Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Hiking


__ADS_3

* Jangan lupa like sebelum baca ya teman-teman.. Gomawo 🤗🤗


Setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang empat jam. Akhirnya mereka sampai di area parkiran Taman Wisata Alam (TWA) gunung Papandayan.


" Sebelum masuk, kita ambil absen dulu ya" kata Kevin.


" Ok Kak"


Kevin mulai mengambil absen dengan memanggil nama mereka satu persatu. Setelah semua anggotanya lengkap dan tidak ada yang kurang barulah ia membeli tiket untuk masuk.


" Sebelum kita masuk, kalau ada yang mau membeli beberapa keperluan silakan. Karena kalau sudah berada di dalam, kita tidak bisa belanja lagi. Jadi gunakan waktu kalian sebaik mungkin"


Para siswa pun berpencar mencari keperluan mereka masing-masing. Sedangkan empat sekawan itu hanya duduk manis menunggu teman-teman mereka berbelanja.


" Kalian berempat nggak ikut belanja?" tanya Kevin.


" Nggak Kak" jawab Farel.


" Berarti kalian sudah menyiapkan keperluan selama kita berkemah?"


" Sudah Kak" jawab Farel lagi.


Kevin melirik gadis yang sedang asik memainkan game di ponselnya. Sedikit pun gadis itu tidak memalingkan wajahnya dari ponselnya itu.


Seulas senyum terukir di bibirnya. Ingin rasanya ia mendekati Alexa. Tapi sayangnya gadis itu seperti memasang tembok pembatas yang sangat tinggi. Dan lagi Alexa juga sudah punya kekasih yang senantiasa selalu berada di sampingnya.


" Apa kakak nggak bosan liatin saya terus" kata Alexa.


Kevin segera memalingkan wajahnya. Ia sangat malu karena ketahuan memandang gadis cantik itu. Ingin rasanya ia menghilang saat ini juga.


Ya Alexa tau kalau Kevin sedang melihatnya. Walaupun matanya terus menatap game yang sedang ia mainkan di ponselnya. Tapi ia bisa tau kalau ada yang memperhatikannya.


Axel lagi-lagi merasa ada yang memperhatikannya. Ia pun mengedarkan pandangannya ke sekeliling area parkiran. Dan hasilnya nihil. Ia tak mendapati apapun yang mencurigakan.


" Lo cari siapa?" tanya Farel.


" Nggak ada. Gue cuma melihat-lihat pemandangan"


" Didalam sana pemandangannya lebih bagus. Ada banyak kawah-kawah juga" kata Kevin.


" Kakak udah pernah hiking di sini juga?" tanya Adele.


" Nggak. Teman yang cerita"


" Oh, kirain kakak yang udah pernah hiking di gunung Papandayan"


" Belum, ini juga pertama kali bagi aku"


" Setelah ini kita langsung hiking atau gimana Kak?" tanya Farel.


" Kita istirahat sebentar di pos, sore baru kita berangkat"


" Udah nggak sabar liat pemandangan yang ada di gunung Papandayan ini" kata Alexa.


" Di sini juga ada kolam air panas" kata Axel.

__ADS_1


" Tau darimana kamu?" tanya Farel.


" Google" jawab Axel sambil melihatkan ponselnya.


Axel memang mencari informasi tentang gunung Papandayan. Ia mencari tau tempat-tempat yang berbahaya. Dengan begitu ia bisa mengantisipasi hal-hal buruk yang akan terjadi nanti.


" Wah seru tuh, nanti kita bisa mandi di sana. Itung-itung bisa merilekskan tubuh dan pikiran" kata Alexa.


" Emang kamu lagi banyak pikiran?" tanya Axel.


" Nggak, cuma mood aku lagi nggak bagus"


" Kalau kamu mau, nanti kita bisa pergi ke sana?"


" Tentu saja mau" kata Alexa.


" Vin, adik-adik sudah selesai belanja nih" kata Citra.


" Ya udah, kalau gitu kita masuk"


Kevin mendaftarkan nama-nama anggotanya di pos jaga. Petugas itupun mencat nama-nama yang ada di kertas yang diberikan Kevin.


" Adik-adik mau berkemah atau tidak?" tanya petugas itu.


" Berkemah Pak"


Petugas itupun merincikan semua biaya yang akan dibayar selama mereka berada di gunung Papandayan.


Kevin membayar biaya yang sudah ditotalkan petugas itu. Setelah selesai membayar dia dan rombongannya pun diperbolehkan masuk kedalam kawasan gunung Papandayan.


