Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
OTW honeymoon


__ADS_3

Alexa dan keluarga besarnya pergi mengantarkan paman dan Tantenya ke bandara. Hari ini Nando dan Rania akan pergi honeymoon.


" Apa semua barang-barangnya sudah di masukkan ke mobil?" tanya Kiran pada salah satu bodyguard.


" Sudah nona muda"


Kiran dan suaminya masuk kedalam mobil. Begitu juga dengan Alexa dan para sahabatnya. Setelah itu barulah para bodyguard.


Iringan beberapa mobil mewah itu pun pergi meninggalkan hotel. Mereka segera berangkat menuju bandara internasional Soekarno-Hatta.


Di perjalanan menuju bandara, Alexa dan sahabatnya asik mengobrol. Ada saja yang dibicarakan ketiga cewek cantik itu.


" Kalian bertiga lagi ngomongin apa sih? asik bener?" tanya Farel.


" Kepo banget sih kamu, Yank" kata Adele.


" Harus dong sayang. Karena aku tuh harus tau semua kegiatan kamu"


" Eleh lebay banget. Mama dia aja nggak kepo Kek kamu" kata Alexa.


" Ya beda dong? gue kan kekasihnya, jadi wajar kalau gue kepo"


" Kalian berdua berisik banget sih!" kata Axel.


" Kalau nggak suka berisik, tutup aja kupingnya" kata Alexa.


" Kenapa harus kuping gue yang ditutup?"


" Biar kuping Lo nggak denger kita ngomong lagi"


" Dasar kakak durhakim"


" Eh dimana-mana itu nggak ada yang namanya kakak durhakim. Adik durhakim baru ada. Nih kamu salah satunya"


" Ya.. ya, kamu menang"


Alexa tersenyum mendengar ucapan adiknya. Ya Axel tidak akan pernah menang melawannya. Alexa memang selalu punya jurus andalan untuk membungkam mulut saudara kembarnya.


Iringan mobil mewah itupun sampai di bandara internasional Soekarno-Hatta. Para bodyguard langsung turun dari mobil. Mereka membukakan mobil untuk tuan dan nona mudanya.


Seperti biasa kedatangan mereka menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di sana. Tentu saja, Kiran dan Darren adalah orang berpengaruh.


Para bodyguard mengeluarkan semua barang-barang bawaan Nando dan Rania dikeluarkan dari bagasi mobil. Karena sebentar lagi mereka akan berangkat ke negara P.


" Rame banget" kata Adele.


" Iya, secara yang datang kan orang berpengaruh di Asia dan Eropa" kata Farel.


" Kalau gue malah nggak suka suasana kek gini" kata Alexa.


" Ya mau gimana lagi, resiko anak sultan" kata Adele.


Rombongan keluarga Kiran pun masuk kedalam bandara. Para bodyguard dengan setia mengikuti nona dan tuan muda mereka di belakang.


Alexa dan sahabatnya memilih berjalan di belakang. Ia tidak ingin menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di sana. Jadi lebih aman jalan di belakang.


" Nah lebih enak kek gini jalannya" kata Alexa.


" Iya, nggak terlalu rame" kata Axel.


" Ya nggak bisa tebar pesona dong" kata Adele.


" Kamu mau tebar pesona sama siapa Yank?" tanya Farel.

__ADS_1


" Sama cowok-cowok tampan lha"


" Aku juga tampan. Jadi tebar pesonanya sama aku aja"


" Sama kamu nggak perlu tebar pesona. Wong tanpa di tebar pun kamu udah klepek-klepek duluan "


" Jelas dong sayang. Karena pesona kamu itu sangat luar biasa"


Ehem!


Alexa berdehem untuk menghentikan obrolan sejoli itu. Karena kupingnya terasa panas mendengar obrolan sepasang kekasih itu.


" Sorry ya Eca. Gue kalau lagi ngobrol sama ayang gue ini, sering lupa kalau ada yang jomlo di sekitar kita" kata Farel.


" Ngomong lagi, gue lempar ke jurang" kata Alexa.


" Ya elah galak amat. Pantes aja jomlo"


Farel refleks menutup mulutnya. Ia tidak ingin di lempar ke jurang oleh sahabatnya yang jomlo itu.


" Sabar, orang sabar cepat dapat jodoh" kata Adele sambil menenangkan Alexa. Karena kalau tidak, ia akan janda sebelum menikah.


Alisha dan Axel hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala. Saudara dan sahabatnya tidak kenal waktu sama tempat untuk berdebat.


