Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Mencari kado


__ADS_3

Beberapa hari kemudian.


Kevin senang karena semakin hari hubungannya dengan Alexa semakin dekat. Walaupun gadis cantik itu belum membalas cintanya. Tapi perlakuan Alexa padanya sudah membuktikan kalau gadis cantik itu juga punya perasaan padanya.


Semua siswa SMA Tunas Bangsa sudah tau kedekatan mereka. Dan mereka banyak yang iri, karena Alexa selalu di kelilingi sama cowok-cowok tampan.


" Beruntung banget ya si Alexa, bisa di kelilingi sama cowok-cowok tampan"


" Wajar sih dia dikelilingi sama cowok-cowok tampan. Wong dia juga cantik"


" Benar apa kata Lo "


" Kadang gue berpikir mau operasi plastik, supaya gue juga dikelilingi sama cowok-cowok tampan"


" Sama gue juga. Percuma aja banyak uang, tapi satu cowok tampan pun nggak ada yang kecantol sama kita"


" Padahal Axel juga tampan, kok Alexa bisa putus ya dengan dia?"


" Gue juga nggak tau. Mungkin mereka udah nggak cocok satu sama lain"


" Mungkin. Tapi sekarang Axel juga mendapatkan cewek yang cantik"


" Siapa?"


" Alisha"


" Jadi mereka berdua beneran pacaran, gue kira cuma temenan"


Para murid cewek itu menangisi nasib mereka yang malang. Stok cowok tampan sudah nggak ada. Semuanya sudah mempunyai kekasih. Sekarang tinggal stok yang standar.


Kevin dan Rian bersiap untuk pulang. Begitu juga dengan murid yang lain. Karena bel sudah berbunyi.


" Gue seneng liat hubungan Lo sama Alexa ada kemajuan"


" Makasih Yan, Lo udah selalu support gue"


" Itulah gunanya teman"


" Gue denger dari Citra, Lo sama Intan udah jadian?"


" Hhmm"


" Kapan? kok Lo nggak bilang sama gue?"


" Kemarin malam. Rencananya gue mau bilang sekarang sama Lo. Eh taunya Citra udah kasih tau duluan"


" Gimana ceritanya kalian berdua bisa jadian?"


" Ya nggak ada cerita yang gimana-gimana, perasaan kita ngalir gitu aja. Setelah sekian lama kita jalan bareng, terus gue merasa cocok sama dia. Ya udah gue tembak"


" Pas Lo tembak Intan langsung terima Lo?"


" Iya dong. Emangnya Lo, yang statusnya masih belum jelas"


" Ck, status belum tentu menentukan hubungan Lo akan langgeng sama si dia"


" Wah teman nggak ada akhlak Lo. Masa mendoakan hubungan sahabat sendiri nggak langgeng"


" Gue nggak mendoakan Lo. Gue cuma bilang, kalau status udah jelas belum menjamin hubungan akan langgeng"


" Oh iya, mama Lo tau hubungan Lo sama Alexa?"


" Belum. Rencananya gue akan mengenalkan dia ke mama pas acara ulang tahun gue"


" Ulang tahun Lo kan lusa"


" Hhhmm"


" Gue do'akan yang terbaik buat Lo"

__ADS_1


" Tapi gue takut Yan"


" Takut kenapa?"


" Mama gue mengumumkan pertunangan gue sama Citra"


" Ya Lo tolak dong. Tunjukkan kalau Lo serius sama Alexa"


" Kalau itu pasti. Tapi Lo kan tau gimana mama gue. Gue takut dia nyakitin Alexa"


" Iya juga sih"


" Gue rela mama mukul atau melakukan apapun sama gue. Asalkan mama nggak menyakiti Alexa"


Rian menepuk pundak sahabatnya. Ia ikut prihatin sama nasib percintaan sahabatnya. Ia tau betul bagaimana sahabatnya itu mencintai gadis cantik itu.


" Apa Alexa sudah tau soal perjodohan Lo?"


" Belum"


" Lo harus cerita sama dia"


" Gue takut dia ninggalin gue, setelah tau gue dijodohkan dengan Citra. Dan gue nggak mau itu terjadi"


" Justru itu Lo harus cerita sekarang sama dia. Setidaknya dia mengetahuinya dari Lo sendiri. Daripada dia tau pas acara ulang tahun Lo"


" Lo bener, nanti gue akan coba bicara sama dia"


" Gue yakin setelah mendengar cerita dari Lo, dia akan mengerti"


" Makasih ya, Yan. Lo udah mau dengerin cerita gue"


" Sama-sama bro. Itulah gunanya teman"


Kevin bersyukur memiliki sahabat seperti Rian. Walaupun kemarin ia sempat kesal sama sahabatnya itu. Tapi sekarang sahabatnya sudah berubah.


