Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Hampir tertangkap


__ADS_3

Sepanjang jalan Kenan masih memikirkan tentang kekuatan gadis tipis saat mode iblis nya on. Dia benar-benar penasaran akan kekuatannya.


" Bos"


" Hhmmm"


" Apa bos bener-bener ingin menguji kekuatan nona Alexa?"


" Iya. Saya penasaran sekali dengan kekuatan gadis cantik itu"


" Emang bos mau menyakiti orang-orang terdekatnya?"


" Nggak!"


" Lalu bagaimana cara bos mancing kemarahan nona Alexa"


" Saya juga tidak tau. Dan saya nggak ingin memancing kemarahannya"


Roni bingung dengan bosnya, tadi bosnya itu bilang kalau ingin melihat sisi iblis nona Alexa. Tapi sekarang dia bilang nggak mau memancing kemarahan gadis cantik itu.


" Terus bagaimana bos bisa melihat sisi iblis nona Alexa?"


" Ya ditunggu aja. Siapa tau nanti saya bisa melihat tanpa melakukan hal yang akan membuat dia benci sama saya"


Roni semakin heran sama bosnya. Sejak kapan sang bos peduli sama perasaan orang lain. Apalagi itu perasaan wanita. Dulu aja waktu pacaran sama model terkenal, bos nya nggak pernah peduli seperti ini.


" Ron"


" Iya Bos"


" Bagaimana dengan penyelidikan wanita gila itu?"


" Sekarang ini belum ada pergerakan dari mereka bos"


" Pantau terus jangan sampai kecolongan. Karena kalau sampai itu terjadi, kalian semua akan tau akibatnya"


" Tenang bos, saya sudah menempatkan orang-orang kita di seluruh sudut markas black cobra"


" Bagus. Tambah pasukan bayangan untuk menjaga Aiden dan juga kakak saya"


" Siap tuan"


" Saya yakin dia mengincar Aiden. Karena dia tau kelemahan saya ada Aiden"


Kenan tidak ingin mantan kekasihnya menyakiti keponakannya. Karena Aiden dunia sang kakak. Jadi kalau terjadi sesuatu pada keponakannya itu, maka dunia kakaknya akan hancur.


Aiden adalah cucu yang sangat berharga dan juga mahal bagi keluarga Ricard. Karena sang kakak divonis dokter susah untuk punya anak. Tapi kakaknya tidak pernah menyerah untuk berusaha memiliki anak. Alhamdulillah berkat doa dan usahanya akhirnya Allah mengabulkan doanya. Dan lahirlah Aiden, cucu pertama keluarga Ricard.


" Setelah tim A pulang, kita serang markas black cobra"


" Siap bos"


" Kita tidak akan membiarkan musuh berhasil menjalankan tujuannya. Kapan perlu kita hilangkan nama black cobra dari muka bumi ini"


" Setuju bos. Jadi mereka tidak bisa membuat onar lagi"


" Semua senjata dan perlengkapan kalian persiapkan. Jangan sampai ada yang kurang. Karena lawan kita yang sekarang adalah musuh lama gang kita"

__ADS_1


" Iya bos. Saya juga tidak sabar untuk menghajar mereka semua "


Kenan sudah tidak sabar menunggu hari dimana mereka akan menyerbu markas black cobra. Ia sudah lama tidak menghajar orang, jadi ini lha momen yang pas untuk mencoba kemampuannya.


...***...


Abimanyu menghentikan mobilnya secara mendadak saat melihat seseorang yang sudah mengambil spion mobilnya. Ia segera turun dari mobil.


" Woy..!"


Orang itupun menoleh kebelakang. Alangkah kagetnya ia melihat siapa orang yang sudah berteriak padanya. Ia pun segera mengambil langkah seribu.


" Jangan lari Lo!".


Abimanyu mengejar cewek yang mencuri spionnya. Ia tidak akan melepaskan wanita itu dan menyerahkannya kepada pihak yang berwajib.


Gila! kencang banget lari tuh cewek.


Semua orang heran melihat aksi kejar-kejaran antara Abimanyu dan pencuri cantik itu. Bahkan ada diantara mereka yang berpikir kalau Abimanyu dan cewek itu sepasang kekasih.


