Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Duel


__ADS_3

" Kalian berdua mau berbuat mesum ya disini?!" tanya Diva.


Ya cewek yang datang itu adalah Diva. Saat mencari kayu dengan kedua temannya, Dia nggak sengaja mendengar suara Axel dan juga Alexa.


" Lo punya bukti kalau kita berdua sedang berbuat mesum?" tanya Alexa.


" Tentu saja, coba liat tangan Lo yang mesum itu sekarang lagi dimana?" tanya balik Diva.


Alexa melihat tangannya masih berada di pipi sang adik. Tapi apa pose seperti itu bisa dikatakan berbuat mesum. Dan lagi tangannya cuma di pipi, bukan dimana-mana.


" Kenapa Lo diam? nggak bisa jawab kan?"


" Udah Div, kita bawa aja dia ke Kak Kevin. Biar nanti dia kena hukum sama Ketos" kata teman Diva.


" Benar, biar dia nggak kecentilan lagi" kata teman Diva yang satu lagi.


" Kalian berdua tunggu di sini, biar gue yang manggil anggota OSIS ke sini" kata teman Diva yang bernama Sarah.


" Ok "


Sarah segera pergi meninggalkan tempat itu. Ia sudah tidak sabar ingin memberitahukan pada anggota OSIS, terutama Ketos. Ia ingin Alexa di hukum. Kapan perlu dia dihukum dengan cara diikat di pohon yang banyak semutnya.


" Kak Kevin..!"


" Ada apa? kenapa kamu lari-lari?"


" Itu Kak, Alexa sama Axel"


" Kenapa dengan mereka berdua?"


" Alexa sama Axel berbuat mesum di semak-semak"


" Kamu nggak salah liat kan?" tanya Rian.


" Nggak Kak, sekarang mereka berdua masih ada di sana"


" Tunggu apalagi, cepat kita liat ke sana!" kata Citra.


Rian bergegas menuju tempat yang di maksud oleh Sarah. Diikuti sama Kevin dan yang lainnya.


" Hei kalian rame-rame mau kemana?" tanya Adele kesalah satu teman kelompoknya.


" Mau melihat Alexa sama Axel"


" Emang mereka ngapain?" tanya Farel.


" Berbuat mesum di semak-semak "


Adele dan Farel menutup mulut supaya tawa mereka tidak lepas. Mereka tidak menyangka Twins akan membuat kehebohan seperti ini.


" Yuk Rel, kita lihat kedua orang yang berbuat mesum itu" kata Adele sambil menahan tawanya.


" Yuk, gue juga nggak sabar pengin nonjok orang yang berbuat mesum itu" kata Farel dengan nada bercanda.


Mereka semua pergi ke tempat Axel dan Alexa berada.


...***...


Bugh..


Aaaaaaa....


Diva dan temannya histeris saat tubuh Axel tersungkur ke tanah. Ya Axel kena bogem mentah tepat di bibirnya. Dia tidak bisa menghindari serangan yang tiba-tiba diberikan Rian padanya.

__ADS_1


" Axel..!"


Rian menahan lengan Alexa. Saat gadis cantik itu ingin membantu saudara kembarnya.


" Kakak apa-apaan sih! lepas nggak?!"


" Nggak usah bantu bajingan itu"


Alexa menatap tajam lelaki yang mencekal lengannya itu. Berani sekali dia menyentuh tangannya. Ia menghempaskan tangan Rian dari tangannya. Setelah tangan Rian terlepas dari tangannya, ia segera membantu saudara kembarnya itu.


" Bibir kamu berdarah?"


Axel tersenyum pada saudaranya itu. " Ini nggak sakit kok. Pukulannya nggak ada apa-apanya"


" Udah berdarah gitu masih aja bilang nggak apa-apa"


Rian yang melihat Alexa sangat perhatian dengan Axel pun semakin tersulut emosi. Ia menarik kerah baju Axel.


" Rian..!" hardik Kevin.


" Kali ini jangan halangi gue Vin?"


" Kita bisa bicarakan masalah ini baik-baik. Jangan main kekerasan gitu"


" Gue nggak bisa bicara baik-baik sama dia. Dia udah berani melecehkan Alexa!"


" Kita tidak bisa menuduh dia tanpa ada bukti"


" Buktinya udah jelas. Diva dan kedua temannya sudah melihat mereka berdua berbuat mesum!"


" Gue melihat pakaian atau pun penampilan Alexa masih rapi. Tidak acak-acakan ?"