Tujuan mereka pertama adalah Camp David. Waktu yang dibutuhkan menuju ke sana sekitar dua puluh menit. Semua siswa bersemangat untuk melakukan perjalanan pertama mereka.


Keempat sekawan itu mengabadikan semua itu dengan kamera yang sudah mereka persiapkan dari rumah. Begitu juga dengan teman-teman mereka yang lain.


Walaupun jalan cukup menanjak, tapi cukup terbayarkan dengan pemandangan yang indah itu. Setelah puas mengambil foto kawah dan juga pemandangan sekitar kawah, mereka melanjutkan perjalanan lagi.


Setelah melewati kawah. Mereka menemukan jalan setapak. Dan jalan itu akan membawa mereka ke punggung bukit.


Beberapa siswa sudah mulai kelelehan. Salah satunya Diva. Ya cewek itu tidak biasa berjalan di jalanan seperti sekarang ini. Biasanya ia pergi kemana-mana dengan mobil.


" Kak, istirahat dulu ya"


" Nanggung Diva. Bentar lagi kita sampai si pondok salada" kata Kevin.


" Tapi aku udah nggak kuat"


" Ya udah kita istirahat sebentar. Tapi cari tempat yang agak berteduh, karena di sini panas"


Kevin mencari tempat yang agak teduh untuk mereka beristirahat sejenak. Karena beberapa dari Anggotanya sudah mulai kelelahan.


" Dasar manja! baru jalan bentar udah capek. Tadi dia itu udah ngatain Lo cewek manja. Eh taunya dia yang anak manja" kata Adele.


" Udah biarkan saja. Lagian gue juga nggak peduli dia mau ngomong apa sama gue. Tapi kalau dia udah gigit baru kita pukul"


" Setuju"

__ADS_1


Keempat sekawan itu berjalan mengikuti teman-temannya. Mereka akan beristirahat sejenak. Setelah itu baru melanjutkan perjalanan kembali.


Diva mengambil air mineral yang ada di dalam ranselnya. Ia tidak menyangka kalau pergi hiking tidak semudah yang ia bayangkan. Karena yang ia lihat di setiap acara di televisi cuma pemandangannya saja.


Setelah rasa lelah sudah berkurang, mereka melanjutkan perjalanan kembali. Karena sebentar lagi hari sudah mau siang. Dan cuaca akan semakin panas.


...***...


Doni, Nando dan juga para bodyguard lainnya juga sudah berada di dalam area TWA. Mereka sudah membeli beberapa keperluan selama di perjalanan nanti.


" Sepertinya Axel sudah mulai curiga" kata Doni.


" Ini gara-gara Abang yang ngotot mau memotret Adele"


" Abang gemas Nan liat dia berpose seperti tadi"


" Lagian kamu juga memotret Twins"


" Aku motret mereka kan karena Kak Kiran yang minta"


" Sedangkan Om untuk kepentingan pribadi"


" Udah yuk jalan, nanti kita tertinggal jauh"


Mereka pun melanjutkan perjalanan menyusul empat sekawan itu. Karena kalau mereka kehilangan jejak, bisa-bisa dipenggal kepala mereka sama Darren.


" Mereka menuju pondok salada. Dan kemungkinan mereka akan berkemah di sana" kata salah satu bodyguard Doni.


" Apa tempat itu aman untuk mereka"


" Sepertinya aman bos. Karena menurut artikel yang saya baca, tempat berkemah yang luas memang di pondok salada"


" Pokoknya kalian tidak boleh lengah, karena ini menyangkut nyawa keempat sekawan itu"


" Baik bos"


" Abang bawa peralatan untuk berkemah nggak?" tanya Nando.


" Bawa, tuh sama salah bodyguard"


" Di sana ada sumber air bersih nggak?" tanya Nando pada salah satu bodyguard.


" Ada sungai di sana"


" Syukurlah, jadi kita juga tidak kekurangan air bersih "


" Sepertinya mereka akan melanjutkan perjalanan "


" Benar. Kita juga harus bersiap untuk melanjutkan perjalanan kita"


Doni dan rombongannya juga melanjutkan perjalanan mereka. Karena rombongan empat sekawan itu sudah terlihat meninggalkan tempat istirahat mereka tadi.


To be continue.


Yang minta visualnya Kevin. Nih Feby kasih.🤗🤗

__ADS_1



Happy Reading 😚😚


__ADS_2