Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Membangunkan singa tidur


__ADS_3

Plak.


Satu tamparan mendarat di pipi Kenan.


" Brengsek!"


Alexa segera meninggalkan lelaki yang sudah berani mengambil first kiss nya. Ia ingin menenangkan diri, karena sekarang ini emosinya sudah diubun-ubun.


Kenan menatap punggung Alexa yang pergi menjauh darinya. Ia menyesali perbuatannya karena sudah berani mencium gadis cantik itu.


Ia kehilangan kendali kala melihat bibir Alexa yang merah bak cherry. Ditambah lagi gadis tipis itu selalu saja mengeluarkan kata-kata yang sangat membuatnya kesal.


Aaaarrrrggg.


Kenan menjambak rambutnya. Ia benar-benar sudah membuat gadis tipis itu marah. Dan entah kenapa ia tidak bisa mengontrol perasaannya. Kenan segera menyusul Alexa. Ia tidak ingin gadis cantik itu marah padanya.


...***...


Alexa terus mengumpat. Ia menendang-nendang udara kosong dengan kakinya. Gadis cantik itu tidak menyangka akan kehilangan first kiss nya. Dan orang yang mengambil first kiss itu bukanlah orang yang dia cintai.


" Dasar gunung es brengsek! "


" Siapa yang brengsek?"


" Astagfirullah! kakak ngagetin aja"


" Maaf kalau udah membuat kamu kaget"


" Kakak kok bisa ada disini?"


" Kakak cariin kamu. Kakak takut kehilangan kamu"


Alexa menatap lelaki tampan yang ada dihadapannya itu. Lelaki yang sedang berjuang untuk mendapatkan kepercayaan orang tua dan juga cintanya.


Apa kak Kevin masih mau menerima gue, kalau dia tau bibir gue nggak perawan lagi.


" Apa pipinya masih sakit?"


" Sedikit"


" Maaf tidak bisa bantu kamu tadi. Kakak gagal lagi lindungi kamu?"


" Nggak apa-apa. Lagian aku baik-baik aja. Kakak jangan merasa bersalah begitu"


" Sekarang kita mau kemana? kembali ke tempat acara atau disini aja?"


" Kembali ke tempat acara deh Kak. Ntar sahabat aku cariin"


" Yuk"


Kevin menggandeng tangan Alexa. Sejoli itu berjalan bergandengan tangan menuju tempat resepsi.


Baru beberapa langkah, Alexa dan Kevin sudah di hadang oleh Clara. Wanita itu sepertinya tidak terima karena Kenan sudah membawa gadis itu pergi begitu saja.


" Dasar gadis gatel! setelah pergi dengan kekasihku! sekarang pergi dengan lelaki lain lagi"


" Jaga ucapan anda nona" kata Kevin.

__ADS_1


" Kenapa gue harus menjaga ucapan gue! apa lagi sama gadis pelayan seperti dia!"


" Saya bilang jaga ucapan anda nona. Kalau tidak anda akan menyesal"


" Udah kak, nggak udah diladenin wanita gila kek gitu"


" Iya. Yuk kita pergi"


" Mau kemana Lo! urusan kita belum selesai!" kata Clara sambil menahan tangan Alexa.


" Lepaskan tangan saya, kalau tidak anda akan menyesal" kata Alexa.


" Menyesal kenapa? dan lagi apa yang bisa gadis pelayan seperti mu lakukan di sini?"


" Gadis yang kau anggap pelayan ini bisa menghancurkan hidup Lo dengan hanya menjentikkan jarinya"


Clara tersenyum mendengar ucapan Alexa. Ia tidak menyangka kalau gadis pelayan itu tidak hanya pinter merayu, tapi dia juga pintar membual.


" Kau pikir kau siapa? sehingga bisa bicara seperti itu, huh!"


" Anda tidak perlu tau siapa saya. Karena kalau anda tau siapa saya, saya jamin anda akan shock bahkan bisa mati mendadak karena serangan jantung"


Clara tidak terima gadis itu pergi begitu saja. Ia akan mempermalukan gadis itu didepan semua tamu undangan. Ia akan menunjukkan seperti apa kedudukan gadis itu. Jadi dia tidak berani berlagak lagi.


Alexa tidak mengerti kenapa wanita itu masih saja mencari masalah dengannya. Dan Sampai sekarang wanita itu masih saja mengikutinya.


