
Mereka sampai di salah satu restoran terbesar dan juga terkenal di kota J. Restoran itu memang sering dipakai untuk dinner dan juga acara penting lainnya.
" Oppa yakin mau dinner disini?"
" Yakin sayang. Ayo masuk"
Kenan menggandeng tangan kekasihnya masuk kedalam restoran.
" Selamat datang tuan, nona. Atas nama siapa?"
" Kenan"
" Mari tuan, nona ikuti saya"
Kenan dan Alexa mengikuti pelayan restoran itu. Kenan tidak tau tempat seperti apa yang sudah di pilih oleh asistennya. Ia berharap hasilnya tidak mengecewakan sang kekasih.
" Silakan tuan, ini tempat anda"
Setelah sampai di depan pintu ruangan. Pelayan itu pun pamit undur diri. Ia akan kembali datang saat Kenan sudah mau memesan makanannya.
Kenan agak ragu membuka pintu ruangan itu. Ia takut tempat itu tidak sesuai dengan keinginan sang kekasih.
" Oppa, ayo buka pintunya?"
" Iya sayang"
Dengan perlahan Kenan membuka pintu ruangan itu. Saat pintu sudah terbuka, aroma wangi bunga langsung tercium oleh indera penciuman sepasang kekasih itu.
Alexa kaget sampai menutup mulutnya saat melihat pemandangan yang ada di depan matanya. Ia pikir ruangan itu seperti ruangan VIP pada umumnya tertutup untuk siapapun.
Tapi ruangan ini berbeda, ia bisa langsung melihat keindahan pantai dan juga kebun bunga secara bersamaan. Ditambah lagi dengan bunga mawar merah menghiasi jalan menuju meja makan mereka.
" Masya Allah, indah sekali Oppa"
Kenan membuka matanya. Ya lelaki tampan itu menutup matanya karena takut tempat itu tidak sesuai dengan keinginan sang kekasih.
" Ini Oppa yang menyiapkan semuanya?"
" Iya sayang. Apa sayang suka dengan dekorasinya?"
" Suka banget Oppa. Gomawo"
" Sama-sama sayang. Yuk kita masuk"
Kenan menggandeng tangan kekasihnya. Saat kaki Alexa masuk kedalam ruangan itu. Tiba-tiba kelompok bunga mawar jatuh dari atas, hingga mengenai kepala sepasang kekasih itu.
Senyum terukir indah dibibir Alexa. Suasana seperti ini seperti yang terjadi di drama Korea yang pernah ia tonton. Ia tidak menyangka akan mengalami hal seperti dalam Drakor yang ia tonton.
Alexa menatap lelaki tampan yang ada di sampingnya. Kapan gunung es itu menyiapkan semua ini untuknya. Cowok yang terkenal dingin itu ternyata sweet dan juga romantis.
" Kenapa sayang menatap aku seperti itu?. Apa ada yang aneh dengan penampilan aku?"
" Nggak!. Oppa sangat sweet malam ini"
" Sweet?"
" Hhmmm"
" Yuk, ke sana. Kita mulai acara dinner nya"
__ADS_1
Sepasang kekasih itu berjalan dengan bergandengan tangan. Mereka berjalan di atas kelopak bunga mawar yang sengaja di taburkan di sepanjang jalan.
" Silakan duduk tuan putri"
" Makasih Oppa"
Kenan memencet tombol yang ada di sana. Tak berselang lama pelayan pun datang membawa makanan favorit yang ada di restoran itu.
Pelayan datang dengan membawa makanan yang sudah dipesan Beni. Ya asisten Kenan itu memesan makanan favorit yang ada di restoran itu.
" Selamat menikmati tuan, nona"
" Makasih mbak"
Pelayan itu pun pamit undur diri. Sekarang tinggallah Kenan dan Alexa di sana. Mereka berdua pun mulai menyantap makanan pertama mereka.
Appetizer atau sering juga disebut dengan hidangan pembuka dari restoran ini sangat terkenal. Kali ini Kenan dan Alexa mendapatkan appetizer quiche.
Quiche merupakan sajian yang termasuk dalam kategori pastry. Quiche ini mirip dengan pai karena ada lapisan luarnya yang menggunakan campuran telur, susu, dan tepung.
Sementara untuk isiannya bisa beragam. Mulai dari daging, seafood, keju, dan lain sebagainya. Citarasanya sudah pasti gurih dan asin.
Kenan memotong daging steak menjadi potongan kecil-kecil. Setelah itu ia memberikan pada kekasihnya.
