Twins A ( Axel Dan Alexa )

Twins A ( Axel Dan Alexa )
Perjodohan


__ADS_3

* Sebelum baca like dulu ya teman-teman.. Gomawo 🤗🤗*


Selesai mandi Kevin turun ke bawah untuk sarapan bersama kedua orang tuanya. Sampai di bawah ia di kagetkan sama kedatangan sahabatnya.


" Citra"


" Hai Vin" sapa Citra sambil tersenyum.


" Lo kok bisa disini?"


" Kenapa? kaget ya?"


" Sedikit. Jadi tamu yang dimaksud mama gue itu Elo?"


" Mungkin"


" Nyokap sama bokap Lo mana?"


" Di ruangan makan "


" Lo kok disini?"


" Tante Mona suruh gue manggil Lo "


" Yuk ke ruang makan"


Kevin dan Citra pun berjalan menuju ruang makan. Karena orang tua mereka sudah menunggu di ruang makan.


" Itu mereka udah datang" kata Mona saat melihat putranya dan Citra.


" Wah Kevin tambah tampan aja ya" puji Imel mamanya Citra.


" Terima kasih Tante" ucap Kevin sambil mencium tangan kedua orang tua Citra secara bergantian.


" Yuk duduk, kita sarapan " kata sang mama.


Citra duduk di sebelah Kevin. Mereka semua mulai menyantap makanan yang ada di piring mereka masing-masing.


Selesai sarapan, Kevin mengajak Citra ke taman bunga yang ada di halaman depan. Sedangkan orang tua mereka mengobrol di ruang keluarga.


" Tumben Lo main kesini?" tanya Kevin setelah mereka tiba di taman.


" Sebenarnya bukan gue sih, tapi mama yang pengin kesini. Sekalian ngajak gue "


" Gue pikir siapa yang mau datang. Eh taunya elo"


" Lo tadi mikirnya Alexa ya yang mau datang?"


" Ng-nggak! lagian mana mungkin dia kesini"


" Iya juga sih. Tapi Lo berharap dia kan yang datang"


" Apaan sih Cit?"


" Udah ngaku aja"


" Sebenarnya sih gitu. Tapi kan nggak mungkin"


" Kalau beneran dia yang datang gimana?"


" Ya nggak apa-apa"


" Pasti senang dan bahagia dong?"


" Biasa aja" jawab Kevin bohong.


" Bilangnya biasa aja, tapi wajahnya kok merah"


Citra tertawa melihat Kevin malu-malu seperti itu. Ini kali pertamanya ia melihat ekspresi sahabatnya yang malu-malu seperti itu.


Kevin memalingkan wajahnya. Ia tidak ingin Citra terus melihat wajahnya yang memerah. Dan lagi kenapa hari ini gadis itu suka membuat dia kesal.

__ADS_1


" Kalau emang kamu suka sama dia, kenapa nggak diungkapkan saja?" tanya Citra.


" Nggak mungkin lha Cit, gue ungkapin perasaan gue ke dia. Lo lupa kalau dia sudah punya pacar"


" Sebelum janur kuning, Lo masih punya kesempatan"


" Dih, malah ngajarin yang nggak bener. Lo mau gue jadi pebinor gitu?"


" Ya kalau Lo mau sih"


" Dasar sahabat nggak ada akhlak Lo "


" Gue kasihan sama Lo bro"


" Ck, gue nggak butuh dikasihani sama Lo"


" Galak amat sih"


" Biarin!"


" Oh iya, besok malam ke bioskop yuk?"


" Cuma kita berdua aja?"


" Nggak! kita perginya rame-rame"


" Boleh. Tapi siapa aja orangnya?"


" Intan sama Rian"


" Nggak ada yang lain?"


" Pasti kamu berharap Alexa juga ikut ya?"


" Ya nggak juga"


" Ntar gue ajak dia juga. Itupun kalau dia mau"


" Iya juga sih. Tapi nggak apa-apa lha, biar ada orang yang panas"


" Sialan Lo, Cit"


Citra tertawa lepas. Ia sangat senang melihat sahabatnya itu tertindas seperti sekarang ini. Jarang-jarang dia bisa menindas lelaki tampan itu.


Kedua orang tua Kevin dan Citra tersenyum melihat interaksi antara anak-anak mereka. Dan niat mereka untuk menjodohkan kedua anak itupun semakin kuat.


" Mereka berdua terlihat sangat cocok" kata Mona.