" Kok dia masih ngikutin kita Kak?"


" Udah biarkan saja. Kita cari es batu dulu, untuk mengompres pipi kamu"


" Nggak usah Kak. Lagian ini udah nggak sakit lagi kok"


" Nggak apa-apa. Mending sekarang kita ambil makanan. Aku lapar?"


" Ya udah, yuk"


Clara tersenyum licik. Karena ia akan lebih mudah mempermalukan gadis itu di tempat itu. Apalagi sekarang banyak tamu di sana yang sedang menikmati hidangan yang sudah di suguhkan sang empunya hajatan.


" Mau makan apa?" tanya Kevin setelah mereka sampai di tempat makanan.


" Nasi putih sama daging cincang ja Kak"


" Sayurnya nggak?"


" Iya dong"


Pelayan yang bertugas di sana mengambilkan makanan yang diinginkan oleh nona kecil mereka"


" Cukup mbak, ntar nggak habis" kata Alexa.


Pelayan itu memberikan piring yang sudah berisi nasi, lauk dan juga sayur itu pada Alexa. Tapi belum piring itu sampai ke tangan Alexa, Clara sudah lebih dulu mengambilnya.


" Dia nggak pantas makan makanan seperti ini"


" Apa maksud anda nona?" tanya pelayan yang tadi.


" Gadis ini hanya seorang pelayan. Jadi cukup berikan dia makanan sisa dari para tamu"

__ADS_1


" Jaga ucapan anda nona"


" Seharusnya kalian yang menjaga ucapan kalian sama saya. Dan saya juga heran kenapa gadis pelayan ini bisa di undang ke pesta pernikahan seperti ini?"


Para tamu yang ada di sana mulai berbisik-bisik. Mereka mulai menatap Alexa dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.


Kalau kalian tau siapa gue, apa kalian akan berani menatap saya dengan tatapan seperti itu. Dasar sekumpulan orang-orang penjilat.


Aawwww..


Alexa meringis saat kuah sup panas mengenai kulit tangannya. Dan pelakunya siapa lagi kalau bukan Clara.


" Alexa!"


" Nona"


Kevin segera membantu gadisnya itu. Begitu juga dengan pelayan yang ada di sana. Mereka tidak ingin di hukum oleh tuan mudanya. Beberapa bodyguard pun langsung bertindak. Karena nona kecil mereka terluka.


" Hei! kenapa kalian membantu pelayan seperti dia?!"


" Diam kau!"


Dua orang bodyguard langsung mengamankan Clara. Mereka tidak akan membiarkan Clara menyakiti nona kecil mereka untuk kedua kalinya.


Keributan itu rupanya menarik perhatian Darren dan juga istrinya.


" Ada keributan apa di sana, By?"


" Nggak tau sayang"


" Yuk kita lihat. Sepertinya sudah terjadi sesuatu"


" Hhmmm"


Bukan hanya pasutri itu saja yang pergi ke sana. Para sahabatnya pun pergi melihat apa yang sudah terjadi di sana.


" Kalian mau ke sana juga?" tanya Nadia.


" Iya. Sepertinya sudah terjadi masalah besar di sana" kata Kiran.


" Apa nggak ada bodyguard di sana?" tanya Romy.


" Ada. Mungkin ini terjadi di area makanan. Jadi para bodyguard berjaga dari kejauhan" kata Doni.


Untung lokasi tempat makan itu agak jauh dari tempat pelaminan. Jadi acara resepsi pernikahan Nando tidak begitu terganggu. Karena para tamu terhormat mereka ada di tempat VVIP.


Kiran dan Darren kaget melihat siapa yang menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di sana. Dan mereka melihat juga ada seorang wanita yang sedang diamankan bodyguard-nya.


" Eca!" kata Kiran dan Darren berbarengan.


Kiran langsung memeluk putrinya. Perlakuan Kiran pada Alexa, tentu membuat para tamu yang ada di sana kaget. Begitu juga dengan Clara.


Mereka bertanya-tanya siapa gadis yang di sebut pelayan itu. Dan kenapa wanita berkuasa di Asia dan Eropa itu memeluk gadis cantik itu.


To be continue.


Nungguin ya, ntar lanjut lagi ya..

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2