" Anak muda jaman sekarang sudah kayak artis India aja, main lari-lari"


" Iya. Mungkin mereka habis putus, dan yang cowoknya pasti ga terima kalau diputusin"


" Sepertinya begitu. Padahal yang cowoknya sangat tampan. Kenapa nggak cari yang lain aja"


" Bener Jeng. Kalau saya jadi cowok itu, saya tidak akan mengejar cewek itu"


" Setuju. Mending cari yang baru"


Emak-emak kalau udah ngumpul kek gini nih. Ghibah.


Cewek itu masuk ke sebuah gang. Abimanyu pun mengikuti gadis itu ke gang sempit itu. Ia ingin tau kenapa gadis itu masuk kedalam gang sempit itu.


Abimanyu tertegun saat melihat apa yang dilakukan sama gadis pencuri itu. Ia melihat gadis itu sedang membagikan makanan pada sekelompok anak jalanan.


Apa uang hasil curian itu dia berikan pada anak-anak itu?.


Hati Abimanyu terenyuh melihat pemandangan yang ada di depan matanya. Ia tidak menyangka masih banyak anak-anak yang di telantarkan orang tuannya.


Lelaki tampan itu bersembunyi di balik semak-semak. Ia terus memperhatikan interaksi antara gadis itu dengan anak-anak jalanan.


Suara tawa pun terdengar nyaring di telinga Abimanyu. Ia dapat melihat betapa bahagianya anak-anak jalanan itu. Walaupun ia tidak bisa mendengar apa yang dibicarakan gadis pencuri itu pada anak-anak jalanan.


" Karena udah sore, kakak pamit dulu ya. Besok kakak kesini lagi"


" Kakak janjinya besok kesini lagi?"


" Iya kakak janji. Kakak akan belikan makanan yang banyak lagi untuk kalian"


" Hore! makasih kakak cantik"


" Sama-sama"


Semua anak-anak jalanan itu memeluk gadis pencuri itu. Mungkin itu sebagai salam perpisahan mereka pada sang gadis.


" Kakak pulang dulu ya, bye bye "

__ADS_1


" Dada kakak"


Gadis itu segera meninggalkan tempat tinggal anak-anak jalanan. Ia harus segera pulang, karena kalau terlambat ia akan kena marah sama mama tirinya.


" Sepertinya ada yang bersembunyi di balik semak-semak itu"


Gadis itu berjalan menuju semak-semak.


Meong..


" Ternyata kucing"


Gadis itu pun mengurungkan niatnya untuk menghampiri semak-semak. Karena ia tau kalau yang tadi itu hanya seekor kucing. Ia melanjutkan perjalanannya.


Abimanyu mengelus dadanya. Hampir saja dia ketahuan sama gadis itu. Untungnya ada kucing liar yang membantunya. Kalau tidak sudah dipastikan ia akan ketahuan.


" Tunggu! kenapa gue bersembunyi disini. Bukankah tadi gue menangkap tu cewek"


Lelaki tampan itu segera keluar dari semak belukar itu. Ia membersihkan tubuhnya dari daun-daun kering yang menempel di pakaiannya.


" Abang siapa?"


" Astagfirullah" ucap Abimanyu sambil mengelus dadanya. " Lo ngagetin gue aja, bocah"


" Abang siapa?" tanya anak itu lagi.


" Saya? temannya kakak yang datang kesini tadi"


" Kak Indah?"


" Ah iya, Indah"


" Kalau Abang temannya Kak Indah, kenapa Abang bersembunyi di semak-semak?"


" Ah? itu tadi Abang mau kasih kejutan sama dia. Eh! taunya Abang yang terkejut sama kedatangan kamu"


" Hehehe, maaf Bang"


" Iya nggak apa-apa. Oh iya, apa kakak tadi sering datang kesini?"


" Iya Bang. Kak Indah selalu datang ke sini untuk kasih kita makanan yang enak"


Ternyata dia punya sisi baik juga.


" Ya udah, Abang pamit dulu ya. Ini ada sedikit uang untuk jajan kamu dan teman-teman kamu" kata Abimanyu sambil menyerahkan tiga lembar uang seratus ribu. Karena hanya segitu sisa uang cash di dompetnya.


" Makasih Bang"


" Sama-sama. Abang pamit dulu ya"


" Iya Bang, hati-hati dijalan"


Abimanyu menganggukkan kepalanya. Ia segera pergi dari sana. Besok ia akan kembali lagi kesini. Ia akan membawakan banyak makanan dan juga pakaian untuk mereka semua.


To be continue.


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2