Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Mulutmu harimaumu


__ADS_3

Setelah memesan makanan yang ingin mereka santap, mereka berlima mencari tempat duduk. Karena kursi yang kosong ada di paling ujung, mau tak mau mereka pun duduk di kursi paling ujung itu.


Saat berjalan menuju kursi, lagi-lagi pasangan mata menatap Alexa dengan tatapan merendahkan. Tapi gadis cantik itu tidak menghiraukan tatapan orang-orang itu.


" Sepertinya restoran ini sudah tidak bagus lagi, masa orang cacat di perbolehkan masuk kesini"


" Kenapa juga ketiga lelaki tampan itu membawa gadis pincang masuk kedalam restoran ini"


" Merusak pemandangan dan juga membuat selera makan kita hilang"


" Mana bau lagi anaknya"


Axel dan Abimanyu mengepalkan tangannya menahan emosi. Mereka tau betul siapa orang yang dibicarakan oleh beberapa wanita itu. Karena mereka berbicara pas setelah Alexa melewati mereka.


Alexa hanya tersenyum mendengar ucapan para wanita itu. Ia berharap kalau para wanita itu menghentikan obrolannya. Karena kalau tidak, bisa dipastikan Axel dan Abangnya akan turun tangan.


" Mbak" panggil salah satu wanita itu pada pelayan.


" Iya nona, ada yang bisa saya bantu?"


" Di restoran ini semua orang bisa masuk ya?"


" Tidak Mbak"


" Lalu kenapa gadis gembel dan juga gadis pincang itu bisa masuk"


Pelayan itu menoleh kearah yang dimaksud wanita itu. " Tidak ada yang salah mbak dari kedua gadis itu?"


" Mata kamu buta ya, gadis yang memakai dress pink itu gembel. Dan gadis yang di sampingnya itu pincang. Cepat usir mereka dari sini. Karena kami tidak bisa makan karena mencium aroma tubuh mereka"


Alexa dan Adele sontak mencium aroma tubuh mereka. Aroma tubuh mereka tidak ada masalah, malahan wangi. Walaupun mereka berdua tidak memakai parfum.


Mereka tidak butuh parfum untuk menunjang penampilan mereka. Karena sabun yang mereka pakai saja dari merek yang terkenal dan wanginya sudah ngalahin parfum. Dan lagi hanya kalangan tertentu saja yang bisa membelinya. Sekarang ada orang yang meragukan aroma tubuh mereka. Berarti hidung para wanita itu tidak berfungsi dengan baik.


Pelayan itu menghampiri meja Alexa. Ia tidak ingin dapat masalah karena beberapa ada pelanggan komplain.


" Permisi nona, maaf mengganggu"


" Iya, nggak apa-apa mbak"


" Nggak usah ramah-ramah mbak sama gembelnya"


Brak..


Alexa dan Adele kaget mendengar bunyi meja di gebrak. Begitu juga dengan mbak pelayan. Untung saja mbak itu tidak memiliki riwayat jantung, kalau tidak bisa dipastikan mbak itu akan mati mendadak.


Beberapa pengunjung juga menoleh ke arah Axel. Ya yang menggebrak meja tadi adalah Axel. Ia sudah tidak tahan mendengar saudara kembar dan juga sahabatnya di rendahkan terus oleh wanita itu.


Sedangkan Abimanyu tersenyum melihat singa kecilnya akan mengamuk. Jarang-jarang dia bisa melihat anak singa nya mengamuk.


Axel bangkit dari duduknya, kemudian ia berjalan menghampiri meja wanita yang menghina saudara kembar dan juga sahabatnya.


Alexa tidak menahan atau pun melarang saudara kembarnya. Karena para wanita sombong itu harus diberi pelajaran, supaya mereka tidak menghina atau merendahkan orang lain lagi.


" Bisa ulangi ucapan anda tadi nona?" tanya Axel.

__ADS_1


Karena ada lelaki tampan yang bertanya. Salah satu dari wanita itu merapikan pakaian dan juga rambutnya. Ia tidak ingin terlihat jelek di mata lelaki tampan yang ada di hadapannya itu.


" Ucapan yang mana tampan?" tanya balik wanita yang merapikan pakaian tadi.


" Ucapan anda pada kedua gadis cantik yang duduk di sana"


" Oh cewek gembel dan juga pincang itu"


Brak..


Ketiga wanita itu sontak memegang dada mereka karena kaget mendengar bunyi meja di gebrak. Bahkan jus yang ada di gelas pun ikut tumpah.


" Sepertinya julukan gembel itu sangat cocok untuk kalian bertiga"


" Apa maksud kamu?"


" Kalian pikir saya tidak tau kalau tas dan juga pakaian yang kalian pakai ini adalah barang KW"


Para pengunjung lain menatap ketiga wanita itu. Dan beberapa detik kemudian mereka pun mulai berbisik-bisik. Ada beberapa dari mereka ada yang mencari di google. Karena mereka ingin tau apa yang dikatakan Axel benar atau tidak.


Wajah ketiga wanita itu langsung pucat. Mereka tidak menyangka kalau lelaki tampan itu tau kalau barang yang mereka pakai itu adalah barang KW.


" Kenapa wajah kalian pucat begitu? mana keberanian yang kalian tunjukkan saat menghina tadi?"


" Kamu jangan sembarangan bicara! semua barang yang kami pakai ini asli!"


