Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Sarapan bersama sang kekasih


__ADS_3

Pagi hari Alexa sudah terlihat cantik dengan memakai dress dengan motif bunga bunga sakura. Hari ini dia akan pergi melihat lokasi cabang pertama toko kuenya.


" Jadi mau liat lokasi?" tanya Axel saat melihat saudara kembarnya keluar dari kamarnya.


" Hhhmmm"


" Aku yang bangun toko kuenya gimana?"


" Boleh"


" Serius?"


" Hhmmm"


" Kamu mau desainnya seperti apa?"


" Aku mau bergaya Eropa"


" Ok, nanti aku kasih contoh desainnya"


" Emang udah kamu buat?"


" Udah dong. Aku punya tiga desain yang bagus"


" Sejak kapan kamu ngerjainnya?"


" Dua hari yang lalu"


" Kenapa nggak tawarin ke perusahaan besar aja?"


" Untuk perusahaan besar ada, tapi kan lihat-lihat peluang dulu. Desain ini khusus ku buat untuk toko dan juga ruko "


" Ya udah nanti kasih lihat sama aku desain terbaik kamu"


" Ok siap. Kak Ken juga ingin melihat beberapa desain aku untuk cafe di hotel yang baru dia bangun sama Daddy"


" Bagus itu, siapa tau nanti ada rekan bisnisnya yang tertarik dengan desain kamu"


" Mudah-mudahan deh"


Alexa salut dan juga bangga sama adiknya. Bakat adiknya sangat banyak, tidak hanya pintar berbisnis. Tapi dia juga pintar membuat desain yang keren.


" Pergi sama siapa?"


" Sama Oppa"


" Emang kak Ken udah datang?"


" Belum, mungkin bentar lagi"


Alexa dan Axel turun ke bawah untuk sarapan bersama kedua orang tuanya. Mereka ke bawah dengan menggunakan lift.


" Morning Mom, Dad"


" Morning sayang"


" Sayang udah bangun"


Alexa langsung menoleh ke arah suara. Ia kaget melihat sang kekasih sudah ada dibelakangnya.


" Oppa disini?"


" Iya, diajak Daddy untuk sarapan bersama"


" Datang jam berapa?"


" Jam 6.30 sayang"


" Kok nggak kasih tau Eca"


" Mau kasih surprise"


Kenan mempersilakan ratu dihatinya untuk duduk. Setelah itu barulah ia duduk di samping sang kekasih.


" Yang lainnya kemana mommy?" tanya Kenan.


" Udah pada balik ke mansion masing-masing"

__ADS_1


" Oma sama Opa juga?"


" Iya, mereka mau jalan-jalan sama grandma dan juga grandpa kalian"


" Mereka sedang menikmati masa tua mereka" kata Darren.


Kiran mengambilkan nasi goreng untuk suami dan putranya. Sedangkan Alexa mengambilkan untuk calon suaminya. Sang putri sudah harus belajar dari sekarang cara melayani suami.


" Nih Oppa sarapannya"


" Makasih sayang"


Alexa mengambilkan jus untuk calon suami dan adiknya.


" Makasih kakak ku yang paling cantik"


" Hhhmmm"


" Cuma hhhmm doang?"


" Terus mau bilang apa"


" Aku kan udah muji kamu tadi, setidaknya puji balik dong?"


" Ogah"


" Nyesel aku udah muji kamu tadi"


" Aku kan nggak ada suruh kamu untuk muji aku"


" Sudah-sudah habiskan sarapannya"


" Ok mommy"


Alexa dan Axel pun menghentikan perdebatannya. Mereka berdua sekarang mulai menyantap nasi goreng yang sudah ada di hadapan mereka masing-masing.


Selesai sarapan Axel dan Alexa berpamitan dengan kedua orang tuanya. Begitu juga dengan Kenan. Karena pagi ini dia akan menemani sang pujaan hati untuk melihat lokasi untuk membuat cabang toko kue sang kekasih.


" Mom, Dad, Eca sama Kak Ken jalan dulu ya"


" Iya sayang, hati-hati di jalan. Jangan ngebut bawa mobilnya, Ken"


" Axel juga pamit ya Mom, soalnya mau ketemu sama klien pertama"


" Iya sayang, semoga kerjasama nya berhasil"


" Aamiin, makasih doanya mommy"


Kiran melambaikan tangannya saat mobil putra dan calon mantunya melaju. Setelah mobil putra dan calon mantunya menjauh dari pandangannya Kiran kembali masuk ke dalam mansion-nya.


