Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Perusahaan Aditama


__ADS_3

Darren dan istrinya kaget melihat orang tua dan mertua mereka ada di sekolah twins. Ia semakin penasaran dengan apa yang terjadi, sehingga orang tua dan mertuanya juga datang.


" Mommy sama Daddy kok disini?" tanya Darren.


" Tentu saja kami disini. Karena cucu kesayangan kami minta untuk datang kesini"


" Apa yang menelpon mommy, Eca?"


" Bukan nelpon mommy, tapi mertua kamu. Sepertinya putri kamu sedang melakukan pertunjukan yang menarik "


" Aku juga nggak tau Mom. Karena ini pertama kalinya Alexa pengin aku sama Kiran datang sebagai orang tuanya. Biasa dia tidak mau, karena tidak ingin teman-teman di sekolahnya tidak tau"


" Tunggu apalagi, buruan kita temui Eca" kata Anggun.


Dua keluarga penguasa Asia dan Eropa itu berjalan menuju ruangan kepala sekolah. Untung para murid sedang belajar, jadi tidak ada yang tau kedatangan mereka.


Mata Clarissa menangkap sosok cucunya yang sedang berjalan sendirian di koridor sekolah.


" Axel"


Mendengar namanya dipanggil, Axel langsung menoleh kearah suara. Axel kaget melihat Grandma-nya ada di sekolahnya. Bukan hanya Grandma-nya, tapi keluarga besarnya datang ke sekolahnya.


" Tampan Grandma kenapa berkeliaran di luar?"


" Axel habis dari toilet Grandma. Kalau Grandma, ngapain disini?"


Belum sempat Clarissa menjawab, ia sudah ditarik suaminya menjauh dari cucunya yang tampan itu.


" Jangan ganggu Axel. Ntar kalau ada yang liat gimana?"


" Daddy benar juga, mommy hampir lupa. Ya udah, Grandma pergi dulu ya sayang. Rajin-rajin belajar"


" Siap Grandma"


Axel segera pergi dari sana. Karena ia tidak ingin teman-temannya melihat, kalau ia sedang berbicara dengan Grandma-nya.


" Ah, cucuku terlihat semakin tampan"


" Sudah, cepat jalan"


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju ruang kepala sekolah. Tak butuh waktu lama, mereka pun sampai di ruangan kepala sekolah.


Tok.


Tok.


Tok.


" Masuk!"


Trisno kaget melihat siapa yang datang ke ruangannya. Begitu juga dengan Aditama. Ia tidak menyangka akan bertemu dengan orang-orang penting itu. Tapi ia teringat satu hal.


Mereka nggak mungkin keluarga gadis itu kan?.


Trisno langsung menyambut kedatangan orang-orang penting itu.


" Selamat datang tuan dan nyonya. Mari silakan duduk"


Alexa tersenyum melihat ekspresi wajah papa Diva. Ia tau pasti papa Diva tidak akan menyangka kalau mereka semua adalah keluarganya.


" Tuan Darren" sapa Aditama.


Darren hanya menganggukkan kepalanya.


" Apa yang membuat tuan datang ke sekolah ini?"

__ADS_1


" Tidak ada, saya ingin berkunjung saja"


Darren sengaja tidak memberitahu maksud kedatangannya ke sana.


" Kalau anda ngapain disini?"


" Saya sedang menanti orang tua dari gadis itu"


" Emang gadis itu membuat masalah apa?"


" Dia memukul putri saya"


Darren menutup mulutnya agar rawannya tidak lepas. Ternyata putrinya bar-bar juga. Memang keturunan Narendra.


" Lalu apa yang akan anda lakukan pada gadis itu?"


" Saya akan membuat gadis ini berlutut meminta maaf pada putri saya"


" Bukan hanya dia aja Pa, tapi orang tuanya juga" kata istri Aditama.


Apa kalian yakin mau membuat saya berlutut di hadapan putri kalian?.


" Wah, hebat juga anda. Tapi apa anda tau siapa orang tua gadis ini?"


" Tidak tuan, makanya kami akan tunggu disini"


" Orang tua Alexa tidak akan datang Pa. Mereka masih sibuk mulung"


" Siapa bilang orang tua gue belum datang"


" Maksud Lo?!"