Semua orang langsung menoleh kearah Alexa. Benar saja, tidak ada yang mencurigakan dari penampilan Alexa. Pakaian dan rambutnya masih rapi.


" Apa yang Lo liat, belum tentu itu benar. Dan Lo tidak bisa menghakimi gue dengan hanya mendengarkan cerita dari sebelah pihak"


" Axel benar Yan. Dan kamu Diva, apa kamu melihat Axel menyentuh Alexa?" tanya Kevin.


" Ng-nggak Kak. Justru Alexa lha yang menyentuh Axel" jawab Diva.


Semua orang menoleh kearah Alexa, tak terkecuali Kevin dan juga Rian. Sedangkan yang jadi pusat perhatian hanya cuek. Dia seakan tidak peduli dengan tatapan itu.


" Emang gue yang menyentuh Axel duluan, ada masalah?"


Kevin dan Rian kaget mendengar ucapan Alexa. Begitu juga dengan teman-temannya yang lain. Tatapan mereka padanya tidak bisa diartikan dengan kata-kata.


" Tuh kan Kak benar, Alexa ini emang cewek gatel" kata Diva.


" Tapi gue cuma menyentuh pipi Axel, bukan menyentuh yang lain. Dan saya melakukan itu karena ada nyamuk di pipi Axel" lanjut Alexa.


" Tetap aja lo menyentuh Axel"


" Diam kamu Diva. Kamu itu hanya memperkeruh keadaan" kata Citra.


Kevin merasa lega. Ia pun tidak yakin kalau Alexa gadis yang gatel seperti apa yang dibilang sama Diva tadi.


" Sekarang masalahnya sudah jelas, kalau Axel dan Alexa tidak berbuat mesum. Dan untuk kamu Diva, lain kali jangan menuduh orang sembarangan. Kalau tidak ada bukti yang kuat. Karena itu akan menimbulkan fitnah. Kamu Mengerti?" kata Kevin.


" Mengerti Kak"


" Sekarang kembali ke tenda. Kita akan membuat api unggun" kata Intan.


Rian menatap Axel dengan tatapan membunuh. Dia masih ingin menghajar juniornya itu. Axel tidak mau kalah, ia juga memberikan tatapan membunuh.

__ADS_1


" Kali ini Lo bisa lolos. Tapi lain kali, gue pastiin Lo tidak akan bisa lolos lagi"


" Gue tunggu kesempatan itu" kata Axel dengan senyum smirk.


Kevin membawa Rian menjauh dari Axel. Karena kalau ia tidak membawa sahabatnya itu pergi, maka akan ada pertempuran yang kedua.


Sekarang hanya tinggal empat sekawan itu di sana. Adele memberikan tissue basah pada Alexa.


" Kok Lo nggak balas nonjok wajahnya wakil Ketos itu sih?!" kata Farel.


" Gue pengen banget jadiin wajah dia samsak tadi. Tapi gue tahan, karena gue tidak mau membuat keributan dan mengacaukan acara kita"


" Emang tadi itu nggak bikin keributan ya namanya?"


" Nggak! itu cuma sedikit pertunjukan"


Aaaawww..


" Sakit Eca" rintih Axel.


Ya Alexa sengaja menekan kuat-kuat pas di luka Axel.


" Biar lukanya cepat sembuh"


" Kalau kek gitu cara ngobatinnya, bukan cepat sembuh. Tapi malah tambah parah"


" Iya deh, nih udah pelan-pelan"


" Jangan bilang sama mommy soal kejadian tadi ya?"


" Hhmm"


" Kak Rian itu ngeselin banget ya?" kata Adele.


" Bukan ngeselin lagi. Tapi enek " kata Farel.


" Mungkin dia suka sama Lo, Eca" kata Adele.


" Gue nggak setuju kalau Eca sama dia" kata Axel.


" Emang siapa yang mau sama dia" kata Alexa.


" Ya siapa tau kamu mau daftar jadi pacarnya dia"


" Ngaco kamu" kata Alexa sambil menekan luka Axel dengan tissue.


" Eca! kejam banget sih jadi kakak"


" Karena Axel durhakim banget jadi adek" kata Alexa.


" Ntar aku kutuk kamu jadi wajan penggorengan lho?"


" Yang ada kamu yang akan aku kutuk jadi wajan penggorengan"


Adele dan Farel geleng-geleng kepala melihat tingkah twins. Baru saja sebentar merasakan kedamaian dari mereka berdua. Sekarang mereka berdua sudah kayak Tom and Jerry lagi.


To be continue.


Rian.



Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2