" Sayang"


" Eh, kamu masih disini By?"


" Masih sayang, kamu aja yang nggak ngeh aku ada disini"


" Maaf sayang, aku pikir kamu udah masuk duluan"


" Mana mungkin aku pergi kalau nggak ada kamu"


" Uh sayangnya aku.. Yuk kita masuk bayi besar ku"


Darren langsung menggendong sang istri ala bridal style. Kiran pun mengalungkan tangannya di leher sang suami. Ya begitulah hubungan ia dengan sang suami.


Walaupun usia mereka sudah tidak muda lagi. Tapi kemesraan mereka tidak akan pernah pudar di makan waktu.


...***...


Kenan memarkirkan mobilnya di bawah pohon besar yang ada di dekat lokasi yang akan di jadikan cabang toko kue sang kekasih.


" Silakan turun ratu hatiku"


" Makasih Oppa"


Alexa berjalan menuju lokasi yang sebentar lagi akan menjadi cabang pertama toko kue triple A. Ini sangat membanggakan bagi dirinya dan juga sahabatnya.


" Sayang ingin desain yang seperti apa?"

__ADS_1


" Pengennya sih bergaya Eropa. Tapi nanti tanya sama Adele dan juga Alisha dulu"


" Bagusnya begitu, karena ini usaha kalian bertiga"


" Iya Oppa"


" Sayang udah pernah lihat desain bangunan milik Axel belum?"


" Belum Oppa. Eca baru tau kalau Axel bisa desain juga"


" Nanti kakak bawa sayang untuk melihat bangunan yang memakai desain Axel"


" Emang udah ada perusahaan yang pake desain Axel?"


" Sudah sayang. Walaupun tanpa nama besar keluarga sayang, Axel mampu membuktikan dirinya mampu bersaing dengan yang lain"


" Iya Oppa. Eca bangga dengan pencapaiannya"


" Axel bilang baru satu bulan mendesain. Desain pertamanya itu rumah yang ada di jalan rambutan kompleks C"


Alexa kaget mendengar ucapan kekasihnya. Ia tidak menyangka kalau perumahan yang ada di sana di desain oleh adiknya sendiri.


" Bukannya itu kompleks perumahan baru?"


" Benar, perumahan itu baru beberapa hari ini diresmikan. Dan sudah laku dua puluh rumah"


" Wah, cepat banget laku rumah yang ada di sana"


" Tentu saja, desainnya sangat menarik. Kalau kakak belum punya mansion, mungkin kakak juga tertarik beli rumah di sana"


" Benarkah?"


" Hhmmm"


Alexa penasaran seperti apa desain rumah yang dibuat sama adiknya. Ia memang pernah mendengar tentang perumahan yang ada di jalan Rambutan. Tapi ia belum pernah melihat langsung rumah yang ada di sana.


" Sayang"


" Hhmmm"


" Kakak mau bicara sesuatu sama sayang"


" Apa ada masalah?"


" Sedikit"


" Bicaralah"


" Nanti setelah kita berkeliling melihat lokasi pembangunan tokonya"


" Baiklah"


Sepasang kekasih itu pun segera melihat lokasi yang akan di jadikan cabang toko kue triple A.


Di dalam gedung tua itu terlihat beberapa bapak-bapak yang sedang bekerja merobohkan bangunan yang sudah tua itu.


" Permisi Pak"


" Eh iya nona"


" Apa bapak sudah sarapan?"


" Sudah nona, tadi kami dibelikan bubur ayam sama tuan yang di samping nona"


Alexa melirik sang kekasih. " Oppa kah yang nganterin sarapannya?"


" Iya sayang. Tadi sebelum ke mansion kakak mampir dulu kesini, kebetulan bapaknya belum sarapan, jadi kakak belikan bubur ayam di seberang jalan sana"


" Makasih ya"


" Sama-sama sayang"


" Semangat kerjanya ya Pak. Kami mau melihat-lihat dulu"


" Terima kasih tuan, nona"


Setelah mengapa bapak pekerja, Kenan dan Alexa melanjutkan berkeliling gedung tua itu. Sambil keliling mereka juga membahas konsep toko yang akan di bangun nanti.

__ADS_1


To be continue.


Happy reading 😚😚


__ADS_2