" Yang ada di depan Lo sekarang itu adalah keluarga gue"


Wajah Aditama berubah menjadi pucat. Bahkan keringat dingin mulai bercucuran. Ia tidak menyangka kalau orang-orang hebat yang sekarang sedang duduk di hadapannya, adalah seorang tua gadis itu.


" Lo jangan bercanda? mana mungkin orang-orang ini keluarga Lo"


" Gue nggak bercanda. Apa Lo mau tau, arti N di belakang nama gue?"


" Apa?!"


" Narendra. Nama gue Alexa Kirania Narendra"


" Hahaha, Lo pikir gue percaya"


" Daddy katakan pada gadis congkak ini, aku siapanya Daddy?"


" Tentu saja kamu putri daddy. Cucu dari penguasa Asia dan Eropa"


Duarr.


Aditama dan istrinya shock mendengar ucapan Darren. Bagaimana dengan nasib mereka sekarang. Karena mereka sudah berani menyinggung penguasa Asia dan Eropa.


Bukan hanya Aditama, kepala sekolah dan wali kelas Alexa pun kaget mendengar ucapan Darren barusan.


" Tu.. tuan, sepertinya ada kesalah pahaman diantara putri kita"


" Oh iya. Padahal tadi saya dengar dengan jelas, kalau anda ingin saya berlutut pada putri anda?"


" Tuan salah dengar, mana mungkin saya meminta anda berlutut di depan putri saya"


Brak.


Semua orang yang ada di ruangan itu kaget karena Darren tiba-tiba menggebrak meja. Bahkan Anggun dan Clarissa refleks memegang mereka.

__ADS_1


" Kau pikir aku tuli!"


" Ti.. tidak tuan"


" Lantas kenapa kau bilang tadi aku salah dengar?!"


" Ma.. maafkan saya tuan"


" Mana sifat angkuh anda tadi? bukankah Anda ingin membuat saya berlutut di depan putri anda?" tanya Alexa.


" Sa.. saya salah nona. Saya minta maaf"


" Saya akan memaafkan anda, jika putri anda mau berlutut di depan saya"


" Nggak! gue nggak mau" kata Diva.


" Baiklah kalau Lo tidak mau, jangan salahkan gue. Daddy, apa perusahaan daddy ada kerja sama dengan perusahaan orang ini?"


" Ada sayang. Bahkan saham kita juga ada di sana"


" Tolong daddy batalkan kerja samanya. Dan eksekusi perusahaannya"


" Siap putri ku"


" Jangan tuan, saya mohon jangan eksekusi perusahaan saya"


Darren tidak mendengarkan ucapan Aditama. Ia segera menghubungi nomor telepon sahabatnya. Tak berselang lama telpon pun tersambung.


" Rom, eksekusi perusahaan milik Aditama"


" Sia bos"


Panggilan pun berakhir. Darren menyimpan kembali ponselnya kedalam saku celananya.


Bugh..


Tubuh Aditama langsung terkulai ke lantai. Ia tidak menyangka perusahaan yang ia bangun dengan susah payah hancur dalam sekejap mata.


" Gadis sialan..!"


" Jangan coba-coba menyentuh putri saya" kata Kiran sambil memelintir tangan mama Diva kebelakang.


Aaawwww.


" Lepaskan tangan saya!"


" Kalau kau masih sayang sama tangan mu, jangan lakukan tindakan seperti tadi lagi, kalau tidak, saya akan mematahkan tangan mu ini"


Vandy dan Jhonatan tersenyum melihat keluarga Aditama itu. Sekarang keluarga mereka akan tinggal namanya.


" Inilah kekuasaan keluarga gue. Lo liat sendiri, kan? hanya dengan hitungan detik, perusahaan papa Lo langsung lenyap" bisik Alexa di telinga Diva.


" Kembalikan perusahaan papa gue. Gue akan lakukan apapun yang Lo inginkan?"


" Wow, mana gadis yang angkuh tadi?"


" Gue mohon, selamatkan perusahaan papa gue" kata Diva sambil berlutut di depan Alexa.


Alexa menghela nafasnya. Ia tidak menyangka gadis yang angkuh tadi mau berlutut di depannya hanya demi menyelamatkan perusahaan papanya.


To be continue.


Apakah Alexa akan memaafkan Diva dan orang tuanya?


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2