
Mona baru selesai shopping bersama teman sosialitanya. Ia selesai memborong tas branded dan juga baju keluaran desainer ternama dunia.
" Jeng, bukankah itu putra Jeng" kata salah satu teman Mona.
" Mana?"
" Itu yang lagi menuju restoran Korea"
" Iya, sepertinya lagi jalan bersama pacarnya"
Mona melihat kearah restoran Korea. Benar itu putranya, sedang bergandeng tangan dengan seorang gadis. Dan gadis itu bukan Citra, putri sahabatnya. Ia tidak bisa melihat dengan jelas wajah gadis yang di gandeng putranya.
" Itu kekasihnya Kevin ya Jeng?"
" Bukan, mungkin itu hanya temannya" jawab Mona.
" Teman kok jalannya bergandengan begitu?"
" Iya"
" Jeng seperti tidak tau putra saya saja. Dia kan banyak temannya. Dan saya yakin itu salah satu temannya. Resiko punya anak ganteng, ya begitu"
" Benar juga. Putra Jeng kan memang tampan. Coba kalau saya punya anak perempuan, pasti sudah saya jodohkan dengan putra Jeng"
" Apa Jeng Mona tidak ingin menemui putra, Jeng"
" Nggak Jeng, biarkan dia bersenang-senang. Lagipula di rumah juga sering bertemu"
" Ya sudah, yuk kita pulang"
Mona sengaja tidak menghampiri putranya. Ia akan menanyakan pada putranya nanti saat dia sudah sampai di rumah. Dan ia akan mencari tau siapa gadis yang bersama putranya itu.
...***...
Kevin dan Alexa masuk kedalam restoran ala-ala Korea. Kevin mencari tempat duduk yang nyaman untuknya dan Alexa. Pilihannya jatuh pada kursi di dekat jendela yang mengarah ke luar. Jadi jendela lantai dua itu, mereka bisa melihat pemandangan kota pada malam hari.
" Silakan duduk tuan putri" kata Kevin sambil menarik kursi untuk Alexa.
" Makasih Kak"
Pelayan wanita pun datang menghampiri meja Kevin. Kemudian ia memberikan buku menu pada mereka berdua.
Di restoran itu tidak hanya menjual makanan khas negeri ginseng saja. Beberapa makanan Asia juga di jual di sana.
" Mau pesan apa?"
" Japchae, sama kimchi"
" Minumnya?"
" Jus jeruk"
" Pesanannya samain aja ya mbak?"
" Japchae dua, jus jeruk dua, kimchi satu" kata pelayan itu sembari membacakan kembali pesanan Kevin.
" Iya mbak"
" Baik, di tunggu ya
Pelayan itupun pamit undur diri.
" Kamu suka makanan Korea ya?"
" Suka, apalagi sama menu yang aku pesan tadi"
" Pasti hobi nonton Drakor juga?"
" Hu'um"
Kevin tersenyum mendengar jawaban gadis cantik yang ada di hadapannya itu. Ya kebanyakan gadis-gadis yang seumuran dengan Alisha memang suka Drakor.
Alexa menangkap sosok yang sangat ia kenal sedang memasuki restoran yang sama dengannya. Ia langsung menutup wajahnya dengan tas yang ia bawa.
" Kamu kenapa?"
" Ada Axel"
__ADS_1
" Mana?" tanya Kevin sambil melihat sekeliling.
" Itu di dekat pintu masuk. Dia sama Alisha"
Kevin langsung menoleh kearah pintu masuk. Benar saja, di sana ada Axel dan Alisha. Sepertinya mereka sedang mencari tempat duduk.
" Sepertinya mereka lagi cari tempat duduk. Gimana kalau kita ajak mereka gabung sama kita?"
" Emang nggak apa-apa?"
" Nggak apa-apa"
" Ya udah"
" Axel" panggil Kevin sambil melambaikan tangannya.
Axel mendengar namanya dipanggil pun menoleh kearah suara. Ia kaget melihat siapa orang yang memanggilnya. Niat hati untuk menghindari dua orang itu. Tapi sekarang malah bertemu lagi dengan mereka.
" Yuk gabung sama kita"
" Yuk kita gabung sama Alexa" kata Alisha.
Belum sempat Axel bicara, gadis cantik itu sudah berjalan menghampiri saudara kembarnya. Padahal dia berharap tidak bertemu dengan saudara kembarnya itu. Axel pun tidak punya pilihan selain bergabung dengan saudara kembarnya.
Axel duduk di samping Alisha. Ia heran kenapa saudara kembarnya menutup wajahnya dengan tasnya.