" Sembarang aja Lo. Kita itu nggak lagi ngerumpi. Emangnya Lo?"


" Kalau nggak ngerumpi apa namanya? mojok?"


" Gue mojok ama Rian, amit-amit jabang bayi" kata Kevin.


" Idih, gue juga ogah kali mojok ama Lo "


" Guys, gue nggak bisa pulang bareng sama kalian" kata Citra.


" Kenapa?"


" Gue pulang sama nyokap"


" Lo di jemput sama mama Lo ?" tanya Kevin.


" Hhmmm"


" Ya udah nggak apa-apa. Gue pulang sendiri aja " kata Kevin.


" Kok sendiri? terus gue pulang sama siapa?" kata Rian.


" Sama Intan. Gue nggak mau jadi obat nyamuk"


" Alah! bilang aja Lo mau pulang sama Alexa " kata Rian.


" Ide bagus"


" Dasar modus "


" Biarin. Dah gue jalan dulu" kata Kevin.


Kevin segera keluar dari kelasnya. Ia akan menjemput Alexa ke kelasnya. Udah satu hari nggak ketemu dengan gadisnya sungguh membuatnya tersiksa.

__ADS_1


Tapi harapan Kevin hanya tinggal harapan. Karena kelas sang pujaan hati sudah kosong. Itu pertanda semua murid kelas X sudah pulang.


Kevin mengambil ponselnya, kemudian ia menghubungi nomor gadisnya. Telponnya masuk tapi nggak ada jawaban. Mungkin Alexa sedang mengendarai motornya.


Karena gadisnya tidak ada di kelasnya. Kevin pun meninggalkan kelas X.A. Dengan langkah gontai ia berjalan menuju parkiran. Dimana mobilnya selalu terparkir.


...***...


Alexa dan kedua sahabatnya sudah sampai di mall terbesar di kota J. Lebih tepatnya di hotel milik keluarga besarnya. Ya mereka akan mencari kado untuk Kevin. Karena lusa adalah ulang tahunnya.


Kali ini Axel dan Farel tidak ikut. Sebab mereka harus bekerja. Hari Sabtu mereka izin nggak masuk kerja, karena kedua lelaki tampan itu akan menemani kekasihnya ke acara ulang tahun Kevin.


Ketiga cewek cantik itu masuk ke dalam mall. Dan seperti biasanya, mereka bertiga selalu jadi pusat perhatian orang-orang. Karena kecantikan yang mereka miliki.


" Kita kemana dulu nih?" tanya Adele.


" Gue juga bingung mau pergi kemana dulu" kata Alexa.


" Emang Lo mau masih kado apa untuk kak Kevin?"


" Belum tau. Kita lihat-lihat aja dulu"


Ketiga gadis cantik itu berjalan menyusuri setiap toko yang ada di mall. Mereka akan mencari hadiah yang unik untuk Kevin.


" Kita ke toko itu aja yuk" kata Alexa saat melihat toko yang menjual bermacam-macam jenis barang untuk kado ulang tahun.


" Yuk"


Mereka bertiga pun masuk kedalam toko yang menjual bermacam-macam jenis barang untuk kado ulang tahun.


Suasana toko cukup ramai sama pembeli. Padahal ini bukan hari weekend. Ketiga gadis cantik itu pun bergabung dengan puluhan pembeli lainnya.


" Del, Sha, gue ke sana dulu ya?"


" Ok, gue juga mau liat ke sebelah sana" kata Adele.


" Dan gue ke arah ujung sana" kata Alisha.


Ketiga gadis cantik itu memutuskan untuk berpencar. Karena kalau mereka masih jalan bertiga akan memakan waktu yang lama. Mengingat para pembeli hari ini cukup rame.


Alexa mencari kado apa yang cocok untuk lelaki tampan itu. Alexa melihat sesuatu yang menarik di antara banyaknya benda-benda yang ada di sana.


Saat Alexa akan mengambil benda itu. Tiba-tiba ada yang mengambil benda incarannya itu.


" Hei! itu punya saya!" kata Alexa.


Sontak orang yang mengambil benda itu dan beberapa pembeli yang lain menoleh kearah Alexa.


" Sorry, barang yang di tangan anda itu milik saya" kata Alexa.


" Milik kamu?"


" Hhmm"


" Tapi benda ini ada di tangan saya?"


" Saya tau. Tapi benda itu saya yang melihat duluan"


Belum sempat lelaki itu menjawab, tiba-tiba ada anak kecil berlari ke arah Alexa, kemudian memeluknya.


" Kakak cantik"


To be continue.


Komen kalian mood booster banget untuk Feby.. 🀭🀭


Jangan lupa like, vote dan hadiahnya teman-temanπŸ€—πŸ€—


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2