itu. Nanti wanita itu marah"
" Iya bos"
" Kalian jaga gadis ini. Saya mau menghubungi wanita itu dulu"
" Siap bos"
Bos penculik itu segera menghubungi wanita yang sudah menyuruh mereka untuk menculik gadis cantik itu.
" Aku bikin kopi dulu, kalian jaga gadis ini" kata salah satu penculik itu.
" Sekalian buatin kita dong"
" Ok, siap"
Salah satu dari penculik itu pergi ke dapur untuk membuat kopi. Sedangkan yang tiga lagi menjaga Alexa sambil menonton tv.
Alexa membuka matanya perlahan. Untungnya sebelum penjahat itu membekap mulutnya, ia sudah lebih dulu menutup hidung sama mulutnya dengan kapas. Kalau tidak mungkin dia sudah pingsan beneran.
Untung kapasnya nggak tertelan.
Ya Alexa mendengar langkah kaki orang saat dia berjalan ke parkiran tadi. Dan ia yakin kalau itu langkah kaki para penculik itu. Karena kalau langkah kakinya berbeda dengan langkah kaki orang berjalan normal.
Ehem.. ehem..
Tiga orang penjahat itu langsung menoleh kebelakang. Mereka kaget melihat gadis cantik yang mereka culik sedang duduk manis.
" Kenapa kalian kaget begitu?"
" Bu.. bukannya kamu pingsan?"
Alexa tersenyum. " Kenapa kalian bisa yakin kalau saya beneran pingsan?"
" Tentu saja kami yakin. Karena obat bius yang kami kasih cukup banyak. Jadi bagaimana kamu sudah sadar?!"
" Kalian berdua, cepat ikat gadis itu!"
Salah satu dari penjahat itu mengambil tali. Dan yang dua lagi berusaha memegang tangan Alexa. Namun belum lagi mereka menyentuh tangannya. Alexa sudah lebih dulu memelintir tangan mereka.
Aaaarrrgghhh.
Teman penjahat yang membuat kopi tadi langsung berlari keluar saat mendengar jeritan temannya.
" Hei!, lepasin mereka!"
Alexa menendang dua penjahat itu hingga tersungkur ke lantai. Kedua temannya langsung membantu.
" Berani sekali kau gadis kecil?!"
" Tentu saja. Bahkan saya bisa melakukan lebih dari ini"
" Apa kau tau siapa kami?!"
" Saya tidak peduli siapa kalian. Yang saya tau sekarang tangan saya gatel ingin menghajar kalian!"
" Besar juga nyali kamu gadis kecil!"
" Apa kalian mau mencoba?"
" Hei kalian!, tunggu apalagi, cepat serang gadis kecil itu!"
" Kita tidak boleh menyakiti gadis ini sama si bos"
" Kita harus mengikatnya. Kalau tidak dia bisa kabur"
" Benar juga. Ayo ikat gadis itu"
__ADS_1
Dua penjahat lagi maju untuk mengikat Alexa. Tapi nasib mereka berdua sama dengan temannya tadi. Belum menyentuh Alexa, mereka sudah tersungkur duluan.
" Apa cuma segini kemampuan kalian?. Padahal saya berharap kalian itu lebih kuat. Jadi saya bisa sedikit berolahraga "
Anak buah penjahat itu menyerang Alexa bersamaan. Tentu saja dengan senang hati Alexa menyambut serangan mereka.
Bos penjahat segera kembali karena mendengar suara ribut-ribut dari ruangan tempat Alexa tadi. Alangkah kagetnya dia melihat gadis yang di sandera bertarung melawan anak buahnya.
Bug.
Bug.
Bug.
Satu persatu anak buah penjahat itupun tumbang. Dan kejadian itu langsung di saksikan sama bos penjahat itu.
" Hei kamu!"
Alexa menoleh kearah suara. " Ada apa?, anda mengganggu kesenangan saya"
" Berani sekali kamu menyerang anak buah ku"
" Tentu saja saya berani. Bahkan saya juga bisa menghajar anda!"
" Wah!, besar juga nyali kamu anak kecil?!"
" Apa anda mau mencoba?"
" Banyak omong kamu!"
Bos penjahat itu menyerang Alexa. Dengan cepat Alexa menghindar. Hingga serangan bos penjahat itu hanya mengenai angin.
Anak buah Kenan memvideokan pertarungan Alexa. Mereka akan mengirim video itu pada bos mereka.
...***...
Natalie sangat senang karena orang suruhannya berhasil menculik Alexa. Ia akan memberi hadiah yang menyenangkan dan juga tak akan terlupakan pada gadis kecil itu.
" Kamu kenapa sayang?"
" Natalie sangat senang Pih"
" Senang kenapa?"
" Orang suruhan Natalie berhasil menculik gadis kecil itu, Pih"
" Papih ikut senang karena rencana anak papih berjalan dengan mulus. Lalu kamu mau apakan gadis itu?"
" Natalie akan kasih pelajaran yang tidak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya"
" Jangan sampai Kenan tau kalau kamu menculik kekasihnya"
" Tenang aja Pih. Kenan tidak akan tau kalau aku yang menculik kekasihnya"
" Itu lebih bagus. Karena kalau Kenan tau, bisa-bisa rencana kita gagal"
" Ya udah Pih, aku mau melihat gadis kecil itu dulu"
" Ok sayang. Hati-hati"
" Iya Pih"
Setelah berpamitan dengan papih nya, Natalie segera melajukan mobilnya menuju pabrik tua.
To be continue.
Happy reading 😚😚
__ADS_1