" Kenapa wajahnya di tutup kek gitu?" tanya Axel.
" Eh, ada Axel ternyata" jawab Alexa sambil menurunkan tas dari wajahnya.
" Ck, pura-pura nggak tau"
" Axel udah pesan makanan? kalau belum, sini Eca pesankan?"
Alisha tersenyum melihat tingkah Axel dan Alexa. Mereka berdua tidak seperti orang kembar pada umumnya. Tapi ia tau kalau mereka berdua saling menyayangi satu sama lain.
" Kamu mau pesan apa?" tanya Axel pada Alisha.
" Samain sama Eca aja"
" Aku pesan japchae "
" Makanan Korea lagi?" tanya Axel.
" Ya jelas lha. Ini kan restoran ala-ala Korea, baca noh"
" Ya kan disini ada jual menu Asia lainnya"
" Makanan kesukaan aku sama Alisha tu sama"
" Nggak mungkin"
" Kamu tanya aja sama Alisha"
" Alexa benar. Aku memang suka makan Korea termasuk japchae " jawab Alisha.
" Tuh denger. Alisha itu suka makanan yang gue pesan"
" Ya udah pesan yang itu aja. Terus minumannya apa?"
" Jus jeruk "
" Tuh kan sama lagi " kata Alexa.
" Masa?" kata Kevin.
" Hhmm"
" Ya udah samain aja kalau gitu makanan sama minumannya"
Axel memanggil pelayan. Tak berselang lama pelayan datang menghampiri meja Axel.
" Ada yang bisa saya bantu Dek?" tanya pelayan itu.
" Saya mau pesan Japchae dua, terus minumannya jus jeruk"
" Ada lagi?"
__ADS_1
" Adalagi yang mau kamu pesan Sha?" tanya Axel.
" Nggak, cukup yang itu saja"
" Di tunggu ya"
Pelayan itu pun pamit undur diri.
" Kalian berdua darimana tadi?" tanya Kevin pada Axel.
" Nonton"
" Sama dong. Kita tadi juga nonton "
" Kita liat kakak sama Alexa kok tadi" kata Alisha.
" Terus kenapa Lo nggak manggil gue"
" Gue mau manggil Lo, tapi Axel nutup mulut gue"
Alexa menatap saudara kembarnya itu. Ia tidak tau apa maksud Axel menutup mulut sahabatnya.
" Kenapa Lo tutup mulut Alisha tadi?"
" Karena aku nggak mau ganggu kamu sama Kak Kevin"
" Bukan aku yang nggak mau di ganggu. Tapi kamu yang nggak mau di ganggu"
" Kok aku?"
" Iya dong. Buktinya kamu nutup mulut Alisha"
Kevin dan Alisha tersenyum melihat tingkah si kembar itu. Tapi perdebatan itu menjadi hiburan tersendiri untuk mereka berdua.
" Eca!"
Alexa mendengar namanya dipanggil langsung menoleh kearah suara. Ia tidak menyangka akan bertemu kedua sahabatnya itu.
" Berarti yang gue liat tadi emang elo"
" Liat dimana?"
" Eskalator"
" Kenapa Lo nggak manggil gue"
" Mau, tapi Lo keburu menghilang"
" Ya udah, kalian gabung sini aja sama kita. Biar rame" kata Alexa.
" Dengan senang hati gue bergabung sama kalian"
Adele dan Farel duduk di kursi yang masih kosong. Mereka pun memesan makanan yang sama dengan Alexa dan yang lain.
" Habis ini kita kemana lagi?" tanya Adele.
" Pulang " jawab Alexa dan Alisha bersamaan.
" Kompak bener jawabnya"
Pesanan mereka pun datang. Pelayan pun menyajikan makanan di atas meja. Setelah itu ia pamit undur diri.
Ketiga lelaki tampan itu menatap makanan yang baru saja di sajikan sama pelayan tadi. Mereka melihat bihun goreng yang di kasih sayuran dan potongan daging.
" Ini mah bihun goreng. Bukan Japchae " kata Farel.
" Kalau di Korea namanya japchae " kata ketiga gadis cantik itu.
Ketiga cewek cantik itu pun mulai menyantap makanan yang ada di depan mereka masing-masing.
Ketiga cowok itu pun mencicipi makanan yang bernama Japchae itu. Rasa makanan itu lumayan enak di lidah ketiga cowok tampan itu.
Walaupun namanya agak aneh ditelinga mereka.
To be continue.
Happy reading 😚😚
__ADS_1