" Kamu benar banget"


" Apa rencana perjodohan ini kita percepat?"


" Setuju. Sebentar lagi mereka kan juga lulus sekolah kan?" kata Imel.


Mona memanggil Kevin dan juga Citra. Ia akan membicarakan tentang perjodohan antara mereka berdua. Dan ia harap putranya tidak menolak perjodohan ini.


" Kevin"


" Ya Ma"


" Bawa Citra masuk kedalam, ada yang mau mama bicarakan sama kalian berdua"


" Yuk Cit, kita kedalam" ajak Kevin.


Kedua orang tua mereka masuk kedalam rumah. Kevin dan Citra mengikuti dari belakang. Mereka tidak tau apa yang akan dibicarakan sama orang tua mereka.


Sekarang mereka semua sudah berada di ruang keluarga.


" Ada apa Ma?" tanya Kevin.


" Sebentar lagi kalian berdua lulus sekolah kan?" tanya Mona pada putranya.

__ADS_1


" Hhmm"


" Karena sebentar lagi kalian akan lulus, maka kami sepakat untuk menjodohkan kalian"


" Dan pertunangannya akan dilakukan setelah lulus sekolah" kata Imel mama Citra.


" Apa!" kata Kevin dan Citra serentak.


Mereka berdua kaget mendengar ucapan kedua orang tua mereka. Kenapa mereka bisa kepikiran untuk melakukan perjodohan ini.


" Aku nggak setuju" kata Kevin.


" Kenapa?" tanya sang mama.


" Aku tidak mencintai Citra Ma"


" Begitu juga aku Ma. Aku tidak mencintai Kevin"


" Cinta bisa tumbuh setelah kalian terbiasa"


" Aku tetap nggak setuju Ma, karena aku sudah memiliki gadis yang ku suka" lanjut Kevin.


Sekarang giliran Mona yang kaget mendengar ucapan putranya. Sejak kapan putranya memiliki gadis yang dia suka.


" Siapa gadis itu? dan dari kalangan mana dia?"


Kevin terdiam. Ia tidak tau gadis yang ia suka berasal dari kalangan mana.


" Kenapa kamu diam? apa gadis yang kamu suka itu dari kalangan jelata?"


" Aku juga nggak tau Ma. Tapi bagi aku itu nggak penting. Dari keluarga mana dia berasal, aku tetap suka sama dia"


" Status itu penting untuk Mama. Apa kata teman-teman Mama nanti, kalau menantu mama dari kalangan jelata"


" Maaf Tante, tapi apa yang dikatakan Kevin benar. Kami tidak saling mencintai. Dan aku nggak mau menikah dengan orang yang tidak aku cintai" kata Citra.


" Cinta itu bisa tumbuh dengan seiring waktu sayang?" kata Imel.


" Cinta memang bisa tumbuh seiring waktu, tapi cinta juga tidak bisa dipaksakan, Ma"


" Sudah-sudah, sekarang kalian berdua jalani aja dulu. Mama yakin nanti kalian akan saling jatuh cinta"


" Benar apa yang di katakan Tante Imel, Vin. Jadi kalian berdua harus mencobanya" kata Mona.


" Mama egois" kata Kevin sambil berlalu pergi meninggalkan ruangan itu.


" Vin, Kevin!" teriak sang Mama.


Kevin tidak mendengarkan panggilan sang mama. Dia terus menaiki anak tangga menuju kamarnya.


" Sudah, berikan dia waktu untuk berpikir" kata papa Kevin.


Mona tidak habis pikir dengan putranya itu. Tapi satu hal yang pasti, ia tidak akan merestui hubungan Kevin dengan gadis yang dia suka itu.


" Kamu jangan menyerah untuk mendapatkan hatinya Kevin" kata Imel pada putrinya.


" Aku nggak mau Ma. Kevin itu tidak cinta sama aku. Dan lagi, dia sudah punya gadis yang dia suka"


" Nggak apa-apa. Lagipula mamanya Kevin tidak setuju dengan gadis itu"


" Benar apa yang dibilang Kevin. Kalian itu egois" kata Citra sambil berlalu pergi dari sana.


" Citra!"


Citra terus berjalan ke luar rumah. Ia tidak ingin merusak persahabatannya dengan Kevin. Terlebih lagi, lelaki itu sudah memiliki orang yang dia sukai. Dan ia pun tidak ingin menikah dengan orang yang di tidak sukai.


To be continue.


Kevin


__ADS_1


Happy reading 😚😚


__ADS_2