
Segala persiapan sudah dipersiapkan untuk menyerang markas black cobra. Alexa hanya membawa pisau kecil yang ia selipkan di sepatunya.
" Kamu yakin cuma bawa pisau kecil aja?" tanya Kenan.
" Iya Om. Lagi pula aku nggak biasa bawa banyak senjata"
Kenan tersenyum mendengar jawaban gadis cantik itu.
" Om yakin mau ikut dengan kepala masih di perban kek gitu?"
" Yakin. Lagipula ini udah nggak sakit kok"
Tuk..
Awwwww....
Kenan meringis kesakitan karena Alexa memukul kepalanya.
" Katanya nggak sakit lagi?"
" Ya jangan diketuk juga"
" Maaf Om" ucap Alexa sambil meniup kepala Kenan.
Lelaki tampan itu memejamkan matanya saat hembusan nafas Alexa menyapu kepalanya. Wangi dan juga segar, itulah yang ia cium dari nafas gadis cantik itu.
" Udah nggak sakit lagi kan?"
" Nggak"
Beni ikut senang melihat hubungan tuan mudanya dengan nona dari keluarga Narendra semakin dekat. Walaupun nona Alexa masih menolak tuan mudanya. Tapi setidaknya dia perhatian sama tuan mudanya.
" Kalian sudah siap?!" tanya Kenan.
" Siapa!"
" Bos apa anggota kita tidak terlalu sedikit?" tanya salah satu anak buah Kenan.
" Nggak!. Segini aja sudah cukup untuk melawan black cobra"
" Apa bos yakin anak-anak ini bisa membantu kita?. Apa nggak nyusahin kita aja nanti?"
" Om meragukan kemampuan kami?" tanya Alexa dengan menatap tajam kearah anak buah Kenan.
Anak buah Kenan kaget, sampe tubuhnya mundur kebelakang saat melihat bola mata Alexa. Gadis cantik itu memiliki mata yang sangat menyeramkan.
Ya warna bola mata merah seperti itu hanya dimiliki beberapa orang saja di dunia mafia. Ia sangat tau bagaimana kekuatan orang dengan mata berwarna merah itu.
" Ck, baru di tatap saja Om sudah takut. Makanya jangan menilai orang hanya dari luarnya. Walaupun kami masih kecil, tapi kekuatan kami tidak kalah dari orang dewasa"
" Mungkin Om mau mencoba kemampuan kami?" kata Axel.
Kaki anak buah Kenan melemas saat melihat mata Axel. Kedua anak kecil itu memiliki mata yang sama. Ia berpikir siapakah kedua anak kecil itu.
" Saya rasa kamu sudah tau bagaimana kemampuan mereka?" tanya Kenan pada anak buahnya.
" Su.. sudah bos"
" Saya tidak akan sembarangan membawa orang untuk bergabung dengan saya. Jadi kalau kamu masih meragukan mereka, berarti sama saja kamu meragukan kemampuan saya"
__ADS_1
" Ti..tidak bos, saya tidak pernah meragukan kemampuan bos"
" Ya seharusnya kamu seperti itu. Kita tidak boleh meragukan kemampuan anggota tim kita. Jika sekarang ada diantara kalian yang berpikiran seperti itu berarti kalian tidak menghargai saya sebagai bos kalian"
" Maafkan saya bos"
" Jangan meminta maaf pada saya. Minta maaf pada Alexa"
" Maafkan saya nona Alexa. Saya tidak akan mengulanginya"
" Nggak apa-apa, saya sudah memaafkan Om. Jangan diulangi lagi "
" Baik nona. Tapi boleh saya tau, nona dari keluarga mana?"
" Kamu tidak tau calon istri saya dari keluarga mana?" tanya Kenan.
" Tidak tuan muda. Kan saya baru pertama kali bertemu dengan nona Alexa"
" Dia itu putri dari tuan Darren. Dan yang di sampingnya itu saudara kembarnya"
Deg.
Anak buah Kenan kaget mendengar ucapan bosnya. Ia tidak menyangka kalau gadis kecil bermata merah itu putri dari tuan Darren. Hampir saja dia dalam masalah besar karena sudah menyingung anak seorang pengusaha dan juga mafia besar.
Anak buah Kenan yang lain juga kaget. Ternyata anak kecil yang mereka sepelekan itu adalah putri dari penguasa Asia dan Eropa.
