
Waktu cepat berlalu, akhirnya waktu yang di nantikan datang juga. Yaitu hari dimana dua insan akan bertemu di tempat yang sudah di janjikan.
" Kamu udah cantik kek gitu, mau kemana?" tanya Axel saat melihat saudara kembarnya baru keluar dari kamarnya.
" Ada deh"
" Kamu mau kencan?"
" Jangan mulai deh. Ntar mood aku rusak gegara kamu"
" Emang aku ngapain coba?"
" Jangan tanya soal kencan sama gue, Lo kan tau gue jomlo. Jadi mau pergi kencan sama siapa?"
" Ya maaf"
Hampir saja Axel keceplosan ngomong. Ia tau malam ini saudara kembarnya itu akan kencan buta dengan lelaki yang ada di biro jodoh.
" Udah, menyingkir dari sana! mood gue udah rusak gegara Lo "
Axel segara bergeser, dan membiarkan saudara kembarnya itu lewat. Setelah Axel menyingkir, Alexa berjalan menuju lift.
Di dalam lift, Alexa ngomel-ngomel.
" Kenapa sih dia itu selalu merusak mood gue. Pake ngomong kencan lagi sama gue. Udah jelas gue jomlo, jadi gimana mau pergi kencan. Dasar adek nggak ada akhlak"
Ting.
Pintu lift terbuka. Alexa segera keluar dari dalam lift, dengan mulut yang masih komat-kamit kek dukun baca mantra.
" Wah putri mommy udah cantik, mau pergi kemana?" tanya Kiran.
Ya Kiran sudah kembali dari London sore tadi. Ia dan suaminya cuma satu hari saja di London.
" Mau pergi keluar sama Adele dan Alisha, Mom"
" Axel sama Farel nggak ikut?"
" Nggak"
" Kenapa?"
" Kalau mereka berdua ikut. Eca akan jadi obat nyamuk mereka"
Kiran tersenyum mendengar ucapan putrinya. Benar juga sih apa yang dikatakan sama sang putri. Dia akan jadi obat nyamuk di sana.
" Ya udah, hati-hati di jalan ya"
" Ok Mom. Eca jalan dulu"
" Iya sayang. Ingat, pulangnya jangan malam-malam"
" Siap Mom"
Set berpamitan dengan mommy-nya, Alexa segera pergi dari sana. Ia tidak ingin bertemu kembali dengan saudara kembarnya. Karena Axel selalu ngajak dia gelud setiap kali bertemu.
Di depan mansion, Adele sudah menunggu kedatangannya.
" Wow, Lo cantik banget " puji Adele saat melihat sahabatnya keluar.
" Makasih. Lo juga cantik"
" Harus dong, kan malam ini kita mau cari cowok-cowok bening"
" Lo mau selingkuh dari Farel?"
" Nggak, gue cuma cuci mata doang"
" Jangan macem-macem, ntar habis kamu di amuk Farel"
" Sebelum dia ngamuk, gue yang akan ngamuk duluan sama dia"
" Ya udah, yuk masuk. Alisha pasti udah nunggu kita"
" Siap"
Adele masuk kedalam mobil. Ia duduk di depan. Nanti kalau Alisha sudah ada, barulah ia pindah ke kursi belakang.
Alexa melajukan mobilnya meninggalkan mansion mewah milik orang tuanya. Setelah mobil Alexa agak jauh, barulah Axel melajukan mobilnya.
" Lo tau darimana kalau di taman ada festival kuliner?" tanya Alexa.
__ADS_1
" Dari nyokap gue"
" Berarti nyokap Lo lebih update dari kita dong?"
" Ya begitulah"
Mereka pun sampai di depan rumah Alisha. Alexa membunyikan klakson mobilnya. Ia memberi tau sahabatnya kalau mereka sudah sampai di depan rumahnya.
Tak berselang lama Alisha keluar dari rumahnya. Dia segera masuk kedalam mobil sahabatnya.
Setelah Alisha duduk dan juga memasang sabuk pengamannya. Barulah Alexa melajukan kembali mobilnya. Mereka akan pergi ke tempat festival kuliner.
...***...
Seorang lelaki tampan sedang menatap tampilannya yang ada di cermin. Ia melihat apakah ada yang kurang dari penampilannya itu. Dan lagi, ini kali pertamanya ia merasa tidak percaya diri.
" Apalagi yang kurang, ya?" gumam Kenan.
Ya lelaki tampan itu adalah Kenan Kalandra Richard. Seorang CEO dan juga bos mafia. Di usianya yang ke 29 tahun, ia sudah mempunyai perusahaan sendiri.