Mereka melanjutkan perjalanan kembali. Baru saja mau berjalan, tiba-tiba terdengar suara seorang wanita berteriak.


" Copet!"


Alexa dan yang lain sontak menoleh kearah suara orang yang berteriak. Ia melihat seorang ibu-ibu sedang mengejar dua orang pencopet yang membawa tasnya.


" Minggir!"


Hati Alexa langsung tergerak untuk membantu ibu-ibu itu. Ia heran, kenapa copet bisa ada di bandara. Padahal pengamanannya sangat ketat.


" Hei gadis kecil! minggir!"


" Kalau saya tidak mau, kalian mau apa?"


" Wah, ternyata ada yang mau menyerahkan nyawanya secara cuma-cuma nih?"


" Udah, cepat hajar gadis kecil itu!" kata teman penjahat itu.


" Kau mendengar apa kata bos ku? jadi sebelum aku membunuh mu, ada pesan terakhir mu untuk keluarga mu?"


Alexa tersenyum mendengar ucapan salah satu perampok. Ia tidak tau darimana kepercayaan lelaki itu. Walaupun ia tau kalau sang perampok bisa bela diri juga. Tapi ia tidak akan pernah takut.


" Ya tersenyum saja selagi kau bisa tersenyum. Karena sebentar lagi kau tidak akan pernah tersenyum lagi"


" Kita liat nanti, siapa yang akan tersenyum untuk yang terakhir kalinya"


" Bagus Eca, kita mendukung Lo " sorak Adele.


" Ck, kalian itu hanya bisa menonton saja"


" Karena kita tau, kalau Eca tidak butuh bantuan"


" Jangan lengah, dan hati-hati" kata Axel.


" Makasih adek ku " ucap Alexa sambil tersenyum pada adiknya.


Alexa menatap laki-laki yang ada di hadapannya. Ia bisa melihat kalau ilmu beladiri lelaki itu cukup baik. Bahkan mungkin lebih dari dirinya.


" Apa ada pesan-pesan terakhir yang ingin kamu ucapkan pada teman-teman kamu?"

__ADS_1


" Nggak perlu. Kembalikan tas yang kalian ambil itu?!"


" Ambil aja kalau kamu bisa"


Alexa pun mulai menyerang perampok itu. Dan seperti dugaan Alexa, kalau lelaki itu memiliki ilmu bela diri. Ia senang karena memiliki lawan yang sepadan.


Beberapa pengunjung berteriak histeris saat pencuri itu membalas serangan Alexa. Kedua orang beda usia itu bertarung dengan dengan seimbang saat ini.


" Gila! penjahat itu bisa mengimbangi Eca" kata Farel.


" Kamu nggak liat Yank. Eca itu belum mengeluarkan semua kekuatannya" kata Adele.


" Iya sih. Tapi perampok itu cukup tangguh"


" Ilmu beladiri perampok itu cukup tinggi" kata Axel.


" Lo benar bro. Lawan yang sekarang beda dengan yang lainnya" kata Farel.


" Walaupun kek gitu, gue yakin Eca pasti menang" kata Alisha.


" Pasti dong, Eca kan paling top" kata Adele.


Orang-orang semakin banyak. Mereka penasaran siapa yang akan menjadi pemenangnya.


" Ben"


" Ya tuan"


" Ada Apa di sana rame-rame?"


" Mana saya tau tuan"


" Ya kamu liat dong ke sana?"


" Mungkin mereka lagi melihat artis tuan"


" Masa sih?"


" Iya tuan"


" Kamu benar-benar sudah memastikan kalau Jet Mama saya sudah mendarat?" tanya lelaki tampan itu.


" Sudah tuan, orang-orang kita bilang, kalau jetnya sudah mendarat dengan selamat"


" Gimana saya bisa menemukan mama saya, kalau lautan orang-orang itu masih di sana?"


" Saya akan bereskan tuan "


" Cepat"


" Baik tuan"


Beni meminta beberapa anak buahnya untuk membubarkan orang-orang itu. Karena tuannya tidak bisa melanjutkan perjalanannya.


To be continue.


Hai reader terzayang. Maaf baru bisa, karena keadaan Feby baru pulih. Insya Allah mulai besok, Twins A akan up seperti biasa.


Gomawo untuk kalian yang sudah mendoakan dan juga men-support Feby.


Sayang kalian banyak-banyak 😘😘


Happy reading 😚😚

__ADS_1


__ADS_2