" Sekarang Om sudah tau kan siapa saya?"
" Sudah nona. Sekali lagi saya minta maaf, karena sudah meremehkan anda"
" Untuk kali ini saya maafkan, tapi tidak untuk kedua kalinya"
" Hhhmm"
" Baiklah, saya akan membagi kalian dalam beberapa kelompok. Untuk kelompok dua saya memilih Axel untuk jadi ketuanya. Bagaimana?"
" Setuju bos"
Kenan membagi anggotanya beberapa kelompok. Yang mana kelompok satu dialah yang jadi ketuanya. Kelompok dua Axel, tiga Farel dan sisanya ikut Beni.
Alexa berjalan menuju mobil milik Kenan. Alisha dan Adele ikut mobil pasangan mereka. Cuma Beni lha yang tidak ada pasangannya.
" Ben"
" Iya tuan"
" Cepatlah cari pacar. Disini cuma kamu yang nggak ada pasangannya"
" Ck, bagaimana saya mau cari pasangan kalau bos selalu ngasih saya pekerjaan yang banyak"
" Kamu mau nggak dikasih kerjaan?"
" Ya maulah"
" Ya udah, kamu berhenti kerja aja"
" Jangan dong tuan. Kalau saya berhenti kerja, modal buat nikah saya gimana?"
" Cari pacar aja dulu. Setelah itu baru pikirin modal untuk nikah"
__ADS_1
Semua orang yang ada di rumah sakit terpesona melihat ketampanan Kenan, Axel, Farel dan juga Beni. Ketampanan mereka sanggup menghipnotis semua orang yang ada di sana.
"Apakah mereka artis?"
" Sepertinya begitu. Coba aja liat mereka dikawal banyak bodyguard"
" Ceweknya juga cantik-cantik"
Kenan dan anggotanya terus berjalan melewati ibu-ibu yang terus memuji ketampanannya.
Didepan pintu masuk, anak buah Kenan sudah menunggu. Mereka adalah tim bayangan. Mereka baru kembali dari menjalankan misi.
" Kalian sudah kembali?"
" Sudah bos"
" Saya bangga sama kalian. Selamat telah menjalankan misinya dengan baik"
" Terima kasih bos"
" Nanti saya akan kasih bonus"
Wajah tim bayangan pun berseri kala mendengar bonus. Ya bos mereka itu memang sangat royal dan juga baik hati.
" Kenalkan calon istri saya. Dan sebentar lagi akan jadi bos kalian "
Tim bayangan menoleh kearah gadis cantik yang ada di samping sang bos. Mereka langsung memberi hormat pada Alexa. Mereka tau kalau kemampuan Alexa sama dengan sang bos.
" Hallo nona bos"
Alexa merasa aneh dipanggil seperti itu. Ia lebih suka dipanggil dengan namanya. Tanpa ada embel-embel bos atau yang lainnya.
" Panggil Alexa aja"
Tim bayangan kaget mendengar ucapan Alexa. Gadis cantik itu tidak suka di panggil dengan sebutan nona bos.
" Tapi nona kan calon istrinya bos"
" Nggak!, mana mau saya sama bos kalian"
" Jangan gitu sayang. Nanti mereka pikir kamu nolak aku?"
Alexa menghela nafasnya. Lelaki tampan itu memang punya banyak akal. Entah kenapa kali ini dia tidak bisa membantah ucapan Kenan. Lagipula lelaki tampan itu sudah menyelamatkan nyawanya.
" Yuk Om, kita berangkat" kata Alexa.
" Iya sayang. Kalian kawal mobil saya dan yang lain dibelakang. Malam ini kita akan mengubur nama black cobra"
" Siap bos"
Alexa segera masuk kedalam mobil. Karena kalau dia masih berada di luar. Gunung es itu pasti akan berbicara hal aneh-aneh lagi. Diikuti sama Kenan.
Alisha dan Adele juga masuk kedalam mobil kekasih mereka. Yang lain satu mobil dengan pasangannya. Beni satu mobil dengan anak buahnya.
Mobil milik Kenan melaju meninggalkan pelataran rumah sakit. Diikuti sama mobil Axel, Farel dan juga Beni. Dan tim bayangan mengikuti dari belakang.
To be continue.
Happy reading 😚😚
__ADS_1