Walaupun sekarang ia fokus pada bisnis keluarga. Karena tidak ada yang mengurusnya. Soalnya Daddy-nya sudah lama pensiun menjadi direktur. Jadi sekarang harus dia yang mengambil ahli.
Tok.
Tok.
Tok.
" Siapa?"
" Kakak"
" Masuk aja Kak, pintunya nggak di kunci"
" Wow! kamu mau kemana?"
" Kencan lha"
" Tumben kamu kencan pake baju santai? biasanya waktu kencan sama Clara, kamu pake jas terus?"
" Nggak usah bahas ular sawah itu lagi"
" Udah lama aku move on dari dia"
" Tapi kok kakak nggak percaya ya. Kan kemarin itu kamu cinta mati banget sama dia"
" Udahlah Kak jangan bahas dia lagi"
" Iya.. iya. Tapi jujur, kakak senang banget kamu udah putus sama Clara. Walaupun dulu kamu sempat bilang kakak bohong soal dia yang selingkuh dengan banyak pria"
Ya Irene memang sering mengatakan pada adiknya kalau dia pernah melihat Clara pergi ke hotel dengan lelaki lain. Dan adiknya yang bodoh itu tidak percaya padanya.
Tapi dia tidak menyangka, setelah dia mengatakan itu pada adiknya. Sang adik langsung mencari tau kebenarannya. Dan hasilnya sudah tau kan?. Kalau Clara selingkuh dibelakangnya. Sekarang adiknya sudah terbebas dari ular sawah.
" Kamu mau kencan sama remaja?"
" Hhhmmm"
" Serius?"
" Serius lha"
" Siapa namanya?"
" Gadis macan"
" Jangan bercanda?"
" Siapa yang bercanda coba"
" Ya masa iya namanya gadis macan?"
" Dia dipanggil kek gitu"
" Terus nama kamu siapa di sana"
" King"
Irene tertawa mendengar ucapan adiknya.
" Kenapa kakak tertawa?"
__ADS_1
" Nggak, lucu aja"
" Lucu darimana, coba?"
" Dari semuanya"
" Udah jangan diledekin terus. Gimana penampilan adikmu ini?"
" Seperti biasa, kamu keren dan juga tampan"
Kenan tersenyum mendengar pujian kakaknya. Ya dia hanya bisa menunjukkan senyumnya pada keluarganya.
" Kakak kan udah muji kamu tuh, ya?"
Perasaan gue kok nggak enak gini ya?.
" Terus"
" Ajak Ai ikut sama kamu dong?"
Kan bener.
" Nggak! kali nggak bisa. Apa kata dia nanti pas liat aku datang bawa anak kecil"
" Bilang aja keponakan kamu"
" Emang kakak pikir dia akan percaya begitu saja?"
" Pasti dia percaya"
" Kenapa kakak yakin banget kalau dia akan percaya kalau Ai keponakan aku?"
" Ya nebak aja"
" Ini bukan saatnya nebak-nebak Kak. Pokoknya Ai nggak boleh ikut. Lagian Ai anak kakak"
" Tapi kan dia keponakan kamu?"
" Suruh Bang Rafka aja yang bawa dia. Lagian yang bapaknya kan dia"
" Ai bilang kamu baby sitter-nya"
" Kalau biasanya iya. Tapi untuk sekarang, nggak bisa!"
" Kamu baik deh. Ntar kakak bagi saham kakak untuk kamu?"
" Aku nggak butuh. Lagian aku udah kaya"
" Kalau gitu, kakak akan belikan kue yang kemarin?"
" Aku bisa beli sendiri"
" Gimana kalau mansion ini untuk kamu?"
" Aku punya mansion sendiri. Lebih canggih lagi sistem keamanannya"
" Kalau gitu kakak ka--"
Belum sempat Irene melanjutkan ucapannya. Kenan sudah menyelanya.
" Stop!" aku nggak akan tergiur sama hadiah yang kakak janjikan. Karena aku sudah punya semuanya"
" Sayang" panggil Rafka suami Irene.
" Iya sayang. Aku lagi bujuk Kenan"
" Jangan ganggu adik kamu. Biarkan dia pergi kencan dengan pasangannya. Ai ikut sama kita aja" kata Rafka.
" Abang memang yang terbaik. Kalau begitu aku pergi dulu" kata Kenan sambil melirik jam tangannya.
" Semoga berhasil " kata Rafka.
" Makasih Bang"
Kenan segera pergi dari sana. Kalau tidak kakaknya akan mendesak dia untuk membawa keponakannya. Kan nggak lucu bawa anak kecil di ngedate di hari pertama. Apa kata pasangan kencannya itu nanti.
Kenan langsung melajukan mobilnya meninggalkan mansion milik kakaknya.
To be continue.
Happy reading 😚😚
__ADS_1