" Makasih Oppa"
" Sama-sama sayang"
Alexa sangat bersyukur bisa dicintai sama lelaki dingin seperti Kenan. Lelaki tampan itu selalu memanjakan dirinya dengan kasih yang berlimpah.
" Oppa, buka mulutnya?"
" Rasa steak nya tambah enak kalau di suapin sama sayang"
" Gombal"
" Serius sayang. Apapun makanan yang sayang suapin ke mulut aku?, rasanya semakin enak"
Alexa tersenyum mendengar ucapan sang kekasih. Ternyata kekasihnya sudah pinter menggombal. Entah belajar dari mana dia gombalan seperti itu.
Selesai makan steak. Kenan dan Alexa memakan dessert yang paling banyak di pesan sama pengunjung restoran yaitu kue mangkok golden Phoenix Cupcake.
Golden Phoenix Cupcake sangat mahal harganya. Bahannya terdiri dari coklat italia, biji vanila, strawberry, dan cupcake ini diberi lapisan emas. Jadi wajar saja Golden Phoenix Cupcake dijual $1.000 atau sekitar Rp. 14 juta. Karena dilapisi emas itulah yang membuat golden Phoenix cupcake sangat mahal.
Selesai makan pelayan membersihkan meja makan. Mereka membawa semua piring kotor yang ada di meja itu. Sekarang yang tersisa hanya sebotol minuman soda dan dua gelas.
Kenan memang tidak suka minuman beralkohol. Makanya ia memilih untuk minuman soda untuk menemani obrolan mereka malam hari ini.
" Sayang"
" Hhmmm"
" Bisa ikut aku sebentar?"
" Kemana?"
" Aku ingin menunjukkan sesuatu untuk sayang"
Alexa mengikuti sang kekasih berdiri di balkon restoran. Tempat makan mereka sekarang seperti di balkon mansion mewah. Sekarang mereka sudah berdiri saling berhadapan.
__ADS_1
Duar...
Terdengar suara kembang api. Alexa sontak melihat kearah laut. Karena suara kembang api itu berasal dari sana. Alangkah kagetnya gadis cantik itu melihat kembang api itu bertuliskan ' Will you marry me ' .
Belum lagi hilang rasa kagetnya. Tiba-tiba sang kekasih berlutut dengan mengacungkan kotak yang berisi cincin berlian. Cincin itu terlihat sangat berkilau.
" Alexa Kirania Narendra, Will you marry me?"
" Yes i Will "
Tanpa menunggu lama, Kenan pun menyematkan cincin bertahtakan berlian itu di jari manis sang kekasih. Sekarang mereka berdua resmi bertunangan.
Kenan mengecup tangan sang kekasih. Sungguh ia tidak menyangka kalau Alexa akan langsung menerima lamaran dadakannya.
Suara kembang api kembali terdengar saat Kenan mengecup kening sang kekasih. Sungguh pemandangan yang tidak bagus untuk beberapa jomblo yang berada di bawah sana.
" Makasih sayang sudah menerima lamaran dadakan aku"
" Sama-sama Oppa"
" Ini lamaran tidak resmi dari aku. Nanti setelah kamu lulus sekolah, aku akan bawa orang tua aku untuk melamar sayang secara resmi"
" Iya aku akan menunggu kedatangan Oppa dan keluarganya"
" Apa sayang nggak malu menikah sama lelaki tua seperti aku?"
" Nggak. Tentu aku senang dan bahagia bisa menikah dengan lelaki tua seperti Oppa. Karena banyak diluar sana yang menginginkan posisi aku sekarang ini"
" Sekali lagi terima kasih sayang. Nggak apa-apa kan sayang nikah muda?"
" Nggak apa-apa Oppa. Lagipula nggak ada salahnya kalau kita menikah muda"
" Emang sayang nggak mau kuliah?"
" Mau. Lagipula nggak ada larangannya bagi orang yang sudah menikah untuk kuliah. Oh iya, kapan Oppa menyiapkan ini semua?"
" Kemarin "
" Kemarin?"
" Hhhmmm"
" Oppa melakukannya sendiri?"
" Nggak. Aku suruh Beni untuk menyiapkan ini semua. Untuk apa punya asisten kalau masih kita yang harus mengerjakannya sendiri"
" Kembang api itu idenya Om Ben juga?"
" Nggak!. Itu ide aku. Tapi Beni yang tukang nyalainnya bersama beberapa anak buah aku"
" Oh iya. Terus sekarang mereka ada dimana?"
" Tuh di bawah "
Alexa melihat kebawah. Benar saja apa yang dikatakan sang kekasih. Ia melihat Beni dan beberapa anak buahnya masih menyalakan kembang api.
To be continue.
Happy reading 😚😚
__ADS_1