" Benarkah?"


" Tentu saja. Mana mungkin kami membeli barang yang KW"


" Kalian tau model tas yang kalian pakai ini hanya tiga di produksi di dunia"


Semua orang yang ada di sana kaget mendengar ucapan Axel. Mereka penasaran darimana Axel tau tentang semua tentang itu. Tiga wanita itu bertanya-tanya siapa lelaki tampan itu sebenarnya.


Axel tau karena Grandma-nya membelikan saudara kembarnya tas yang persis sama dengan yang di pakai wanita itu.Grandma-nya bilang, tas itu hanya di produksi tiga di dunia. Satu dibeli sama Grandma-nya. Dan dua lagi di beli sama raja minyak dan juga pengusaha berlian di Paris.


" Apa yang dikatakan lelaki tampan ini benar. Coba kalian lihat ini" kata salah seorang pengunjung yang duduk tidak jauh dari meja ketiga wanita itu.


Para pengunjung lain pun ikut mencari di google. Dan benar saja, tas itu hanya di produksi tiga di dunia.


" Emang kenapa kalau tas ini hanya tiga di produksi di dunia? karena ini salah satu dari ketiga tas itu"


" Benarkah? kalau begitu siapa dua orang lagi yang memiliki tas ini?"


" Mana saya tau! lagipula itu bukan urusan saya"


" Tapi disini di sini ada nama pembeli tas mewah itu" kata pengunjung yang tadi.


" Benar, dan salah satunya nyonya Clarissa. Istri dari tuan Jhonatan Narendra"


" Iya benar. Dan yang dua lagi dibeli sama raja minyak di Dubai dan juga pengusaha berlian di Paris" kata pengunjung yang lain.


" Apa anda putri dari raja minyak atau putri dari pengusaha berlian?" tanya Axel.


" Jawab nona, anda putri dari mana?" kata pengunjung lain.

__ADS_1


" Iya bener, tadi anda mengatakan tas anda itu asli?" kata pengunjung yang satu lagi.


Wanita itu langsung terdiam. Ia tidak tau harus berkata apa. Karena kebohongannya sudah terungkap. Niat hati ingin mempermalukan gadis pincang itu. Tapi sekarang malah dia yang malu.


" Jelas saja dia tidak bisa menjawab, karena tas yang dia pakai tas KW" kata Abimanyu.


Huuuuu...


Semua pengunjung yang ada di sana menyoraki ketiga wanita itu.


" Eh coba liat, ini kan dress yang di pakai sama kedua gadis itu"


" Benar. Wow harga dress-nya setara dengan jajan gue sebulan"


" Ternyata mereka orang kaya"


Axel tersenyum mendengar ucapan pengunjung itu. Begitu juga dengan Abimanyu dan Farel.


" Sekarang kalian sudah tau kan, siapa yang gembel disini?" tanya Abimanyu.


Para pengunjung itu menatap jijik pada ketiga wanita itu.


" Tadi mulutnya dengan seenaknya mengatakan orang lain gembel. Eh taunya dia sendiri beli tas KW. Dan parahnya mengaku beli asli"


" Kau pernah dengar kata pepatah ini nona, 'mulutmu harimaumu. Pepatah itu sangat cocok untuk anda. Pesan saya untuk anda bertiga. Jangan pernah merendahkan orang lain hanya karena dia tidak memperlihatkan kekayaannya. Karena sejatinya, kekayaan itu datang dari hati, bukan dari seberapa mewah barang yang kita pakai. Dan anda tau siapa gadis yang anda bilang pincang itu? dia adalah putri dari tuan Darren Evan Narendra" bisik Axel.


Ketiga wanita itu shock mendengar apa yang dikatakan Axel tadi. Mereka sudah menyinggung orang yang salah.


" Anggap saja hari ini kalian beruntung, karena saya tidak akan melaporkan kejadian ini pada Daddy saya. Kalian bertiga tau kan kalau Daddy saya sampai tau masalah ini? bisa-bisa keluarga kalian ikut kena imbasnya"


Ketiga wanita itu langsung berlutut di hadapan Axel.


" Maafkan kami tuan. Kami tau kami salah, dan kami berjanji tidak akan mengulanginya lagi"


" Kalian tidak punya salah pada saya. Jadi kalian salah meminta maaf pada saya"


Ketiga wanita itu langsung pergi ke meja Alexa dan berlutut di depan kedua gadis cantik itu.


" Maafkan kami nona. Kami janji tidak akan mengulangi perbuatan kami lagi"


" Bagaimana Eca? apa kita akan memanfaatkan mereka?" tanya Adele.


" Sebenarnya gue ingin sekali membuat kaki mereka pincang"


Ketiga wanita itu kaget mendengar ucapan Alexa. Tubuh mereka pun mulai berkeringat. Padahal di restoran itu full AC.


" Berhubung gue lagi baik hati, dan perut gue juga lapar. Kalian bertiga, gue maafkan"


" Terima kasih nona" ucap ketiga wanita itu sambil mencium tangan Alexa dan Adele.


" Eh " kaget Alexa dan Adele.


Abimanyu tertawa melihat tingkah ketiga wanita itu. Namun ia juga bangga pada adik sepupunya. Walaupun sudah disakiti, tapi dia tidak mau membalas kejahatan dengan kejahatan. Malahan adiknya memilih untuk memaafkan ketiga wanita itu.


To be continue.

__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2